Denny Hasbi Gelar Reses, Serap Aspirasi Warga dan Fokus Prioritaskan Program yang Menyentuh Langsung Kebutuhan Masyarakat
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 29 Apr 2025
- visibility 65
- comment 0 komentar

Denny Hasbi Gelar Reses, Serap Aspirasi Warga dan Fokus Prioritaskan Program yang Menyentuh Langsung Kebutuhan Masyarakat
DOORSTOP.ID, BANGKA — Anggota DPRD Kabupaten Bangka dari Fraksi P3P, Denny Hasbi, menegaskan bahwa kegiatan reses yang ia laksanakan di kediamannya di Sungailiat, pada Selasa (29/4/2025), menjadi momen penting untuk menyerap langsung suara masyarakat. Dikatakannya, banyak persoalan yang mencuat dari warga dan hal itu akan menjadi bahan perjuangan di lembaga legislatif.
“Alhamdulillah, tahun ini kami dapat dua kali jatah reses meski dalam kondisi kebijakan efisiensi anggaran. Tapi kami tetap berusaha secara maksimal,” ujar Denny kepada wartawan usai kegiatan.
Menurutnya, beberapa pertanyaan dari warga cukup menyentuh dan menyadarkan, bahwa keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti secara nyata.
“Sebagai anggota DPRD, suara mereka itu harus kita dengar. Ada keluhan soal BPJS Kesehatan, banjir, pelayanan pendidikan, sampai permodalan usaha kecil. Ini tugas kami untuk bernegosiasi dengan TAPD dan pihak eksekutif,” ungkapnya.
Denny menambahkan, di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi nasional, skala prioritas menjadi kunci. Ia pun telah menyampaikan pesan tegas kepada OPD.
“Saya sampaikan ke kawan-kawan OPD, kita pakai skala prioritas. Mana yang penting, wajib kita laksanakan. Kalau tidak, kami yang akan ditanya masyarakat. Kenapa ini tak jalan? Kenapa itu tak ada? Kami harus bertanggung jawab,” tegas Denny.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan meminta program-program yang disampaikan pihaknya benar-benar dijalankan.
“Harapan kami, apa yang kami sampaikan itu dilaksanakan. Kami tinggal mengawasi. Dan Alhamdulillah di 2024 lalu, pengawasan sudah kami lakukan, tidak ada yang fiktif,” imbuhnya.
Terkait persoalan layanan BPJS Kesehatan, Denny menjelaskan bahwa program Penerima Bantuan Iuran (PBI) akan tetap berjalan, namun harus didukung proses administratif dari tingkat bawah.
“Kita ada program melalui PBI, tapi harus diluruskan dari RT, Kaling, dan lainnya. Sekarang kita antri, ada sekitar 56 ribu. Target UHC (Universal Health Coverage) dari pusat tahun 2025 itu 98 persen, dan kami akan berembuk untuk mencari solusinya,” papar Denny.
Ia juga menyinggung soal Pilkada Ulang di Kabupaten Bangka yang juga memerlukan alokasi anggaran yang cukup besar. Denny berharap, proses ini dapat berjalan lancar dan melahirkan pemimpin yang siap mengabdi.
“Mudah-mudahan Pilkada nanti berjalan baik dan akan lahir pemimpin-pemimpin yang benar-benar mengabdi untuk masyarakat Kabupaten Bangka,” tutupnya.
- Penulis: admin


