Bidan di Pangkalpinang Jadi Korban Jambret Saat Ajak Anak Jalan Sore, Pelaku Masih Diburu Polisi
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 12 Mei 2025
- visibility 64
- comment 0 komentar

Bidan di Pangkalpinang Jadi Korban Jambret Saat Ajak Anak Jalan Sore, Pelaku Masih Diburu Polisi
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Seorang bidan yang diketahui bernama Ernawati (38), menjadi korban penjambretan saat sedang mengajak anaknya jalan-jalan menggunakan sepeda motor, pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 16.30 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Letkol Saleh Ode, Bukit Merapin, Kecamatan Gerunggang. Saat itu, Ernawati bersama putrinya yang berusia tujuh tahun, Hilia, tengah melintasi lokasi dengan sepeda motor dalam perjalanan menjemput anak sulungnya yang belum memberi kabar pulang dari belajar kelompok.
“Tiba-tiba dari arah kanan, seorang pria tak dikenal yang mengendarai Yamaha Nmax merah memepet saya dan langsung merampas ponsel serta dompet dari dashboard motor,” ujar Ernawati, yang kini dirawat di IGD RS IHC Bakti Timah Pangkalpinang akibat terjatuh saat mengejar pelaku.
Dari keterangan korban, pelaku jambret mengenakan jaket bomber, celana jeans hitam, dan langsung melarikan diri usai merampas barang-barangnya.
Ponsel yang diambil adalah Vivo Y19 berwarna merah-hitam dengan casing coklat, beserta dompet berisi uang tunai sekitar Rp400 ribu dan kartu ATM BRI. Total kerugian ditaksir mencapai Rp3 juta.
Upaya pengejaran oleh korban berakhir tragis. Sekitar 100 meter dari lokasi kejadian, Ernawati kehilangan kendali dan terjatuh bersama anaknya. Beruntung, anaknya tidak mengalami luka serius.
Seorang saksi mata bernama Samsirudin (63), warga sekitar, mengaku mendengar suara klakson bertubi-tubi dan melihat korban terjatuh.
“Saya langsung keluar rumah, korban sudah jatuh dan terlihat kesakitan,” ujar Samsirudin.
Sementara itu, Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Gatot Yulianto, membenarkan kejadian ini dan memastikan pihaknya telah mengambil langkah cepat.
“Kami sudah mendatangi TKP, meminta keterangan dari korban dan saksi, serta terus mengumpulkan bukti untuk mengungkap pelaku,” ujar Gatot dalam laporannya.
“Hingga saat ini, pelaku masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat berkendara, terutama di jalur-jalur yang rawan kejahatan jalanan,” tandasnya.
- Penulis: admin


