Pria di Pangkalpinang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Motif Masih Diselidiki
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 15 Apr 2025
- visibility 163
- comment 0 komentar

Pria di Pangkalpinang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Motif Masih Diselidiki
Berita ini disajikan dengan tujuan memberikan informasi berdasarkan fakta yang dihimpun dari sumber terpercaya. Kami tidak bermaksud untuk mengglorifikasi atau mendorong tindakan bunuh diri dalam bentuk apa pun.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan emosional atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan dari keluarga, teman, atau tenaga profesional.
Dukungan kesehatan mental sangat penting, dan ada banyak pihak yang siap membantu. Jangan ragu untuk menghubungi layanan konseling atau lembaga yang menangani kesehatan jiwa di wilayah Anda.
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Warga salah satu perumahan di Kecamatan Gerunggang, Pangkalpinang dibuat geger dengan penemuan seorang pria yang tewas diduga karena gantung diri di dalam rumahnya, Selasa (15/4/2025) siang.
Korban diketahui bernama KA (36), yang bekerja di salah satu lembaga pemerintah provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia pertama kali ditemukan tak bernyawa oleh orang terdekatnya MDA (32), sepulang kerja sekitar pukul 14.15 WIB.
Kapolsek Gerunggang, AKP Edi Purwanto, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi bersama tim Inafis Polresta Pangkalpinang, serta unit Reskrim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Saat kami tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Di TKP kami menemukan barang bukti berupa kain panjang dan kursi yang diduga digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya,” jelas Edi.
Berdasarkan keterangan keluarga terdekat korban, pada pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB, ia berangkat kerja. Sekitar pukul 07.30 WIB, korban sempat mengantar anaknya ke salah satu tempat penitipan anak di Kota Pangkalpinang. Setelah itu, korban berangkat ke kantor dan tiba sekitar pukul 08.00 WIB.
Sementara rekan kerja korban, MT mengatakan, terakhir kali melihat korban sekitar pukul 11.30 WIB di parkiran kantor. Saat itu, korban tampak sedang bermain ponsel sendirian.
AKP Edi menambahkan, hingga kini pihaknya belum dapat memastikan motif di balik aksi tersebut. Namun, pihaknya mencatat bahwa korban kerap terlihat menyendiri dan lebih sering sibuk dengan ponselnya.
“Motif pasti masih kami dalami. Namun dari keterangan saksi-saksi, korban dikenal tertutup dan sering menghabiskan waktu sendiri,” ujarnya.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Wara untuk proses lebih lanjut. Namun, pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi, dan telah menandatangani surat pernyataan resmi.
“Kami masih melanjutkan penyelidikan dan mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi demi menjaga privasi keluarga korban,” pungkasnya.
- Penulis: admin


