Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » Kenaikan NIUJP PT TIMAH Tbk Bawa Angin Segar bagi Penambang Rakyat

Kenaikan NIUJP PT TIMAH Tbk Bawa Angin Segar bagi Penambang Rakyat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
  • visibility 64
  • comment 0 komentar

Kenaikan NIUJP PT TIMAH Tbk Bawa Angin Segar bagi Penambang Rakyat

DOORSTOP.ID, BANGKA — Penambang rakyat di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT TIMAH Tbk, mulai merasakan dampak positif dari kenaikan Nilai Imbal Usaha Jasa Penambangan (NIUJP) yang ditetapkan perusahaan beberapa waktu lalu.

Dengan adanya penyesuaian NIUJP ini, harga beli bijih timah dari para mitra dan penambang rakyat ikut meningkat. Kondisi ini memberikan napas baru bagi penambang, yang selama ini bergantung pada hasil tambang sebagai sumber penghidupan utama.

Salah satunya yang dialami Rafiq, penambang di Kabupaten Bangka, yang kini bisa mendapatkan imbal jasa penambangan yang dinilainya sudah layak bagi dirinya. Seperti Jumat sore (24/10/2025) lalu, satu kilogram timahnya dibeli seharga Rp160.000.

Selain harga yang mulai layak, tak kalah pentingnya bagi Rafiq ialah dirinya kini bisa menambang dengan aman, tanpa takut ada razia. Pasalnya, kini Rafiq bermitra dengan salah satu mitra PT TIMAH Tbk.

“Hari ini dapat 3 Kg lebih, harganya tadi Rp160.000. Sudah beberapa minggu ini harga stabil, abis naik ke darat langsung jual ke CV. Karena dari CV sudah menunggu, kita enggak perlu bawa keluar dari sini, enggak susah cari kolektor. Harganya juga sesuai,” kata Rafiq.

Sebelumnya, menurutnya harga timahnya dibeli secara variatif mulai dari Rp112.000-180.000. Namun, beberapa waktu lalu dirinya kesulitan untuk menjual timah. Padahal penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baginya, harga Rp160.000 ini cukup bagi penambang kecil seperti dirinya, karena ia hanya bekerja sendiri dan sudah menggunakan alat milik sendiri. Namun, ia berharap agar harga ini dapat terus naik, mengingat harga BBM juga yang terus naik.

“Kalau sebagai penambang mau harganya lebih tinggi, tapi kalau harga Rp160 ini lumayan. Karena kami kan biasanya hasilnya 3-5 Kg sehari. Ongkos untuk nambang sekitar Rp200.000. Saya kerja sendiri jadi masih ketutup ongkos, cuma kadang kalau ada kerusakan alat agak bingung. Namanya kita cari rezeki di laut kan enggak menentu, kadang naik-naik enggak dapat timah, rugi kita,” ceritanya.

Baginya, sebagai penambang mereka tak selalu menghasilkan timah, kendala seperti gelombang tinggi, kerusakan alat tambang dan cuaca yang tidak menentu. Sehingga disaat menghasilkan mereka harus bisa menyimpan uang.

“Biasanya istri yang ngatur uang, kalau harga timah bagus pasti pendapatan nambah. Setidaknya kita bisa sedikit simpan uangnya. Karena kebutuhan juga bertambah. Harga naik dan stabil ini baru dalam beberapa minggu, biasanya kan harga cepat sekali turun naik. Semoga nanti bisa naik lagi,” harapnya.

Saat disinggung soal konflik harga timah yang mencuat beberapa waktu lalu. Rafiq mengatakan, dirinya memang sudah merasakan kenaikan harga timah dan saat ini hanya ingin ikut aturan main yang berlaku yang penting dirinya bisa bekerja dengan tenang.

“Susah juga kalau harga mahal tapi enggak ada yang mau beli. Semoga nanti harga enggak turun lagi, karena dengan harga yang sekarang pas-pasan sekali,” ucapnya.

Dia menceritakan, sebelumnya dirinya hanya penambang kecil biasa yang bekerja kucing-kucingan di kawasan IUP PT TIMAH Tbk. Namun, dengan diakomodir dari CV dirinya bisa lebih tenang.

“Sekarang lebih tenang saja kalau mau kerja dan tinggalin alat karena diurus CV, kalau dulu kan kapan ada razia berhari-hari kita enggak kerja. Kalau sekarang sudah tenang. Jualnya enggak susah, harganya juga hampir sama,” ceritanya.

Senada dengan penambang lainnya, Faisal yang mengaku harga timah yang sekarang sudah stabil. Ia berharap harganya bisa terus naik sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan Penambang.

