Pemkot Pangkalpinang Dorong Pemenuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Lewat Sinergi CSR
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 16 Mei 2025
- visibility 117
- comment 0 komentar

Pemkot Pangkalpinang mendorong pemenuhan jaminan sosial ketenagakerjaan lewat sinergi CSR
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang terus menggenjot upaya pemenuhan Universal Coverage Jamsosnaker (UCJ) melalui sinergi bersama Forum Corporate Social Responsibility (CSR).
Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar pada Jumat (16/5/2025), di ruang Smart Room Center (SRC) Kantor Wali Kota, dan dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Setdako Pangkalpinang, Agus Fendi, Badan Keuangan Daerah (Bakuda), BPJS Kesehatan serta Dinas Sosial Kota Pangkalpinang.
Di kesempatan tersebut, Kepala Bakuda Pangkalpinang, Yasin, menegaskan bahwa pihaknya menyambut positif langkah strategis yang dibahas dalam forum tersebut.
Menurutnya, Pemkot akan terus mengkaji berbagai opsi terbaik untuk mendukung inisiatif tersebut sebelum menyampaikan hasilnya kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang.
“Intinya masih dalam pembahasan dan kajian-kajian. Nantinya akan kami sampaikan ke Pj Wali Kota Pangkalpinang, karena kegiatan ini merupakan salah satu inisiasi dari Pak Pj untuk membantu masyarakat,” ujar Yasin.
Ia juga berharap, semangat kolaboratif ini bisa menjadi contoh positif bagi pihak-pihak lain di daerah.
“Melalui inisiasi dan semangat ini, semoga menjadi tren yang menular bagi pihak-pihak lainnya,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Asisten Administrasi Umum Setdako Pangkalpinang, Agus Fendi, menekankan pentingnya komitmen bersama dalam mendukung program Universal Health Coverage (UHC).
Menurutnya, selain strategi teknis dan anggaran, dibutuhkan juga langkah simbolik yang mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan mitra swasta.
“Dalam melaksanakan program pemenuhan melalui skema UHC ini, kami mendorong agar dibuat slogan atau tagline yang bisa merepresentasikan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan para mitra swasta, baik dari perbankan maupun sektor lainnya,” ujar Agus.
Ia meyakini bahwa slogan tersebut dapat memperkuat pesan publik sekaligus memotivasi berbagai pihak untuk ikut serta dalam gerakan ini.
“Tagline itu bukan sekadar simbol, tetapi juga pengingat bahwa kita bekerja bersama demi masyarakat Pangkalpinang yang lebih sehat dan terlindungi,” tambahnya.
Dalam forum yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Aswalmi Gusmita, memaparkan bahwa program CSR memang diarahkan untuk mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Salah satunya melalui bantuan iuran BPJS bagi warga tidak mampu yang belum terdaftar.
“Tujuan program ini mencakup bantuan iuran BPJS bagi warga tidak mampu, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya jaminan kesehatan, serta membangun kolaborasi antara sektor perbankan dengan Pemerintah Daerah,” jelas Mita.
Ia juga merinci skema pelaksanaan program yang meliputi pemetaan dan validasi data warga, penetapan alokasi dana CSR, pengaturan skema pembayaran iuran, serta mekanisme monitoring dan evaluasi (monev).
“Langkah ini untuk memperluas jangkauan perlindungan sosial bagi masyarakat, terutama kelompok rentan, dengan menggandeng sektor swasta dalam upaya kolektif yang berkelanjutan,” tandasnya.
- Penulis: admin


