Polres Basel Sita Mobil Traga dan 3 Ton Pertalite Subsidi di Toboali, Ini Kronologinya
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 25 Okt 2026
- visibility 40
- comment 0 komentar

Polres Basel Sita Mobil Traga dan 3 Ton Pertalite Subsidi di Toboali, Ini Kronologinya
DOORSTOP.ID, TOBOALI — Polres Bangka Selatan (Basel) membongkar praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak bersubsidi jenis pertalite, di Kelurahan Toboali, Sabtu (24/10/2026). Dalam operasi tangkap tangan tersebut, polisi meringkus seorang pria berinisial IS (64) yang diduga kuat bertindak sebagai pengepul.
Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Agus Sugiyarso, mengonfirmasi keberhasilan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Bangka Selatan, dalam menggulung jaringan tersebut.
“Ya kita sudah terima laporannya. Dalam kasus tersebut satu orang berhasil diamankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Agus di Pangkalpinang, Minggu (25/10/2026).
Tim yang dipimpin Kepala Unit Tipidsus, Ipda Peres Prasetya, tidak hanya menahan tersangka IS. Polisi juga menyita ratusan jerigen berisi pertalite siap edar serta satu armada angkutan.
“Barang bukti yang diamankan, 160 jerigen dengan volume keseluruhan kurang lebih 3.040 liter berisi pertalite termasuk satu unit mobil Isuzu Traga warna putih,” terang Agus.
Agus menjelaskan, keberhasilan ini bermula dari komitmen warga setempat yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan. Warga mengendus sebuah rumah di Kelurahan Toboali yang beralih fungsi menjadi gudang penampungan pertalite dalam jumlah tidak wajar.
Merespons aduan masyarakat, Tim Unit II Tipidsus Satreskrim Polres Bangka Selatan langsung meluncur ke lokasi guna menggelar penggerebekan.
“Setiba disana, petugas melakukan pemeriksaan dan menemukan BBM jenis pertalite yang disimpan oleh tersangka kurang lebih 160 jerigen dengan volume keseluruhan 3.040 liter pertalite,” tambahnya.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka IS beserta seluruh barang bukti langsung digelandang ke Mapolres Bangka Selatan. Penyidik saat ini tengah memproses kasus tersebut ke tahap penyidikan lebih lanjut.
Agus juga menegaskan, pihak kepolisian tidak akan menoleransi segala bentuk penyelewengan komoditas bersubsidi yang merugikan hajat hidup orang banyak.
“Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya kami dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi, agar penyalurannya tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak,” tandssnya.
- Penulis: admin


