Pemkot Pangkalpinang Kaji Pembangunan Dua SMP Negeri Baru, Sekolah Rakyat Siap Dukung Anak Kurang Mampu
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 22 Okt 2025
- visibility 77
- comment 0 komentar

Pemkot Pangkalpinang Kaji Pembangunan Dua SMP Negeri Baru, Sekolah Rakyat Siap Dukung Anak Kurang Mampu
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus berupaya memperkuat sektor pendidikan melalui berbagai program prioritas, termasuk rencana pembangunan dua sekolah baru, yakni SMP Negeri 11 dan SMP Negeri 12.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, saat membuka kegiatan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah Dasar Negeri se-Kota Pangkalpinang Tahun 2025 yang berlangsung di Bangka City Hotel, Selasa (21/10/2025).
Dessy menjelaskan, rencana pembangunan dua sekolah tersebut saat ini masih dalam tahap kajian. “Ya, itu sebentar lagi kita kaji. Masuk program prioritas kami dan ini lagi proses kajian, mengingat anggaran kita yang kita tahu sendiri seperti apa. Ini kami sedang on process,” ujarnya.
Selain rencana pembangunan SMP baru, Dessy juga memaparkan progres pendirian Sekolah Rakyat, yang digagas untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mengenyam pendidikan yang layak.
“Sekolah rakyat sudah diusulkan dan kita diminta delapan hektare lahan. Itu juga sudah bersertifikat, tinggal menunggu realisasinya. Mudah-mudahan cepat dan bisa membantu anak-anak kita yang tidak sekolah,” jelasnya.
Sementara itu, menyinggung kondisi sekolah swasta di Pangkalpinang, Dessy menilai secara umum berjalan baik dan bersinergi dengan sekolah negeri. Namun, ia tidak menampik adanya penurunan jumlah siswa di beberapa sekolah swasta.
“Sekolah swasta bagus, berjalan lancar dan mereka bisa bersinergi dengan sekolah-sekolah negeri yang ada di Pangkalpinang. Tapi memang jumlah siswanya ada yang menurun, dan itu jadi PR bagi kami,” terangnya.
Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat turut memengaruhi minat orang tua dalam memilih sekolah. Pemerintah Kota, lanjutnya, akan menindaklanjuti hal ini dengan kajian lebih dalam.
“Mengingat kondisi ekonomi kita tidak baik-baik saja sekarang, jadi itu akan menjadi kajian kami. Mudah-mudahan aspirasi mereka bisa kami tampung dan kita kaji kembali,” pungkas Dessy.
- Penulis: admin


