PT Timah Dukung Pesta Adat Dodol Bergema di Penyampak, Wujudkan Semangat Gotong Royong
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 10 Feb 2025
- visibility 86
- comment 0 komentar

PT Timah Dukung Pesta Adat Dodol Bergema di Penyampak, Wujudkan Semangat Gotong Royong
DOORSTOP.ID, BANGKA BARAT — Untuk mendukung pelestarian tradisi masyarakat dan agenda pariwisata di Kabupaten Bangka Barat, PT Timah menyerahkan bantuan untuk menyukseskan Pesta Adat ‘Dodol Bergema’ di Desa Penyampak, Kabupaten Bangka Barat.
Pesta adat ini telah menjadi agenda tahunan yang digelar masyarakat Desa Penyampak, yang diawali dengan kegiatan membuat atau ’mengijuk’ dodol bersama yang dilaksanakan di lapangan luas.
Selanjutnya, dodol yang telah dibuat secara bersama ini, dihidangkan untuk para tamu-tamu undangan yang datang dalam puncak acara, yang dilaksanakan pada Minggu (9/2/2025) kemarin.
”Pesta Adat Dodol Bergema”, merupakan tradisi yang dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur masyarakat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah memberikan hasil panen dan rezeki yang melimpah selama ini.
Warga Desa Penyampak, Apin, salah satu peserta acara ini menyampaikan, bahwa kegiatan Dodol Bergema dapat diartikan sebagai semangat gotong royong, bergerak maju bersama-sama.
“Bergema lebih diartikan Bergerak Maju, masyarakat Penyampak kompak bersama membangun desa, salah satunya kekompakan kami diwujudkan dengan kompak membuat atau ngijuk dodol bersama. Semangat gotong-royong serta sebagai penyambung tali silahturahmi antar sesama masyarakat, baik warga Penyampak maupun masyarakat dari luar desa,” ungkap Apin.
Sementara itu, Kepala Desa Penyampak, Doni, dalam sambutannya membuka acara tersebut mengatakan, kegiatan tradisi Dodol Bergema ini dapat terlaksana berkat adanya kerja keras masyarakat, serta dukungan semua pihak dan pihak sponsor.
“Pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat desa Penyampak, yang sudah mendukung terlaksananya acara ini, kepada PT Timah, PT THEP, PT Sawindo Kencana, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat terutama Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka Barat. Semoga event –event ini akan terus dilestarikan,” tutur Doni.
Di kesempatan tersebut, salah satu tokoh masyarakat Tempilang, Yus Derahman yang juga turut menghadiri kegiatan itu menyampaikan, bahwa pelestarian adat wajib didukung oleh semua pihak. Di mana menurutnya, pelestarian adat menjadi sarana promosi daerah dan UMKM khas masyarakat setempat.
“Pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda, anggota Dewan, BUMN, BUMD wajib mendukung kegiatan ini. Selain melestarikan tradisi, ini adalah ajang promosi daerah kita, sekaligus memperkenalkan dodol khas daerah,” tuturnya.
Dirinya juga mengapresiasi PT Timah yang kerap mendukung pelestarian adat dan budaya di kecamatan Tempilang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Timah, salah satu BUMN yang selalu hadir membantu perayaan adat tradisi di Tempilang. Selain itu, PT Timah juga mendukung Perang Ketupat,” tutupnya.
Sumber: www.timah.com
- Penulis: admin


