PT Timah Salurkan Bantuan Paket Sembako bagi Warga Terdampak Banjir di Desa Lumut
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 14 Feb 2025
- visibility 66
- comment 0 komentar

PT Timah Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Lumut
DOORSTOP.ID, BANGKA — PT Timah menyerahkan bantuan paket sembako bagi warga yang terdampak banjir di Desa Lumut, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.
Bantuan paket sembako ini diserahkan secara simbolis oleh Pengawas Tambang Lumut, Suhendi, didampingi AVP Sekretariat Area Bangka Utara, Anjar di Dermaga Mantung, Kabupaten Bangka Utara, kepada Kepala Desa Lumut, Frenky Rickyanto Liong di sela-sela semarak apel Gernas K3 di Area Bangka Utara, Rabu (5/2/2025).
Curah hujan yang tinggi mengakibatkan air sungai meluap sejak pagi, menyebabkan banjir hingga satu meter lebih dan membuat kegiatan sehari-hari warga terhenti.
Kepala Desa Lumut, Frenky Rickyanto Liong, menyampaikan apresiasinya dan berterima kasih kepada PT Timah yang peduli dengan warganya yang terkena dampak langsung banjir.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT Timah yang tanggap dan peduli kepada warga kami yang terkena dampak banjir,” ujarnya.
Bantuan sembako yang disalurkan hari ini, lanjut Frenky, diharapkan dapat membantu meringankan warga mereka yang terdampak banjir.
“Curah hujan yang tinggi menyebabkan air sungai meluap sekitar 50 centimeter hingga 1 meter, mengakibatkan terhentinya aktivitas warga. Bantuan sembako ini semoga meringankan warga kami yang terdampak langsung banjir ini,” katanya.
“Selain bantuan sembako kami juga sudah mengajukan permohonan kepada PT Timah agar dibantu memperbaiki tanggul yang jebol, kami berharap dukungan untuk antisipasi mengatasi banjir tersebut,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua RT Dusun 1 KD Belinyu, Subagyo juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT Timah yang telah memberikan bantuan sembako.
Diungkapkannya, tanggul sungai yang jebol diakibatkan curah hujan yang tinggi, dampak banjir juga cukup parah, serta mengakibatkan banyaknya peralatan elektronik rumah tangga yang rusak.
“Dampak yang terjadi lumayan parah, warga tidak bisa melakukan aktivitas di dalam rumah seperti memasak. Sofa basah, kasur basah, dan kulkas mati kena air tidak bisa diselamatkan,” jelasnya.
Hal senada juga diungkapkan Kepala Dusun Parit Kelapa, Ulfa, yang menjelaskan, arus air yang deras membuat warga menjadi panik, lalu mereka mencari tempat berlindung yang tinggi.
Ia berharap, PT Timah merealisasikan permohonan bantuan yang diajukan yakni untuk perbaikan tanggul irigasi di dusunnya, sehingga mampu menahan air dan tidak mengalir ke permukiman warga.
“Semoga permohonan kami bisa segera direalisasikan dan warga kembali bisa beraktivitas seperti biasa. Kami doakan PT Timah tetap jaya, bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Sumber: www.timah.com
- Penulis: admin


