Hampir 10 Ribu Tenaga Kerja Diserap PT Timah, Dukung Kinerja Positif Perusahaan
- account_circle admin
- calendar_month Sab, 17 Mei 2025
- visibility 166
- comment 0 komentar

Hampir 10 Ribu Tenaga Kerja Diserap PT Timah, Dukung Kinerja Positif Perusahaan
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — PT Timah Tbk (TINS) menjadi salah satu perusahaan tambang yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Hingga saat ini, emiten pelat merah tersebut telah melibatkan hampir 10 ribu orang dalam operasionalnya, mencakup pegawai tetap, pegawai kontrak, hingga mitra kontraktor.
Direktur Utama (Dirut) PT Timah Tbk, Restu Widiyantoro, mengungkapkan bahwa kekuatan tenaga kerja perusahaan tersebar dalam beberapa skema kerja.
“Secara keseluruhan, kekuatan yang bekerja di dalam PT Timah itu 9.000 lebih, hampir 10.000. Ini sangat besar untuk mendukung operasional perusahaan,” ujar Restu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (14/5/2025) lalu.
Rinciannya, PT Timah memiliki 4.000 pegawai tetap, 51 pegawai tidak tetap, 1.238 pegawai dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), serta lebih dari 4.000 tenaga kerja dari perusahaan kontraktor.
Besarnya daya serap tenaga kerja ini turut menopang kinerja keuangan perusahaan yang kian solid. Pada kuartal I tahun 2025, PT Timah mencatatkan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp116,8 miliar. Angka ini melonjak hingga 295,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencatatkan laba Rp29,5 miliar.
Laporan keuangan perusahaan yang disampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan pendapatan PT Timah per 31 Maret 2025 naik tipis menjadi Rp2,09 triliun, dari sebelumnya Rp2,05 triliun pada kuartal I 2024.
Di sisi lain, berdasarkan data Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, PT Timah memiliki wilayah konsesi tambang yang luas, yakni mencapai 288.638 hektare untuk Izin Usaha Pertambangan (IUP) darat dan 184.672 hektare untuk IUP laut.
PT Timah Tbk juga menyumbang sekitar 25% dari total produksi timah nasional. Meski demikian, produksi timah nasional pada 2024 menurun menjadi hanya 45.000 ton dari tahun sebelumnya yang mencapai 65.000 ton.
- Penulis: admin


