Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Menulis Jejak Pemulihan Alam, 17 Karyawan PT TIMAH Luncurkan Buku SELARAS

Menulis Jejak Pemulihan Alam, 17 Karyawan PT TIMAH Luncurkan Buku SELARAS

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Menulis Jejak Pemulihan Alam, 17 Karyawan PT TIMAH Luncurkan Buku SELARAS

DOORSTOP.ID, BANGKA — Upaya reklamasi yang dilakukan PT TIMAH (Persero) Tbk selama bertahun-tahun di wilayah operasional perusahaan kini tidak hanya terlihat melalui perubahan lahan pascatambang yang kembali hijau dan produktif, tetapi juga terdokumentasi dalam sebuah karya tulis yang sarat pengalaman dan pembelajaran.

Sebanyak 17 karyawan PT TIMAH menuliskan pengalaman, tantangan, inovasi, dan perjalanan reklamasi dalam buku berjudul SELARAS Harmoni Reklamasi PT TIMAH di Bumi Utara Bangka yang diterbitkan oleh IPB Press. Buku ini diluncurkan di Kebun Agro Area Bangka Utara, Desa Batu Rusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Rabu (17/6/2026).

Peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari upaya PT TIMAH untuk mendokumentasikan praktik-praktik pengelolaan lingkungan sekaligus memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya reklamasi sebagai bagian dari kegiatan pertambangan yang berkelanjutan.

Buku SELARAS mengangkat beragam pengalaman, tantangan, dan pembelajaran dalam pelaksanaan reklamasi. Tulisan-tulisan tersebut terdiri dari Menanam Harapan di Tanah Utara karya Muhammad Romainoor, Ketika Reklamasi Memanggil Kembali oleh Tofan Randy Wijaya, Secercah Asa dari Lubang Bekas Tambang karya Nilwan, Bangka, Tanah Tua yang Belajar Pulih oleh Donika Randa, serta Tidak Hanya Mengambil, tapi Mengembalikan karya Marzono Malihin.

Selain itu, terdapat tulisan Petualang Muda di Jejak Reklamasi Bangka Barat oleh Dodi Fernandes, Gersang Perlahan Menghijau karya Oktafiandi, Merawat Kehidupan Setelah Tambang Pergi oleh Mizipianto, dan Dilema Buah Delima karya Lido Setianto.

Kisah lainnya yang turut memperkaya buku ini antara lain Tanam Cepat, Rawat Terlambat! Kepercayaan Dipertaruhkan karya Hendra B. Usman Zaini, Ketika Rencana tak Seindah Nyata oleh Ferry Donny, Panggilan Laut dari Bangka Utara karya Obed Agtapura, Artificial Reef, Riak Kehidupan Bawah Laut Karang Aji oleh Rahmat Wijaya, serta Restocking Cumi untuk Laut Lestari karya Robby Hardianto.

Buku ini juga memuat tulisan Peta Pertama si Orang Lapangan karya Denni Herdiansyah, Drone di Langit Reklamasi oleh Erwanto, dan Saat Alam Diberi Kesempatan karya Dendy Nur Hidayat. Melalui beragam perspektif tersebut, para penulis menghadirkan potret reklamasi yang tidak hanya berbicara tentang pemulihan lingkungan, tetapi juga tentang harapan, inovasi, kolaborasi, dan komitmen untuk menjaga keberlanjutan alam bagi generasi mendatang.

Department Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan penerbitan buku ini merupakan bagian dari upaya karyawan untuk mendokumentasikan pengetahuan, pengalaman, dan praktik yang telah dilakukan selama menjalankan program reklamasi PT TIMAH.

Buku ini tidak hanya menjadi catatan perjalanan perusahaan dalam memulihkan lingkungan pascatambang, tetapi juga menjadi media edukasi yang menunjukkan komitmen PT TIMAH dalam menerapkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Buku ini menjadi bukti bahwa reklamasi bukan hanya program perusahaan, tetapi sebuah proses panjang yang melibatkan dedikasi, inovasi, dan kolaborasi banyak pihak. Melalui tulisan para karyawan yang terlibat langsung di lapangan, masyarakat dapat melihat bagaimana upaya pemulihan lingkungan dilakukan secara nyata dan berkelanjutan,” kata Anggi.

Ia menambahkan, penerbitan buku ini juga menjadi bagian dari upaya transfer pengetahuan agar pengalaman dan pembelajaran yang telah diperoleh selama proses reklamasi dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Kami berharap buku ini dapat menjadi referensi, sekaligus memperkuat pemahaman publik bahwa kegiatan pertambangan yang baik harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga dan memulihkan lingkungan,” tambahnya.

Salah satu penulis buku, Tofan Randy Wijaya, menjelaskan bahwa SELARAS disusun dalam format antologi yang berisi kumpulan cerita dan pengalaman para penulis yang terlibat langsung dalam kegiatan reklamasi.

Ia menegaskan bahwa buku tersebut tidak disajikan sebagai laporan perusahaan yang formal, melainkan ditulis dengan pendekatan yang lebih ringan sehingga mudah dipahami berbagai kalangan.

“SELARAS bukan buku laporan perusahaan. Kami ingin menghadirkan cerita yang dekat dengan pembaca sehingga siapa pun dapat memahami proses reklamasi dari sudut pandang para pelaku di lapangan,” ujarnya.

