Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Anggaran KIP Kuliah Terus Meningkat, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan Tinggi Tetap Terjaga

Anggaran KIP Kuliah Terus Meningkat, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan Tinggi Tetap Terjaga

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

Anggaran KIP Kuliah Terus Meningkat, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan Tinggi Tetap Terjaga

DOORSTOP.ID, JAKARTA — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan, anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, Jumat (20/2/2026).

Berdasarkan data Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, tren jumlah penerima KIP Kuliah terus meningkat setiap tahun sejak 2020. Tren ini terlihat pada penerima mahasiswa baru maupun total penerima secara keseluruhan, termasuk penerima yang sedang menjalani studi (ongoing).

Pada tahun 2020, anggaran KIP Kuliah tercatat sebesar Rp 6,5 triliun. Anggaran tersebut terus meningkat secara signifikan hingga mencapai Rp14,9 triliun pada tahun 2025 dengan jumlah sasaran penerima sebanyak 1.044.921 mahasiswa berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Pada Tahun Anggaran 2026, alokasi anggaran KIP Kuliah berdasarkan DIPA naik menjadi Rp15.323.650.458.000 dengan sasaran penerima sebanyak 1.047.221 mahasiswa.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menuturkan bahwa Kemdiktisaintek terus mengawal program KIP Kuliah agar anggarannya tidak berkurang dan program dapat terlaksana lebih baik lagi. Ia menyebut, bahwa KIP Kuliah merupakan instrumen strategis untuk memastikan pemerataan kesempatan pendidikan tinggi.

Oleh karena itu, Menteri Brian berkomitmen bahwa Kemdiktisaintek akan terus memperluas akses pendidikan melalui program KIP Kuliah yang merupakan “Jembatan Harapan” bagi siswa berprestasi dengan keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan studi dan memastikan anak-anak Indonesia yang kurang mampu secara ekonomi namun berprestasi, tetap bisa menempuh dan lulus pendidikan tinggi.

Kemdiktisaintek akan terus memastikan bahwa bantuan biaya hidup dari KIP Kuliah adalah hak penuh mahasiswa dan perguruan tinggi serta semua pihak lain dilarang melakukan pungutan bagi penerima KIP Kuliah.

Skema Distribusi KIP Kuliah

Terkait perbedaan distribusi jumlah penerima di perguruan tinggi tertentu, Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek selaku pengelola KIP Kuliah menyampaikan bahwa variasi tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Distribusi kuota KIP Kuliah pada periode 2020–2024 didasarkan pada daya tampung masingmasing program studi berdasarkan akreditasi program studi pada masing-masing perguruan tinggi. Skema ini menempatkan kapasitas kampus dan kualitas program studi sebagai dasar pengalokasian kuota, sehingga jumlah penerima di tiap kampus mengikuti kebijakan yang relatif stabil dari tahun ke tahun sehingga persentase jumlah penerima dimasing-masing perguruan tinggi relatif tetap.

Mulai tahun 2025, PPAPT Kemdiktisaintek ditugaskan mengelola program KIP Kuliah. Untuk meningkatkan ketepatan sasaran penerima, prioritas penerima bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) diberikan berdasarkan jumlah pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di masing-masing Perguruan Tinggi Negeri dan telah terdaftar di sistem KIP Kuliah sebelum mengikuti SNBP dan SNBT.

Sedangkan bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS), kuota didistribusikan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) berdasarkan berdasarkan daya tampung masing-masing program studi berdasarkan akreditasi program studi pada PTS di wilayah kerja LLDikti. Dengan kebijakan ini, prioritas penerima KIP Kuliah melekat pada siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin yang lulus seleksi masuk PTN melalui SNBP atau SNBT sehingga secara otomatis akan ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah setelah diverifikasi dan divalidasi oleh perguruan tinggi.

Ini artinya bahwa pemerintah semakin memprioritaskan bagi siswa-siswi calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik baik dan memiliki keterbatasan ekonomi untuk mendapatkan KIP Kuliah. Selain itu, pemerintah memberi prioritas lebih besar agar mahasiswa dari keluarga miskin dan rentan miskin bisa kuliah di program studi unggulan, baik di PTN maupun PTS di seluruh Indonesia.

