PT Timah Optimis Capai Target Produksi 21,5 Ribu Ton di 2025 Lewat Penguatan Fundamental
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 19 Okt 2025
- visibility 117
- comment 0 komentar

PT Timah Optimis Capai Target Produksi 21,5 Ribu Ton di 2025 Lewat Penguatan Fundamental
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — PT Timah Tbk (TINS) menetapkan target produksi bijih timah dan logam timah sebesar 21,5 ribu ton dan penjualan 19,06 ribu metrik ton hingga akhir tahun 2025.
Direktur Keuangan dan Manajemen PT Timah Tbk, Fina Eliani, menyatakan keyakinannya dalam mencapai target tersebut melalui penguatan fundamental perusahaan.
“Kami optimis dengan penguatan fundamental dan dukungan penuh dari Pemerintah, kami dapat mencapai target tersebut,” ungkap Fina dalam Public Expose TINS, Rabu (15/10/2025) lalu.
Fina mengungkapkan beberapa strategi peningkatan operasi dan produksi yang akan dilakukan, antara lain peningkatan sumber daya dan cadangan timah secara organik dan anorganik, optimalisasi penambangan dan pengolahan timah primer.
Perusahaan juga akan melakukan perbaikan tata kelola kemitraan penambangan, optimalisasi produksi melalui percepatan pembukaan lokasi baru, pengembangan monasite-REE, peningkatan pendapatan konsolidasi (peningkatan kinerja anak usaha), serta peningkatan volume produksi dan penjualan tin solder, tin chemical, nikel, batu bara, dan pasir kuarsa.
Hingga kuartal III-2025, produksi bijih timah tercatat 15,2 ribu ton, mengalami penurunan 20 persen secara year-on-year (yoy), produksi logam timah sebesar 14,4 ribu ton, turun 25 persen (yoy), sementara penjualan logam timah sebesar 13,4 ribu metrik ton, turun 29 persen.
Dari sisi kinerja keuangan, pada semester I-2025, pendapatan TINS mencapai Rp4,22 triliun, turun 19 persen yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp5,21 triliun.
EBITDA tercatat Rp838 miliar, turun 31 persen yoy dari Rp1,21 triliun pada semester I-2024. Sementara laba bersih perusahaan pada semester I-2025 mencapai Rp300 miliar, juga turun 31 persen yoy dari Rp434 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Total aset perusahaan per Juni 2025 tercatat sebesar Rp12,33 triliun, turun 7 persen yoy dibandingkan Rp13,25 triliun pada tahun sebelumnya.
Liabilitas (kewajiban) turun signifikan sebesar 22 persen yoy menjadi Rp5,03 triliun, dari sebelumnya Rp6,48 triliun. Ekuitas meningkat 8 persen yoy menjadi Rp7,29 triliun, menunjukkan posisi modal yang lebih kuat meskipun kinerja pendapatan dan produksi menurun.
- Penulis: admin


