Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Kementerian PKP Gandeng Jamdatun Matangkan Regulasi Program BSPS 2026

Kementerian PKP Gandeng Jamdatun Matangkan Regulasi Program BSPS 2026

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar

Kementerian PKP Gandeng Jamdatun Matangkan Regulasi Program BSPS 2026

DOORSTOP.ID, JAKARTA — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus berupaya mematangkan regulasi dan akuntabilitas program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah Rumah tahun 2026. Langkah ini dibahas saat kementerian PKP berkonsultasi dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) di Gedung Utama Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).

Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Didyk Choiroel, memimpin langsung tim kementerian untuk menemui Jamdatun R. Narendra Jatna. Pertemuan ini khusus membahas tata kelola pemanfaatan genteng lokal lewat program “Gentengisasi“, yang menjadi bagian dari Program 3 Juta Rumah besutan Presiden RI Prabowo Subianto.

Didyk Choiroel menjelaskan bahwa sistem program bedah rumah menggunakan mekanisme transfer uang tunai langsung ke rekening penerima bantuan. Walau berbentuk uang, Kementerian PKP tetap menempatkan pelaporan fisik bangunan sebagai prioritas utama karena berkaitan langsung dengan indikator rumah layak huni.,

“Mekanisme akuntansinya difokuskan pada bantuan pemerintah dalam bentuk uang untuk membangun atau merenovasi rumah. Melalui pengawasan BPKP, penerima bantuan wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerjanya. Jadi, indikator utamanya adalah terwujudnya rumah yang selesai direnovasi secara fisik dan akuntabel,” ujar Didyk dikutip Kamis (4/6/2026).

Di lapangan, Kementerian PKP berkomitmen memberdayakan ekonomi kerakyatan dengan menyerap genteng dari perajin lokal. Direktur Jenderal Kawasan Permukiman, Fitrah Nur, menyatakan bahwa kementerian bersama pemerintah daerah akan membantu UMKM menyuplai material ke toko bangunan lewat sistem pemilihan toko terbuka (PTT) yang transparan.

Namun, Fitrah tidak menampik adanya kendala standarisasi kualitas di tingkat daerah. Di Majalengka, Jawa Barat, misalnya, baru 8 dari 45 pabrik genteng yang mengantongi sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Jumlah tersebut belum mampu mencukupi kebutuhan renovasi massal dalam waktu dekat.

“Kementerian PKP berupaya merumuskan solusi transisi bersama BPKP agar aspek kekuatan dan ketahanan mekanis genteng dari perajin lokal tetap memenuhi standar baku teknis kementerian, sementara aspek estetika daan konsistensi ukuran terus kita dorong melalui pembinaan,” jelas Fitrah.

Merespons tantangan tersebut, Jamdatun R. Narendra Jatna mengingatkan Kementerian PKP untuk menyusun Petunjuk Teknis (Juknis) yang inklusif. Ia menekankan aturan tersebut harus menutup celah praktik monopoli dan membuka ruang kompetisi yang sehat di daerah.

“Dalam juknis atau aturan turunannya, prioritas utama memang harus diberikan kepadda UMKM yang sudah berstandar SNI. Namun, bagi UMKM lokal yang saat ini sedang dalam binaan dan produknya secara teknis telah mendekati standar kelayakan, perlu diberikan masa transisi atau toleransi waktu yang terukur. Kebijakan ini penting agar tidak menutup peluang bagi pelaku usaha kecil lainnya di daerah,” tegas Narendra.

Lebih lanjut, Narendra menyarankan kementerian melibatkan pihak ketiga yang independen, seperti akademisi atau Kementerian Perindustrian, untuk menganalisis kuota kebutuhan material secara objektif.