Menurut Tofan, dokumentasi pengalaman menjadi penting mengingat dinamika organisasi yang terus berkembang. Melalui buku ini, pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki para pelaku reklamasi dapat terus diwariskan dan menjadi referensi bagi generasi selanjutnya.

Senada, Muhammad Romainoor menuturkan bahwa keberhasilan reklamasi tidak terlepas dari kerja sama tim yang kuat. Setiap lokasi memiliki tantangan yang berbeda sehingga membutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk mencapai target pemulihan lingkungan yang telah ditetapkan.

Tidak hanya mengangkat reklamasi darat, buku ini juga memuat kisah reklamasi laut. Rahmat Wijaya, salah satu penulis yang terlibat dalam pemantauan bawah laut, membagikan pengalamannya mengenai upaya pemulihan ekosistem perairan melalui berbagai program reklamasi dan konservasi laut yang dijalankan perusahaan.

Melalui buku SELARAS: Harmoni Reklamasi PT TIMAH di Bumi Utara Bangka, para penulis berharap pengalaman dan praktik baik yang telah dilakukan dapat menjadi sumber pembelajaran, memperkaya literasi lingkungan, serta memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya reklamasi sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. (*)

Sumber: www.timah.com

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cukong Timah Ilegal di Pulau Bangka Dikumpulkan, Diduga Diminta Bantu Pasok Timah Ilegal ke Smelter Arahan?

    Cukong Timah Ilegal di Pulau Bangka Dikumpulkan, Diduga Diminta Bantu Pasok Timah Ilegal ke Smelter Arahan?

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Nama Liku Parittiga Disorot DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Presiden RI Prabowo Subianto, saat ini sedang gencar-gencarnya memburu dan menindak tegas para cukong tambang. Akan tetapi, di Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), para cukong yang berbisnis timah ilegal, diduga terkesan dibina dan mendapat perlakuan spesial. Beberapa cukong timah ilegal di Pulau Bangka, salah satunya Liku […]

  • Perluas Jejaring Nasional, UBB Teken MoU dengan Universitas Muria Kudus

    Perluas Jejaring Nasional, UBB Teken MoU dengan Universitas Muria Kudus

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Perluas Jejaring Nasional, UBB Teken MoU dengan Universitas Muria Kudus DOORSTOP.ID, BANGKA — Universitas Bangka Belitung (UBB) terus memperluas jejaring kerja sama antarlembaga pendidikan tinggi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Muria Kudus (UMK) yang berlangsung di Ruang Rapat Betason 1, Kampus Terpadu UBB, Selasa (19/5/2026). Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam […]

  • DPRD Babel Jadi Penengah, Konflik PT Timah dan Penambang Rakyat Akhirnya Temui Titik Terang

    DPRD Babel Jadi Penengah, Konflik PT Timah dan Penambang Rakyat Akhirnya Temui Titik Terang

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DPRD Babel Jadi Penengah, Konflik PT Timah dan Penambang Rakyat Akhirnya Temui Titik Terang DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Ketegangan panjang antara masyarakat penambang rakyat dan PT Timah Tbk akhirnya menemui titik terang. Setelah melewati berbagai dinamika dan perdebatan, DPRD bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), berhasil memediasi pertemuan penting yang mempertemukan kedua pihak bersama jajaran […]

  • PT Timah Serahkan Bantuan Mesin Rumput bagi Pemdes Pasir Putih Tukak Sadai Bangka Selatan

    PT Timah Serahkan Bantuan Mesin Rumput bagi Pemdes Pasir Putih Tukak Sadai Bangka Selatan

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID (BANGKA SELATAN) – PT Timah menyerahkan bantuan dua unit mesin rumput dorong ke Pemerintah Desa (Pemdes) Pasir Putih, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan di halaman kantor Desa Pasir Putih, Rabu (18/9/2024). Bantuan ini digunakan untuk meringankan dan mempercepat pekerjaan dalam membersihkan lingkungan yang ada di Desa, serta pemeliharaan sarana dan prasarana olahraga sepakbola […]

  • Wali Kota Pangkalpinang Apresiasi Alobi Foundation Atas Penghargaan Kalpataru Adya 2026

    Wali Kota Pangkalpinang Apresiasi Alobi Foundation Atas Penghargaan Kalpataru Adya 2026

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Wali Kota Pangkalpinang Apresiasi Alobi Foundation Atas Penghargaan Kalpataru Adya 2026 DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, mengapresiasi Alobi Foundation atas keberhasilan meraih penghargaan Kalpataru Adya 2026. Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara syukuran dan ramah tamah di taman Rumah Dinas Residen Wali Kota Pangkalpinang, Minggu malam (21/6/2026). Pencapaian ini menjadi puncak dari konsistensi […]

  • Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel Tanam 300 Pohon di Pulau Lepar

    Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel Tanam 300 Pohon di Pulau Lepar

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Penanaman Tahap Pertama Telah Dilaksanakan Pada 21 Februari 2026 Lalu DOORSTOP.ID, BANGKA SELATAN – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0432/Bangka Selatan menanam 300 batang pohon keras di Desa Penutuk, Kecamatan Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (27/2/2026). Penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TMMD. […]

expand_less