Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » Harga Timah Anjlok, Tambang Ilegal Justru Kian Masif Gerus Hutan Lindung Belitung Timur

Harga Timah Anjlok, Tambang Ilegal Justru Kian Masif Gerus Hutan Lindung Belitung Timur

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar

Harga Timah Anjlok, Tambang Ilegal Justru Kian Masif Gerus Hutan Lindung Belitung Timur

DOORSTOP.ID, GANTUNG, BELITUNG TIMUR — Sejumlah kelompok penambang di Kabupaten Belitung Timur mendesak pemerintah daerah dan DPRD setempat untuk segera mendongkrak harga timah yang kian anjlok. Namun, tuntutan kesejahteraan tersebut dinilai kontradiktif lantaran aktivitas pertambangan di lapangan justru semakin masif menggerus kawasan hutan lindung.

Aktivitas ilegal ini terjadi di Desa Gantung, di mana para penambang beroperasi secara terbuka di zona yang dilindungi hukum. Minimnya tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH) memicu kekhawatiran bahwa negara kalah tegas dari para pelaku tambang liar.

“Di Desa Gantung, aktivitas pertambangan masih ditemukan di kawasan hutan lindung yang berada dalam wilayah kelola LPHD maupun di kawasan pesisir dan ekosistem mangrove. Padahal, kawasan-kawasan tersebut memiliki fungsi ekologis yang sangat penting sebagai pelindung wilayah pesisir, penyerap karbon, habitat berbagai biota, serta penyangga kehidupan masyarakat yang bergantung pada sumber daya alam,” ujar Rahul, perwakilan dari Kelompok Keramat Ganting, Jumat (7/8/2026).

Aktivitas tambang yang berlangsung terang-terangan dalam waktu lama ini memicu pertanyaan besar terkait fungsi pengawasan dari instansi berwenang. Rahul menegaskan, alasan ekonomi tidak boleh menjadi pembenaran untuk merusak fasilitas publik dan melanggar hukum.

“Idealnya, dalih ‘mencari makan’ mestinya tidak dapat dijadikan sebagai dasar pembenaran atas aktivitas yang melanggar hukum dan mengakibatkan kerusakan lingkungan. Hak untuk memperoleh penghidupan yang layak harus berjalan seiring dengan kewajiban menghormati hukum serta menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Tidak ada kepentingan ekonomi yang dapat dibenarkan apabila dibangun di atas perusakan kawasan lindung yang menjadi kepentingan publik,” lanjut Rahul.

Hingga saat ini, penegakan hukum di wilayah tersebut belum memberikan efek jera. Kondisi ini dikhawatirkan membentuk persepsi keliru di tengah masyarakat bahwa merusak hutan lindung adalah hal yang lumrah.

Lebih lanjut, Rahul juga menyoroti kinerja Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) yang memiliki kewenangan langsung dalam menjaga area tersebut. Menurutnya, koordinasi lintas lembaga dan pengamanan di lapangan harus segera dievaluasi total agar aturan tidak sekadar menjadi catatan di atas kertas.

“Demikian pula aparat penegak hukum di tingkat Polsek Gantung maupun Polres Belitung Timur diharapkan menunjukkan langkah-langkah penegakan hukum yang konsisten, transparan, dan terukur terhadap setiap dugaan aktivitas pertambangan yang melanggar ketentuan,” kata Rahul.

“Penegakan hukum yang tegas dan terbuka merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik serta memastikan tidak berkembang anggapan bahwa pelanggaran terhdap kawasan lindung dapat berlangsung tanpa konsekuensi hukum,” sambungnya.

Ia berharap momentum merosotnya harga timah ini menjadi titik balik bagi pemerintah untuk membenahi karut-marut tata kelola pertambangan, alih-alih membiarkan perusakan lingkungan terus berlanjut.

“Polemik harga timah seharusnya menjadi momentum untuk membenahi tata kelola pertambangan secara menyeluruh, bukan menjadi alasan untuk mentoleransi aktivitas yang bertentangan dengan hukum,” tutur Rahul.