“Penyusunan naskah urgensi yang diperkuat data dari pihak ketiga yang kompeten akan menjadi bukti formal yang kuat. Langkah ini krusial untuk membuktikan bahwa kebijakan penyerapan material yang diambil oleh kementerian memang realistis, transparan, dan semata-mata demi mencapai target waktu program nasional tanpa mengabaikan kualitas baku,” pungkaasnya.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD Golkar Bangka Keberatan Status TMS dari KPUD, Siap Ajukan Sengketa ke Bawaslu

    DPD Golkar Bangka Keberatan Status TMS dari KPUD, Siap Ajukan Sengketa ke Bawaslu

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DPD Golkar Bangka Keberatan Status TMS dari KPU, Siap Ajukan Sengketa ke Bawaslu DOORSTOP.ID, BANGKA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bangka, menyatakan keberatan terhadap keputusan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bangka, yang menetapkan bakal calon bupati yang mereka usung berstatus Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada tahapan Pilkada Ulang Bangka 2025. Ketua […]

  • Di Gebong Memarong, PT TIMAH Membersamai Jejak Adat yang Tak Pernah Padam

    Di Gebong Memarong, PT TIMAH Membersamai Jejak Adat yang Tak Pernah Padam

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Di Gebong Memarong, PT TIMAH Membersamai Jejak Adat yang Tak Pernah Padam DOORSTOP.ID, BANGKA — Siapa mencintai alam, tak akan membangun monumen. Hidup hanya untuk mencukupi, tak berlebih-lebihan, sebab prinsip melekat dengan alam jauh lebih penting. Karl Polanyi, salah satu pemikir ekonomi terbesar abad 20 menyebut cara hidup demikian sebagai suatu sistem sosial-ekonomi subsisten. Di […]

  • Ekonomi Kepulauan Babel Terpuruk, Darmansyah Husein Prihatin: Minta Pemerintah Pusat Lakukan Langkah Konkret

    Ekonomi Kepulauan Babel Terpuruk, Darmansyah Husein Prihatin: Minta Pemerintah Pusat Lakukan Langkah Konkret

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Ekonomi Kepulauan Babel Terpuruk, Darmansyah Husein Prihatin: Minta Pemerintah Pusat Lakukan Langkah Konkret DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Dapil Kepulauan Bangka Belitung, Darmansyah Husein, menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap keterpurukan ekonomi di wilayahnya. Ia menyoroti dampak besar yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19, ditambah dengan kasus mega korupsi timah senilai Rp300 […]

  • Perkuat Budaya Kerja, BO Krekot Gelar BRILiaN Culture Festival Bersama Seluruh Pekerja

    Perkuat Budaya Kerja, BO Krekot Gelar BRILiaN Culture Festival Bersama Seluruh Pekerja

    • calendar_month Jum, 2 Okt 2026
    • account_circle Vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, JAKARTA —Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Krekot menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival yang dilaksanakan di Bogor dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Krekot. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan satu sama lain sekaligus […]

  • Pemkot Pangkalpinang Siap Bersih-Bersih Perizinan: Komitmen Transparansi dan Layanan Cepat Tanpa Pungli

    Pemkot Pangkalpinang Siap Bersih-Bersih Perizinan: Komitmen Transparansi dan Layanan Cepat Tanpa Pungli

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Pemkot Pangkalpinang Siap Bersih-Bersih Perizinan: Komitmen Transparansi dan Layanan Cepat Tanpa Pungli DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat tata kelola perizinan yang bersih, transparan, dan efisien. Hal ini disampaikan Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Setdako Pangkalpinang, Juhaini, usai mengikuti Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri RI, […]

  • Dispaper Pangkalpinang Edukasi Organisasi Wanita Olah Pangan Lokal Non-Terigu

    Dispaper Pangkalpinang Edukasi Organisasi Wanita Olah Pangan Lokal Non-Terigu

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Dispaper Pangkalpinang Edukasi Organisasi Wanita Olah Pangan Lokal Non-Terigu DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan menggelar pelatihan pengolahan pangan lokal di aula dinas tersebut, Selasa pagi (12/5/2026). Langkah ini bertujuan menekan ketergantungan masyarakat terhadap bahan pangan impor, khususnya tepung terigu. Kegiatan yang dibuka oleh […]

expand_less