PT Timah Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Program Inklusif
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 3 Des 2024
- visibility 81
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Sebagai bagian dari holding Industri Pertambangan MIND ID, PT Timah terus menunjukkan komitmen tinggi terhadap nilai keragaman dan inklusivitas. Perusahaan tambang timah nasional ini menciptakan lingkungan kerja yang mendukung berbagai kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Melalui beragam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL), PT Timah berperan aktif dalam pemberdayaan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.
Program-program ini menjangkau berbagai aspek, mulai dari pendidikan hingga ekonomi, serta memberikan bantuan berupa peralatan seperti kursi roda untuk kebutuhan khusus.
Di sektor pendidikan, PT Timah telah lama bekerja sama dengan Yayasan YPAC Pangkalpinang, sebuah sekolah formal untuk penyandang disabilitas. Selain mendukung operasional sekolah, perusahaan juga rutin mengadakan kegiatan yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan kemandirian siswa.
Salah satu inisiatifnya adalah workshop bertajuk “Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus Menjadi Manusia Mandiri dan Bermanfaat”, yang sukses digelar di Pangkalpinang dan Belitung Timur bersama Konsultan Rumah Indira Pengembangan Potensi Manusia.
PT Timah juga menjalankan Sekolah Difabel Entrepreneur bekerja sama dengan SLB Negeri Mentok, Bangka Barat.
Di mana, dalam program ini pelajar SLB dilatih membatik dan memproduksi minuman, dengan pendampingan dari guru serta tenaga profesional. Untuk mendukung program tersebut, PT Timah menyediakan peralatan seperti cap batik, frame kain, blender, alat pemeras jeruk, dan lainnya.
Kepala SLB Negeri Mentok, Arief Jananto, menyampaikan bahwa inisiatif ini memberikan dampak signifikan terhadap para siswa.
“Kami melatih para siswa untuk membatik dan membuat usaha minuman. Dengan pelatihan ini, variasi motif batik yang dihasilkan pelajar semakin bertambah, termasuk motif tari Melayu, Wisma Ranggam, hingga motif logo Timah,” ujarnya.
Menurut Arief, program ini membantu siswa menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Hal ini terbukti dari belasan siswa yang belajar membatik, kini memiliki keterampilan baru.
“Kami berharap kolaborasi dengan PT Timah terus berlanjut, bahkan menjangkau aspek keterampilan lainnya,” tambahnya.
Department Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, menjelaskan bahwa perusahaan berkomitmen memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok disabilitas.
“PT Timah terus mengambil peran dalam membantu penyandang disabilitas mendapatkan akses pendidikan, ekonomi, dan perlindungan sosial. Kami berkomitmen menunjukkan kepedulian kepada mereka melalui program-program tanggung jawab sosial,” ujar Anggi.
Keberlanjutan program ini menjadi bukti nyata bahwa PT Timah tidak hanya berfokus pada aktivitas bisnis, tetapi juga menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, untuk membangun kemandirian dan masa depan yang lebih cerah.
Sumber: www.timah.com
- Penulis: admin


