Pemuda Muhammadiyah Kecam Penganiayaan Sekretaris MUI oleh Oknum TNI PM di Pangkalpinang
- account_circle admin
- calendar_month Sab, 2 Agu 2025
- visibility 296
- comment 0 komentar

Pemuda Muhammadiyah Kecam Penganiayaan Sekretaris MUI oleh Oknum TNI PM di Pangkalpinang
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemuda Muhammadiyah Kota Pangkalpinang mengecam aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI Polisi Militer (PM) terhadap Hasan Rumata, Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Provinsi Bangka Belitung sekaligus Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam (1/8/2025), dan berawal dari kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Hasan dan oknum anggota TNI PM berinisial JK yang bertugas di Pangkalpinang. Namun, insiden itu berujung pada dugaan penganiayaan terhadap Hasan.
“Tentu kami sangat menyayangkan tingkah arogansi seorang oknum TNI di Pangkalpinang ini, karena tindakannya tidak hanya melukai ayahanda kami secara personal, melainkan juga nama dan marwah Muhammadiyah. Apalagi beliau adalah Sekretaris MUI yang notabennya adalah ulama besar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” tegas Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Pangkalpinang, Jazzky, dalam keterangannya yang diterima redaksi, Sabtu (2/8/2025) siang.
Sebagai respons atas kejadian ini, pada Sabtu pagi, para kader dari berbagai Organisasi Otonom Muhammadiyah berkumpul di Masjid Muhajirin Muhammadiyah untuk menyusun langkah-langkah hukum.
Pihak korban juga telah mengantongi bukti dan saksi yang menyaksikan langsung kejadian tersebut. Identitas terduga pelaku pun sudah diketahui.
“Kami dan seluruh jajaran Angkatan Muda Muhammadiyah Bangka Belitung sudah mendampingi ayahanda kami untuk membuat laporan resmi ke Kantor Polisi Militer yang ada di Kota Pangkalpinang. Tentu ini langkah komunikatif kami untuk menjalankan prosedur yang berlaku tanpa ada unsur kekerasan lainnya secara komunikatif,” ungkap Jazzky.
Pemuda Muhammadiyah Kota Pangkalpinang menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan menjaga marwah organisasi pasca insiden tersebut. Mereka juga mendesak agar pihak terkait menindak tegas oknum pelaku.
“Kami dari Pemuda Muhammadiyah Kota Pangkalpinang tetap menjalankan prosedur yang berlaku, namun kami juga berharap ada tindakan tegas terhadap oknum pelaku tersebut dari Komandan Denpom II/5 Bangka,” tutur Jazzky.
Saat ditanya apakah ada pernyataan resmi dari pihak TNI terkait peristiwa ini, Jazzky mengkonfirmasi akan digelar nanti malam.
“Nanti malam,” ujarnya singkat.
- Penulis: admin


