Harapan Baru dari Paripurna DPRD Babel: Gubernur-Wagub Diminta Angkat Pertumbuhan Ekonomi dan Cegah TPPO
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 22 Apr 2025
- visibility 65
- comment 0 komentar

Harapan Baru dari Paripurna DPRD Babel: Gubernur-Wagub Diminta Angkat Pertumbuhan Ekonomi dan Cegah TPPO
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Paripurna pada Senin (21/4/2025) untuk mendengarkan sambutan Gubernur terpilih Hidayat Arsani dan Wakil Gubernur Hellyana, yang akan memimpin Babel untuk periode 2025–2030.
Di kesempatan tersebut, Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, membuka sidang dengan menjelaskan bahwa paripurna ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Dalam Negeri.
Dalam sambutannya, Didit menyampaikan harapan besar agar pasangan kepala daerah baru ini mampu membawa perubahan signifikan bagi provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Kami berharap tanggung jawab dan amanah dari masyarakat ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya untuk membawa masa depan Babel yang lebih baik,” tegas Didit.
Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi ekonomi daerah, yang menurutnya saat ini berada dalam situasi yang tidak menggembirakan.
“Dalam hal kondisi ekonomi, provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini sedang tidak baik-baik saja. Tetapi kita tidak pernah pesimis. Kita terus optimis untuk bangkit kembali,” ujarnya penuh semangat.
Dikatakannya, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) per 5 Februari 2025 menunjukkan pertumbuhan ekonomi Babel pada semester pertama tahun 2024 hanya sebesar 0,77 persen, jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,38 persen. Meski begitu, DPRD dan pemerintah provinsi telah menetapkan target pertumbuhan sebesar 2,5 persen untuk tahun ini.
Namun, Didit mengingatkan bahwa daya beli masyarakat yang menurun drastis menjadi indikator bahwa target itu perlu diperjuangkan lebih keras.
“Sampai dengan akhir Triwulan pertama 2025 ini, meskipun belum ada rilis resmi, kami melihat daya beli masyarakat sangat jauh menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru pun disebut sebagai titik awal harapan baru. Pihaknya menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh langkah-langkah pemerintah daerah dalam membangkitkan perekonomian dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Geliatkan kembali pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas SDM di Babel. Dengan kebersamaan dan komitmen, insyaallah atas izin Allah, saya yakin kita bisa atasi persoalan-persoalan besar ini,” tutur Didit.
Selain masalah ekonomi, DPRD juga menyoroti kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menyeret warga Babel ke Myanmar. Sedikitnya 75 warga menjadi korban, namun 74 di antaranya berhasil dipulangkan.
“Alhamdulillah, atas izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan kepedulian Presiden serta jajarannya, saat ini 74 warga telah berkumpul kembali dengan keluarganya masing-masing,” ujarnya.
Didit menilai tragedi ini menjadi tamparan keras bagi semua pihak, terutama pemerintah daerah.
“Menurut kami, ini terjadi karena kita belum mampu menyediakan lapangan kerja yang cukup. Banyak warga akhirnya memilih bekerja di luar negeri tanpa keahlian atau kompetensi yang memadai. Ini momentum kita untuk berbenah dan memperluas peluang kerja di dalam negeri,” tegasnya.
“Dengan semangat baru dari pemimpin daerah yang baru, DPRD berharap roda pembangunan di Babel kembali bergerak dan memberikan harapan nyata bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.
- Penulis: admin


