Dessy Ayutrisna Soroti Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital Melalui PP TUNAS pada Peringatan Harkitnas ke-118
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 20 Mei 2026
- visibility 195
- comment 0 komentar

Dessy Ayutrisna Soroti Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital Melalui PP TUNAS pada Peringatan Harkitnas ke-118
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mwnyatakan bahwa fokus utama peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun ini adalah melindungi generasi muda di ruang digital.
Di mana, pemerintah menerapkan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS) secara penuh.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota (Wawako) Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, usai memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, di halaman kantor Wali Kota, Rabu pagi (20/5/2026).
“Tadi saya membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Digital, Ibu Mutia Hafid, ia menyampaikan ada beberapa hal mengenai MBG, program-program pemerintah, dan juga yang paling penting adalah PP TUNAS, di mana untuk anak kita di bawah 16 tahun dibatasi akses digitalnya,” ujar Dessy kepada wartawan.

“Sehingga ada mungkin platform-platform yang tertentu yang dibatasi, sehingga anak-anak hanya bisa mengakses konten-konten yang sehat dan beretika,” tambahnya.
Di Pangkalpinang sendiri, ia menegaskan bahwa pihaknya telah mengarahkan Dinas Pendidikan untuk membuat surat edaran ke sekolah-sekolah terkait penggunaan platform media sosial bagi anak-anak didiknya.
“Kita sudah arahkan ke Dinas Pendidikan, mereka sudah membuat surat edaran ke sekolah-sekolah, dan kami berharap ini akan bisa diselesaikan dengan sangat efektif, karena juga kita tahu bahwa kontrolnya dari orang tua sendiri,” ungkap Dessy.
Disamping itu, ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat kota termasuk awak media untuk turut serta dalam menyosialisasikan tentang PP TUNAS tersebut.

“Kami mengimbau juga semua masyarakat, juga para rekan-rekan media, juga membantu dalam hal sosialisasi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Dessy menegaskan bahwa pihaknya juga memberikan perhatian terhadap kedisiplinan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pangkalpinang, agar dapat meningkatkan etos kerja, kinerja dan kedisiplinannya dalam bekerja.
“Saya me-notice bahwa kita sudah melaksanakan kebangkitan nasional 118 kali, dan harusnya kita bangkit dalam banyak hal, terutama dalam hal disiplin dan waktu,” tutur Dessy.
“Jadi saya berharap di kalangan ASN di pemerintahan kota Pangkalpinang lebih meningkatkan etos kerja, terutama juga kinerjanya, dan berkaitan dengan disiplin, dan jni harus dimulai dari diri sendiri,” tukasnya.
- Penulis: admin


