BPS Babel Rilis Data Juni 2026, Tarif Pesawat dan Emas Perhiasan Kerek Inflasi
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 1 Jul 2026
- visibility 102
- comment 0 komentar

BPS Babel Rilis Data Juni 2026, Tarif Pesawat dan Emas Perhiasan Kerek Inflasi
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat indeks harga konsumen (IHK) di wilayah tersebut mengalami inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) sebesar 2,92 persen pada Juni 2026. Angka inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) juga merangkak naik sebesar 0,35 persen dengan capaian IHK berada pada angka 108,05.
Berdasarkan data press release berita resmi statistik yang digelar di ruang aula BPS Babel, pada Rabu (1/7/2026), komoditas emas perhiasan, cumi-cumi, dan tarif angkutan udara menjadi penyumbang utama lonjakan inflasi tahunan tersebut.
Sementara itu, inflasi bulanan dipicu kuat oleh penyesuaian harga BBM, daging ayam ras, dan tarif tiket pesawat. Jika dihitung sejak awal tahun (year-to-date/ytd), inflasi Babel kini sudah menyentuh angka 0,85 persen.
Berdasarkan sebaran wilayah kabupaten dan kota, Kabupaten Bangka Barat mencatatkan inflasi tahunan tertinggi mencapai 3,95 persen dengan inflasi bulanan 0,40 persen. Mengekor di bawahnya, Kota Tanjung Pandan mencatat inflasi y-on-y 2,92 persen (m-to-m 0,54 persen), Kabupaten Belitung Timur sebesar 2,84 persen (m-to-m 0,20 persen), dan Kota Pangkalpinang mencatatkan inflasi tahunan terendah sebesar 2,28 persen (m-to-m 0,30 persen).
Di sektor pertanian, para petani Babel bisa sedikit bernapas lega. Nilai Tukar Petani (NTP) Juni 2026 melonjak 2,20 persen ke level indeks 162,13. Kenaikan harga komoditas andalan daerah seperti karet, lada, dan kelapa sawit sukses mendongkrak indeks harga yang diterima petani sebesar 3,03 persen.

Angka ini mampu mengimbangi pengeluaran petani yang juga naik 0,82 persen akibat mahalnya bawang merah, beras, dan cabai merah. Capaian ini menempatkan NTP Babel di posisi keempat tertinggi se-Pulau Sumatera setelah Bengkulu, Riau, dan Jambi.
Beralih ke sektor perdagangan luar negeri untuk data Mei 2026, performa ekspor Babel terpantau lesu. Nilai ekspor ambrol 25,24 persen dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi US$154,04 juta. Penurunan ini didorong oleh melemahnya ekspor timah yang hanya membukukan US$129,48 juta, atau turun 22,91 persen dibandingkan Mei 2025.
Sebaliknya, nilai impor justru meroket tajam sebesar 214,36 persen sepanjang Januari–Mei 2026 dibanding tahun lalu. Meski demikian, neraca perdagangan Babel pada Mei 2026 tetap mencatatkan surplus sebesar US$151,82 juta karena nilai impor bulanan hanya sebesar US$2,22 juta.

Pada sektor pariwisata per Mei 2026, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) menunjukkan gairah positif. Jumlah perjalanan wisnus ke Babel menembus 414,07 ribu perjalanan, naik 11,60 persen dari bulan April. Total tamu yang menginap di hotel juga terkerek naik menjadi 65.838 orang. Namun, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang justru sedikit merosot sebesar 1,03 poin ke angka 29,36 persen, diikuti durasi menginap tamu yang memendek menjadi rata-rata 1,48 malam.
Sektor transportasi mencatatkan tren yang kontras antara jalur laut dan udara pada Mei 2026. Angkutan laut mencatat kenaikan signifikan pada jumlah penumpang berangkat sebesar 15,56 persen (43,04 ribu orang). Sebaliknya, angkutan udara justru lesu di mana jumlah penumpang berangkat merosot hingga 19,93 persen (53,42 ribu orang) dan penumpang datang anjlok 18,19 persen (54,53 ribu orang).
Penurunan jumlah penumpang pesawat ini terjadi merata di Bandara Depati Amir Pangkalpinang maupun Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Belitung. (Hr)
- Penulis: admin


