DPS Pilkada Pangkalpinang 2025 Naik Jadi 169.234 Pemilih, KPU Umumkan Penambahan dan Imbau Cek DPT Online
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 15 Mei 2025
- visibility 90
- comment 0 komentar

DPS Pilkada Pangkalpinang 2025 Naik Jadi 169.234 Pemilih, KPU Umumkan Penambahan dan Imbau Cek DPT Online
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang resmi menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada Pangkalpinang 2025 sebanyak 169.234 orang. Jumlah ini meningkat dibandingkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024 yang berjumlah 164.330 orang.
Ketua KPU Pangkalpinang, Sobarian, menyampaikan hal tersebut kepada wartawan usai rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan penetapan DPS tingkat kota, di Kantor Sekretariat KPU Pangkalpinang, Kamis (15/5/2025).
“Jadi kami sudah melaksanakan rapat pleno terbuka tadi. Untuk rapat ini kita menetapkan daftar pemilih sementara,” ujar Sobarian.
Ia menjelaskan, jumlah DPS meningkat karena adanya penambahan pemilih dari hasil coklit (pencocokan dan penelitian data pemilih). Dari DPT Pilkada 2024 ke data hasil coklit, terdapat penambahan sebanyak 6.134 pemilih, sementara dari DPT 2024 ke DPS Pilkada 2025 bertambah 4.904 pemilih.
Sobarian juga menyebutkan adanya penambahan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak lima titik, termasuk empat TPS di lokasi khusus.
Ketika ditanya soal langkah selanjutnya terkait DPS, Sobarian menjelaskan bahwa daftar ini akan diumumkan kepada masyarakat untuk mendapat tanggapan sebelum ditetapkan menjadi DPT.
“DPS ini masih bersifat sementara. Kami akan umumkan kepada masyarakat sebelum penetapan DPT. Jika ada warga yang belum terdaftar, masih ada waktu untuk melaporkan hingga H-7 sebelum hari pemungutan suara,” jelasnya.
“Selain itu, dalam rentang waktu H-30 juga masih bisa dilaporkan jika belum masuk dalam daftar pemilih,” tambahnya.
Terkait penyebab peningkatan jumlah pemilih, Sobarian menyebutkan kemungkinan berasal dari pemilih pemula, serta perpindahan domisili dari kabupaten lain ke Pangkalpinang.
“Kalau penambahan ini kemungkinan ada perpindahan dari kabupaten lain ke Pangkalpinang, kemudian pemilih pemula seperti itu,” jelasnya.
Berdasarkan sebaran kecamatan, Sobarian mengatakan Kecamatan Gerunggang mencatatkan penambahan pemilih terbanyak, sementara Taman Sari menjadi wilayah dengan penambahan paling sedikit.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk segera memeriksa status data pemilihnya secara mandiri melalui DPT Online.
“Saya menyampaikan kepada masyarakat yang masih belum tahu apakah sudah terdaftar atau belum, atau tidak tahu lokasi TPS-nya, silakan cek DPT online,” imbaunya.
“Melalui Google,” tambahnya singkat.
Menanggapi pertanyaan terkait adanya saran perbaikan dari Bawaslu, Sobarian menegaskan bahwa perbaikan telah ditindaklanjuti di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan tidak ada catatan di tingkat kota.
“Kalau saran perbaikannya kan itu di tingkat PPK dan sudah ditindaklanjuti. Kalau di tingkat kota, nihil, sudah kita bacakan BA (Berita Acara)-nya,” tegasnya.
Sementara itu, terkait proses verifikasi faktual (verfak) bagi calon pasangan independen, Sobarian menjelaskan bahwa tahapan tersebut masih berada pada penyerahan dokumen perbaikan kedua.
“Untuk proses independen ini kan baru mulai penyerahan dokumen perbaikan kedua. Jadi belum pelaksanaan verifikasi faktual untuk yang kedua,” tutupnya.
- Penulis: admin


