Kolaborasi PT Timah dan Nelayan Batu Kemiri, Tenggelamkan 73 Rumpon di Laut Menuang Demi Ekosistem yang Keberlanjutan
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 18 Des 2024
- visibility 80
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID, BANGKA TENGAH — Untuk menjaga ekosistem pesisir dan meningkatkan hasil tangkapan nelayan, PT Timah Tbk menenggelamkan rumpon di Perairan Laut Menuang, Kabupaten Bangka Tengah, pada Rabu (18/12/2024).
PT Timah berkolaborasi dengan Kelompok Nelayan Batu Kemiri dari Desa Baskara Bakti, untuk menenggelamkan sebanyak 73 rumpon ikan di dua titik perairan laut Menuang tersebut.
Rumpon yang ditenggelamkan ini, diharapkan dapat menjadi tempat berkumpul, berlindung, dan juga berkembang biak bagi biota laut di perairan ini.
Dalam beberapa tahun terakhir ini, PT Timah telah aktif berkolaborasi dengan kelompok nelayan untuk menenggelamkan rumpon di wilayah operasional perusahaan untuk keberlanjutan ekosistem laut.
Di kesempatan itu, Kepala Desa Baskara Bakti, Bahdir Effendi menyampaikan harapan yang sama, bahwa dengan penenggelaman 73 rumpon itu, diharapkan akan dapat menjaga keberlanjutan ekosistem laut.
“Penenggelaman yang kita lakukan ini diharapkan bisa menambah terumbu karang dan bisa menjadi tempat para ikan untuk berkembang biak, agar nanti banyak anak-anak ikan yang bertumbuh di laut kita,” ujarnya.
Menurutnya, dengan penenggelaman rumpon ini, ke depannya juga akan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian warga Desa Baskara Bakti.
“Jadi dengan adanya upaya ini bisa membuat nelayan-nelayan kami tidak susah untuk mencari ikan, dan para nelayan tidak harus mencari ikan di wilayah laut yang terlalu jauh dari wilayah Desa Baskara Bakti,” ucapnya.
Bahdir juga menyampaikan harapannya, agar PT Timah bisa selalu bekerja sama dengan para nelayan untuk menenggelamkan rumpon di banyak titik lainnya.
Upaya seperti ini diharapkan mampu menciptakan sinergi antara aktivitas bisnis perusahaan dan kepentingan lingkungan, sehingga dapat memberikan manfaat pada keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Sumber: www.timah.com
- Penulis: admin