Setiap kebijakan baru tentu memiliki implikasi dalam implementasinya. Dengan kebijakan baru di tahun 2025, jumlah kuota secara nasional minimal tetap 200 ribu mahasiswa baru. Namun, PTN tidak langsung mendapatkan kuota bagi penerima KIP Kuliah seperti tahun 2020 – 2024. Jumlah penerima ditentukan oleh berapa banyak siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang lulus SNBP atau SNBT.

Oleh karena itu, Kepala PPAPT Kemdiktisaintek, menyampaikan bahwa jika di suatu perguruan tinggi jumlahnya menurun, hal itu bisa terjadi karena banyak siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat atau yang terdata di DTKS atau PPKE maksimum desil 3 yang tidak lulus SNBP atau SNBT, sehingga tidak dapat masuk di kampus tersebut, atau karena proporsi pendaftar dari pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, DTKS dan PPKE memang tidak banyak.

Dengan demikian, penurunan pada satu perguruan tinggi tidak mencerminkan pengurangan kuota secara nasional, tidak pula mencerminkan pengurangan anggaran KIP Kuliah. Hal ini merupakan konsekuensi dari distribusi berbasis data dan hasil seleksi tahun berjalan.

Sebagai contoh nyata, perubahan jumlah penerima pada kampus Universitas Negeri Medan yang pada tahun 2024 hanya menerima sekitar 1.000 mahasiswa baru penerima KIP Kuliah. Namun pada tahun 2025, jumlah siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang lulus SNBP dan SNBT lebih dari 3.000 sehingga mendapatkan peningkatan yang sangat besar.

Sebaliknya pada kampus lain seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), pada tahun 2024 menerima kuota sekitar 1.900 mahasiswa baru penerima KIP Kuliah. Namun, pada tahun 2025, siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang lulus SNBP dan SNBT di UGM hanya sekitar 708 mahasiswa sehingga terjadi penurunan yang cukup besar.

Penyebab lain hal ini terjadi karena siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang mendaftar ke UGM memang tidak banyak. Kemdiktisaintek selanjutnya telah mendistribusikan kuota tambahan bagi perguruan tinggi seperti UGM yang mengalami penurunan jumlah penerima cukup besar walaupun secara total tidak sama dengan tahun 2024 atau sebelumnya.

Seiring dengan keluarnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), pemerintah memberlakukan sistem basis data terintegrasi untuk meningkatkan akurasi sasaran bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat termasuk program KIP Kuliah yang masuk dalam kelompok bantuan sosial dalam bidang pendidikan.

Oleh karena itu, mulai tahun 2026, prioritas penerima KIP Kuliah diberikan kepada lulusan SMA/SMK penerima PIP SMA/sederajat dan/atau yang terdata dalam DTSEN yang berada pada desil 1 sampai dengan desil 4. Untuk PTN, prioritas penerima diberikan kepada siswa yang lolos melalui jalur SNBP dan SNBT.

Penajaman ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar menjangkau calon mahasiswa dari keluarga miskin dan rentan miskin yang memiliki potensi akademik baik. Sedangkan untuk PTS, kuota tetap didistribusikan oleh LLDikti didasarkan oleh daya tampung masing-masing program studi berdasarkan akreditasi program studi pada PTS di wilayah kerja LLDikti.

Kemdiktisaintek memastikan bahwa penyaluran KIP Kuliah dilakukan secara akuntabel, tepat sasaran, dan berbasis data. Evaluasi rutin dilakukan agar bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh mahasiswa yang memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan pembiayaan. Penambahan kuota penerima KIP Kuliah sebagai bagian dari optimalisasi distribusi anggaran terjadi di beberapa perguruan tinggi. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah terus melakukan penyesuaian untuk memastikan program berjalan efektif dan adaptif terhadap kebutuhan.

Sejak pertama kali diluncurkan, KIP Kuliah telah menjadi salah satu pilar penting dalam penguatan sumber daya manusia Indonesia. Melalui dukungan pembiayaan pendidikan, mahasiswa dapat lebih fokus pada studi dan pengembangan diri tanpa terbebani kendala ekonomi.

Dengan peningkatan anggaran, perluasan sasaran, dan penyempurnaan kebijakan, KIP Kuliah terus menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. Pemerintah memastikan akses terhadap pendidikan tinggi tetap terbuka dan semakin luas bagi generasi muda Indonesia di seluruh daerah.

