Juhaini Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Ekonomi Pangkalpinang
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 1 Okt 2025
- visibility 83
- comment 0 komentar

Juhaini Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Ekonomi Pangkalpinang
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pangkalpinang, Juhaini, menegaskan bahwa data statistik memiliki peran yang sangat vital dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kualitas data yang dikelola secara akurat akan menentukan arah kebijakan pemerintah, terutama dalam menjaga stabilitas perekonomian dan pengendalian inflasi.
“Data memiliki peran penting dalam pembangunan, baik sebagai dasar perencanaan, evaluasi, maupun pengendalian program. Kesalahan dalam penggunaan data akan menghambat pembangunan,” tegas Juhaini dalam acara Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) oleh BPS Kota Pangkalpinang, Rabu siang (1/10/2025).
Ia menambahkan, data inflasi yang disajikan BPS menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk mengantisipasi kenaikan harga barang dan menjaga daya beli masyarakat.
“Data inflasi sangat penting untuk memantau harga dan daya beli masyarakat. Informasi ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengambil langkah strategis pengendalian inflasi, agar kesejahteraan masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.
Menurut Juhaini, publikasi rutin BPS memberi peluang bagi masyarakat dan pemerintah untuk memahami kondisi ekonomi secara lebih baik. Dengan begitu, kebijakan yang diambil bisa lebih tepat sasaran.
“Rilis statistik memberikan peluang bagi masyarakat untuk memahami kondisi ekonomi secara lebih baik, sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas,” ujar Juhaini.
Ia juga optimis bahwa dengan kerja sama yang kuat, tantangan ekonomi dapat dihadapi bersama. “Dengan semangat kerja sama dan komitmen yang kuat, tentu kita mampu menghadapi berbagai tantangan perekonomian di masa yang akan datang,” tuturnya.
Sementara itu, Statistisi Madya BPS Kota Pangkalpinang, Aja Nasrun, dalam paparannya menyampaikan inflasi tahunan (year-on-year) Kota Pangkalpinang September 2025 sebesar 1,75 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,50.
“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang tertinggi dengan andil sebesar 1,90 persen. Sementara inflasi bulanan (month-to-month) tercatat sebesar 0,59 persen,” paparnya.
Ia juga menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kota Pangkalpinang Triwulan II 2025 mencatat angka positif.
“Q to Q tumbuh 5,53 persen, Y on Y 8,81 persen, dan C to C 8,89 persen, dengan PDRB ADHK mencapai Rp2.849,00 miliar dan PDRB ADHB sebesar Rp5.267,60 miliar,” kata Nasrun.
“Dengan capaian ini, Kota Pangkalpinang menjadi penyumbang kedua terbesar pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung setelah Kabupaten Bangka,” tandasnya.
- Penulis: admin