“Dulu ada harga mahal tapi kita susah mau jual, kalau sekarang harga Rp160 ribu dibeli CV, dan setelah naik ke darat kita bisa jual. Pulang-pulang kita bisa bawa uang, anak istri bisa belanja,” ceritanya.

Ia berharap, kedepannya harga bisa lebih naik lagi sehingga mereka bisa menabung. Pasalnya, pendapatan sebagai tidak menentu tergantung rezeki.

“Semoga nanti naik lagi, dulu sempat sampai Rp180.000. Tapi dengan harga sekarang kita sudah Alhamdulillah, karena kan barangnya di laut enggak tentu kita dapat bahkan ada juga kadang enggak ada dapatnya,” ujarnya. (*)

Sumber: www.timah.com

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PWI Babel Desak Polisi Usut Dalang Pengeroyokan Wartawan di Beltim

    Ketua PWI Babel Desak Polisi Usut Dalang Pengeroyokan Wartawan di Beltim

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Ketua PWI Babel Desak Polisi Usut Dalang Pengeroyokan Wartawan di Beltim DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Mohammad Fathurrakhman (Boy), mendesak polisi mengusut tuntas kasus pengeroyokan terhadap wartawan yang terjadi di Belitung Timur (Beltim), Kamis (17/7/2025). Boy menilai, aksi kekerasan terhadap Lendra Agus Setiawan dan dua wartawan lainnya […]

  • Kick Off WHO 2026, Juhaini Ingatkan UMKM Pangkalpinang Jangan Tunda Urus Sertifikat Halal

    Kick Off WHO 2026, Juhaini Ingatkan UMKM Pangkalpinang Jangan Tunda Urus Sertifikat Halal

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Kick Off WHO 2026, Juhaini Ingatkan UMKM Pangkalpinang Jangan Tunda Urus Sertifikat Halal DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen mengawal penuh pemberlakuan regulasi Wajib Halal Oktober (WHO) 2026. Langkah tersebut diambil guna memastikan seluruh produk yang beredar di wilayah kota Pangkalpinang ini memiliki jaminan legalitas dan keamanan konsumsi yang jelas bagi masyarakat. Hal demikian […]

  • PT TIMAH Gelar FGD RIPPM di Wilayah Operasional, Fokus Wujudkan Pemberdayaan Berkelanjutan

    PT TIMAH Gelar FGD RIPPM di Wilayah Operasional, Fokus Wujudkan Pemberdayaan Berkelanjutan

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    PT TIMAH Gelar FGD RIPPM di Wilayah Operasional, Fokus Wujudkan Pemberdayaan Berkelanjutan DOORSTOP.ID, BANGKA — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) melalui pembahasan pembaruan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) di Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Forum Group Discussion (FGD) pembaruan RIPPM dilakukan di […]

  • Simpan 11 Paket Sabu Siap Edar, Pria di Pangkalpinang Dicokok Polisi

    Simpan 11 Paket Sabu Siap Edar, Pria di Pangkalpinang Dicokok Polisi

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Simpan 11 Paket Sabu Siap Edar, Pria di Pangkalpinang Dicokok Polisi DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Seorang pria berinisial KS (28) diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Pangkalpinang, karena diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan pada Minggu (3/8/2025) dini hari di kediamannya, di kawasan Jalan Depati Hamzah, Kelurahan Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Kota […]

  • PT TIMAH Sosialisasikan Kemitraan dengan Koperasi Merah Putih dan Koperasi Pertambangan

    PT TIMAH Sosialisasikan Kemitraan dengan Koperasi Merah Putih dan Koperasi Pertambangan

    • calendar_month Jum, 4 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    PT TIMAH Sosialisasikan Kemitraan dengan Koperasi Merah Putih dan Koperasi Pertambangan DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk terus membuka ruang kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan koperasi pertambangan untuk mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Upaya tersebut dilakukan PT TIMAH melalui kegiatan Sosialisasi Kemitraan PT TIMAH dengan Koperasi Merah […]

  • Empat Daerah di Bangka Belitung Belum Kirim Data Calon Lahan Sekolah Rakyat, Termasuk Pangkalpinang

    Empat Daerah di Bangka Belitung Belum Kirim Data Calon Lahan Sekolah Rakyat, Termasuk Pangkalpinang

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Empat Daerah di Bangka Belitung Belum Kirim Data Calon Lahan Sekolah Rakyat, Termasuk Pangkalpinang DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Empat daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum mengirimkan data usulan calon lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II. Keempat daerah tersebut adalah Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka Selatan, dan Kota Pangkalpinang. Hal ini terungkap dalam […]

expand_less