“Kami dari Kemdiktisaintek, mengajak seluruh anak-anak Indonesia yang berasal dari keluarga kurang mampu, terutama lulusan SMA/SMK, untuk jangan khawatir meneruskan ke jenjang kuliah, KIP Kuliah akan menjadi sarana untuk anak bangsa meraih masa depan yang lebih baik,” tutur Menteri Brian. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Timah Kolaborasi dengan APH, Jaga Aset Negara dari Tambang Ilegal

    PT Timah Kolaborasi dengan APH, Jaga Aset Negara dari Tambang Ilegal

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    PT Timah Kolaborasi dengan APH, Jaga Aset Negara dari Tambang Ilegal DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — PT Timah Tbk terus mengoptimalkan pengamanan wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Perusahaan sebagai upaya untuk menjaga aset negara sebagai upaya perbaikan tata kelola yang dilakukan perusahaan. Sebagai perusahaan pertambangan timah yang merepresentasikan negara, PT Timah Tbk terus berupaya untuk meningkatkan kinerja […]

  • Duathlon ”Run to Sea” Ramaikan Festival Pasir Padi ke-6, Mie Go: Ini Awal Kebangkitan Sport Tourism Pangkalpinang

    Duathlon ”Run to Sea” Ramaikan Festival Pasir Padi ke-6, Mie Go: Ini Awal Kebangkitan Sport Tourism Pangkalpinang

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Duathlon “Run to Sea” Ramaikan Festival Pasir Padi 2025, Mie Go: Ini Awal Kebangkitan Sport Tourism Pangkalpinang Audio berita: DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Suasana Pantai Pasir Padi di kawasan Air Itam, Pangkalpinang, Sabtu (31/5/2025) pagi, dipenuhi semangat kompetisi dan sorak-sorai penonton, saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, secara resmi membuka ajang Duathlon 2025 bertajuk […]

  • PWI Bangka Tengah Gandeng Bank Sumsel Babel dan BRI, Perkuat Publikasi Pembangunan Daerah

    PWI Bangka Tengah Gandeng Bank Sumsel Babel dan BRI, Perkuat Publikasi Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Media Jadi Penghubung Antara Lembaga dan Masyarakat DOORSTOP.ID, KOBA — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangka Tengah melakukan silaturahmi ke Bank Sumsel Babel Cabang Koba dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk KCP Koba, Kamis (16/7/2026). Kunjungan yang menjadi langkah awal membangun kolaborasi yang lebih erat antara insan pers dan dunia perbankan dalam mendukung pembangunan […]

  • Pemkot Pangkalpinang Siapkan Tenaga Kerja Profesional Tembus Arab Saudi dan Jepang

    Pemkot Pangkalpinang Siapkan Tenaga Kerja Profesional Tembus Arab Saudi dan Jepang

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Pemkot Pangkalpinang Siapkan Tenaga Kerja Profesional Tembus Arab Saudi dan Jepang DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin Masyarif, resmi membuka bursa kerja Job Fair 2026 di Gedung Serba Guna Institut Sains dan Bisnis (ISB) Atma Luhur pada Rabu (14/10/2026). Langkah ini menjadi strategi untuk memperluas kesempatan kerja dan memangkas jarak antara pencari kerja […]

  • PT TIMAH Tbk Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid Yayasan Khodijah Center Madani

    PT TIMAH Tbk Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid Yayasan Khodijah Center Madani

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    PT TIMAH Tbk Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid Yayasan Khodijah Center Madani DOORSTOP.ID, BANGKA — Komitmen PT TIMAH Tbk dalam mendukung dunia pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda, kembali diwujudkan melalui bantuan pembangunan masjid di Pesantren Tahfizh Al Qur’an Madinatunnajah, Yayasan Khodijah Center Madani di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bantuan ini menjadi bagian dari […]

  • DPRD Babel Sampaikan Rekomendasi LKPJ Gubernur 2024, Tekankan Sinergi Demi Pembangunan Merata

    DPRD Babel Sampaikan Rekomendasi LKPJ Gubernur 2024, Tekankan Sinergi Demi Pembangunan Merata

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DPRD Babel Sampaikan Rekomendasi LKPJ Gubernur 2024, Tekankan Sinergi Demi Pembangunan Merata DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyampaikan hasil rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2024 dalam rapat paripurna yang digelar Kamis (17/4/2025). Rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Babel, Beliadi. Dalam forum tersebut, Beliadi […]

expand_less