“Perlindungan terhadap kesejahteraan masyarakat tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan hutan lindung, mangrove, dan ekosistem pesisir yang merupakan aset bersama,” pungkassnya.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solid! Serikat Pekerja PAM JAYA Perkuat Sinergi, Dukung Target Air Perpipaan untuk Seluruh Jakarta

    Solid! Serikat Pekerja PAM JAYA Perkuat Sinergi, Dukung Target Air Perpipaan untuk Seluruh Jakarta

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle VRITIMES
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, JAKARTA – PAM JAYA kembali menyelenggarakan Union Gathering 2026 sebagai agenda tahunan untuk memperkuat sinergi, harmonisasi hubungan industrial, serta membangun kesamaan visi antara manajemen dan serikat pekerja dalam mendukung transformasi perusahaan. Kegiatan ini dihadiri oleh empat serikat pekerja di lingkungan PAM JAYA, yaitu SP PDAM Jakarta, SPAI PDAM Jaya, SPAJ, dan PUK SPDT FSPMI […]

  • Produk Perikanan Pangkalpinang Nyaris Ditolak Australia, Prof Udin: Sertifikat HACCP Itu Kebutuhan, Bukan Formalitas

    Produk Perikanan Pangkalpinang Nyaris Ditolak Australia, Prof Udin: Sertifikat HACCP Itu Kebutuhan, Bukan Formalitas

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Produk Perikanan Pangkalpinang Nyaris Ditolak Australia, Prof Udin: Sertifikat HACCP Itu Kebutuhan, Bukan Formalitas DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pelaku usaha perikanan di Pangkalpinang kini tak boleh lagi main-main dengan standar mutu. Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif (Prof Udin), menegaskan bahwa sertifikasi Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) adalah kunci utama agar produk lokal bisa menembus pasar […]

  • Kolaborasi Semen Merah Putih dan Dulux Tingkatkan Kompetensi Pekerja Konstruksi Indonesia

    Kolaborasi Semen Merah Putih dan Dulux Tingkatkan Kompetensi Pekerja Konstruksi Indonesia

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • account_circle
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, JAKARTA — Pesatnya pembangunan infrastruktur, membuat Semen Merah Putih melalui Mandor Pintar Institute (MPI), membangun kolaborasi dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah III (BJKW-3) dan produsen cat AkzoNobel (Dulux), meluncurkan program pelatihan dan sertifikasi pekerja konstruksi. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis dan estetika para pekerja konstruksi guna mewujudkan proyek berkualitas dan berkelanjutan. Nyiayu Chairunnikma, […]

  • Wagub Babel Hellyana Akhirnya Diperiksa Polda Terkait Kasus Penipuan

    Wagub Babel Hellyana Akhirnya Diperiksa Polda Terkait Kasus Penipuan

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Wagub Babel Hellyana Akhirnya Diperiksa Polda Terkait Kasus Penipuan DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Setelah sebelumnya sempat mangkir, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hellyana, akhirnya pada Kamis (4/9/2025) siang, memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Babel, terkait kasus dugaan penipuan hotel. Informasi yang dihimpun, Hellyana tiba di Gedung Ditreskrimum Polda Babel, sekitar pukul […]

  • Terima Demo Warga Bedengung, Didit Srigusjaya Desak Riza Herdavid Putuskan Nasib Kades dalam 2 Pekan

    Terima Demo Warga Bedengung, Didit Srigusjaya Desak Riza Herdavid Putuskan Nasib Kades dalam 2 Pekan

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Terima Demo Warga Bedengung, Didit Srigusjaya Desak Riza Herdavid Putuskan Nasib Kades dalam 2 Pekan DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya, memastikan Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, berkomitmen memutuskan nasib tuntutan warga Desa Bedengung dalam waktu 14 hari kalender. Langkah ini diambil setelah ratusan warga […]

  • Temuan BPK Mangkrak Bertahun-tahun, Ketua DPRD Babel Ancam Panggil TAPD

    Temuan BPK Mangkrak Bertahun-tahun, Ketua DPRD Babel Ancam Panggil TAPD

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Temuan BPK Mangkrak Bertahun-tahun, Ketua DPRD Babel Ancam Panggil TAPD DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, mengeluarkan peringatan tegas kepada jajaran eksekutif Pemprov Babel, menyusul masih ditemukannya sejumlah rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang belum ditindaklanjuti, bahkan sejak tiga tahun lalu. “Karena informasi saya dapat, ada juga beberapa temuan […]

expand_less