Kisah Mersi Cs: Sukses Kembangkan Usaha Pempek Udang Ak Leho Setelah Didukung PT Timah
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 9 Mei 2025
- visibility 86
- comment 0 komentar

Kisah Mersi Cs: Sukses Kembangkan Usaha Pempek Udang Ak Leho Setelah Didukung PT Timah
DOORSTOP.ID, BANGKA BARAT — Pempek Udang merupakan salah satu kuliner khas Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat. Salah satu pempek udang yang terkenal adalah Ak Leho.
Usaha pempek udang ini dirintis Mersi bersama rekan-rekannya, di Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat, dan terus berkembang dengan adanya dukungan dari PT Timah.
Mersi menceritakan, semula mereka hanya memproduksi pempek udang dalam skala kecil saja, hanya untuk konsumsi keluarga dan orang-orang sekitar. Namun seiring waktu, semakin berkembang dan banyak pesanan yang datang.
Usaha pempek udang yang dirintisnya bersama anggota kelompok ini, telah berjalan beberapa tahun belakangan. Namun mereka mengalami beberapa kendala dalam mengembangkannya, seperti terkait pemasaran, peralatan dan produksi yang masih terbatas.
“Dulu kita jualan nawarin datang ke kantor-kantor Pemda, itupun produksi masih dalam skala kecil. Sekarang Alhamdullillah dengan dukungan PT Timah semua mulai berkembang,” cerita Mersi beberapa waktu lalu.
Namun, lanjut Mersi, berkat dukungan dari PT Timah, dia dan rekan-rekannya seperti memiliki harapan baru untuk terus semangat mengembangkan usaha tersebut. Apalagi, PT Timah juga membantu mempromosikan produk mereka.
“Namanya juga usaha ya, dulu kadang kita bikin kalau mau jualan saja, kalau sekarang sih enggak. Kita semangat, karena pasti hampir ada pesanan. Termasuk PT Timah yang sering pesan produk. Jadi kami merasa dibina dan semangat terus tidak hanya diberikan bantuan saja,” ungkapnya,
Pada hari-hari biasa, bahkan mereka bisa memproduksi sampai ratusan puntung pempek udang dengan menggunakan bahan baku ikan sekitar 20-30 kilogram per hari. Jumlah ini bisa meningkat, jika masuk musim lebaran atau hari-hari besar lainnya karena tingginya permintaan.
PT Timah, diakui Mersi, telah berperan penting dalam mendukung pengembangan usaha mereka, di mana perusahaan anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID itu, telah memberikan bantuan peralatan seperti freezer, mesin giling, alat kemasan seperti Vacum, rumah produksi hingga pemasaran produk.
“Alhamdullillah dengan bantuan dari PT Timah, kami bisa produksi lebih banyak karena sudah punya freezer untuk stok bahan baku. Kalau dulu bikin tergantung ketersediaan bahan baku. Kalau lagi musim udang, kami bisa beli banyak udang dan disimpan dulu di freezer. Jadi setiap hari bisa bikin walaupun lagi enggak musim udang,” jelasnya.
Kini, usaha pempek udang yang mereka jalani ini bukan hanya berkembang, tetapi juga memberikan lapangan pekerjaan bagi perempuan di sekitarnya, sehingga bisa turut membantu meningkatkan penghasilan para ibu-ibu.
“Karena kita kalau beli udang sekarang banyak, kita mengajak ibu-ibu untuk mengupas udangnya. Selain anggota kelompok, jadi warga di sekitar juga terdampak dari usaha yang kami lakukan ini,” ucapnya.
Diakui Mersi, dalam menjalankan usaha ada beberapa tantangan yang dihadapi, seperti ketersediaan bahan baku, serta pemasaran yang masih belum optimal. Namun, hal itu terus memacu mereka untuk bisa terus berkembang.
“Terasa sekali perbedaan usaha dari awalnya sebelum mendapatkan bantuan dari PT Timah dengan yang sekarang. Jadi lebih semangat dengan adanya bantuan dari PT Timah, karena kami punya tanggung jawab sudah dibantu jadi harus bisa berkembang dan bisa memberikan penghasilan bagi kami ibu-ibu disini,” tuturnya.
Ke depannya, Mersi berharap, PT Timah dapat terus membina dan mendukung usaha mereka, sehingga Pempek Udang Ak Leho bisa semakin maju dan berkembang serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sumber: www.timah.com
- Penulis: admin


