Noni Hidayat Ajak Warga Belitung Maksimalkan Layanan Posyandu 6 SPM
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 1 Jul 2026
- visibility 60
- comment 0 komentar

Noni Hidayat Ajak Warga Belitung Maksimalkan Layanan Posyandu 6 SPM
DOORSTOP.ID, BELITUNG — Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP-Posyandu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mengajak masyarakat Kabupaten Belitung untuk memaksimalkan pemanfaatan layanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga di tingkat desa.
Noni menyampaikan ajakan tersebut saat memimpin pembinaan di Posyandu Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Selasa (30/6/2026). Ia menegaskan bahwa Posyandu kini telah bertransformasi menjadi pusat pelayanan dasar yang jauh lebih luas dari sebelumnya.
“Masyarakat kini bisa memanfaatkan beragam layanan dasar yang ada di Posyandu 6 SPM,” ujar Noni.
Menurutnya, sistem baru ini mengintegrasikan enam jenis pelayanan dasar. Layanan tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Pihaknya meminta seluruh lapisan masyarakat memahami perluasan peran lembaga ini.
“Sekarang Posyandu sudah berkembang, bukan lagi sekadar tempat imunisasi, mendapatkan vitamin atau menimbang atau memeriksakan balita saja,” kata Noni.
Ia menambahkan, Posyandu kini juga berfungsi sebagai wadah pengaduan masalah sosial warga. Layanan ini mencakup laporan anak putus sekolah, warga miskin yang butuh bantuan, hingga isu keamanan lingkungan.
“Data dari persoalan-persoalan yang terkumpul, akan diteruskan secara berjenjang ke instansi terkait, untuk ditindaklanjuti dengan langkah yang tepat oleh pemerintah,” jelasnya.
Di hadapan para peserta, Noni juga mengingatkan para kader untuk menjaga tertib administrasi sesuai petunjuk teknis. Kelengkapan data ini menjadi indikator penting dalam tata kelola organisasi sekaligus penilaian performa kompetisi antarwilayah.
“Administrasi harus dipenuhi sesuai petunjuk teknis. Kalau administrasinya lengkap, akan lebih mudah memenuhi indikator penilaian dan meningkatkan kualitas Posyandu,” ucap Noni.
Ia turut memberikan motivasi kepada para kader agar konsisten menjaga semangat gotong royong dalam melayani warga secara responsif.
“Mudah-mudahan ibu-ibu kader Posyandu mendapatkan amal jariyah karena telah banyak membantu masyarakat. Semoga keberadaan Posyandu benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh warga,” tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris TP-Posyandu Kabupaten Belitung, Fahri, menjelaskan bahwa penerapan konsep 6 SPM ini dirancang untuk mendekatkan pelayanan publik yang terintegrasi. Posyandu saat ini melayani seluruh siklus hidup manusia, mulai dari fase kehamilan hingga lanjut usia (lansia).
“Tentunya keberhasilan transformasi Posyandu ini membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, instansi teknis, hingga masyarakat,” papar Fahri.
Fahri berharap rangkaian pembinaan dari tim provinsi dapat memacu motivasi kader di Desa Air Seruk. Pembinaan ini sekaligus menjadi bekal persiapan dalam menghadapi penilaian Posyandu di tingkat provinsi.
Usai memberikan arahan, Noni meninjau langsung operasional pelayanan dan menyapa warga yang hadir di lokasi. Ia juga membagikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak-anak setempat untuk mendukung program pemenuhan gizi dan pencegahan stunting. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi dialog interaktif bersama kader dan masyarakat. (Idr)
- Penulis: admin


