Dinkes Pangkalpinang Kejar Sisa Target, Jangan Sampai Ada Anak yang Terlewat Imunisasi
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 16 Sep 2026
- visibility 74
- comment 0 komentar

Dinkes Pangkalpinang Kejar Sisa Target, Jangan Sampai Ada Anak yang Terlewat Imunisasi
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pangkalpinang menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menyisir kembali wilayah masing-masing demi memastikan tidak ada satu pun anak yang terlewat mendapatkan imunisasi di wilayah tersebut.
Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr. Hisar Mangoloi Manalu, saat memberikan laporan dalam kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) tingkat Kota di halaman kantor BKPSDMD Kota Pangkalpinang, Rabu pagi (16/9/2026).
Secara akumulatif, performa cakupan imunisasi di Pangkalpinang sebenarnya berada di jalur yang sangat baik. Pos pelayanan di Puskesmas, Posyandu, sekolah, hingga madrasah bergerak aktif.
“Capaian BIAS Kota Pangkalpinang tahun 2025 telah berada pada tingkat angka 95%, sementara pelaksanaan imunisasi HPV dan MR juga telah menjangkau ribuan anak,” paparnya.
Meski angka cakupan 95 persen sudah terlampaui, dr. Hisar mengingatkan bahwa sisa persentase anak yang belum terjangkau tetap menjadi prioritas utama. Menurutnya, satu anak yang terlewat bisa menjadi risiko bagi anak-anak lainnya di kemudian hari.
“Masih perlu pengelolaan penggerakan agar tidak ada anak yang tertinggal imunisasi, termasuk anak yang belum lengkap imunisasinya maupun anak yang belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal,” ucap dr. Hisar.
Ia memaparkan bahwa agenda ini bergerak di bawah payung hukum Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Germas, Peraturan Wali Kota Pangkalpinang Nomor 25 Tahun 2020, serta alokasi Dana BOK Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2026. Aturan-aturan ini memberi mandat penuh kepada daerah untuk mengutamakan aksi pencegahan penyakit secara meluas.
Dr. Hisar juga mengingatkan bahwa jaminan kesehatan publik ini mustahil terwujud jika hanya mengandalkan petugas medis.
“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Guna memperkuat gerakan di lapangan, pihaknya turut menggandeng Sekretariat Pemkot Pangkalpinang untuk sinkronisasi kebijakan, serta MUI Kota Pangkalpinang untuk memberikan kepastian dari sudut pandang keagamaan mengenai pentingnya imunisasi dalam melindungi generasi penerus.
Mengusung tema besar “Imunisasi Lengkap, Anak Sehat, Generasi Tangguh, Pangkalpinang Smart“, momentum kampanye ini juga diisi aksi nyata berupa pembacaan komitmen bersama, penyerahan piagam penghargaan untuk sekolah dengan capaian BIAS tertinggi, hingga pembukaan meja layanan konsultasi imunisasi langsung bagi masyarakat.
“Jika semua unsur bersinergi, maka upaya program imunisasi akan berjalan baik dan harmonis dalam langkah meningkatkan derajat kesehatan generasi penerus bangsa,” tutupnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur OPD, Tim Pembina Posyandu, Dharma Wanita, Camat, Lurah, perwakilan Puskesmas, serta kader kesehatan dan sekolah.
- Penulis: admin


