Kepala BNN RI Apresiasi Kinerja Polda Babel, Soroti Jalur Rawan Narkoba
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 24 Apr 2026
- visibility 83
- comment 0 komentar

Banyaknya “Jalur Tikus” jadi Tantangan Tersendiri dalam Memberantas Peredaran Narkoba di Babel
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Dr. Suyudi Ario Seto, mengapresiasi langkah Polda Kepulauan Bangka Belitung, dalam mengungkap peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas upaya yang telah dibangun Polda Babel, khususnya dalam mengamankan narkoba jenis ketamin dan lainnya. Semoga ini bisa terus dilakukan secara konsisten,” ujar Suyudi, usai menghadiri pengukuhan Saka Anti Narkoba, di Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (24/4/2026).
Suyudi menegaskan, penanganan narkotika tidak hanya bertumpu pada aspek penindakan, tetapi juga mencakup pencegahan dan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan.
Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman narkoba.
“Terima kasih kepada Kapolda Babel yang terus bergandeng tangan dengan BNN. Pemberantasan narkoba harus dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan,” katanya.
Ia juga menyoroti posisi geografis Kepulauan Bangka Belitung yang dinilai strategis sekaligus rentan terhadap peredaran narkoba.
Banyaknya akses jalur tidak resmi atau “jalur tikus”, kata dia, menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan.
“Babel ini wilayah kepulauan yang kaya dan strategis, namun memiliki potensi kerawanan karena adanya pintu-pintu masuk ilegal yang perlu menjadi perhatian bersama, terutama masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bagian dari strategi pencegahan, kata Suyudi, BNN turut memperkuat peran generasi muda melalui program Saka Pramuka Anti Narkoba.
Program ini, lanjut dia, diharapkan menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran dan ketahanan masyarakat terhadap bahaya narkotika.
“Pengukuhan Saka Pramuka Anti Narkoba ini merupakan langkah konkret dalam upaya pencegahan. Ini menjadi komitmen bersama bahwa narkoba adalah musuh bangsa yang harus dilawan secara kolektif,” tukasnya. (*)
- Penulis: admin


