PT Timah Setujui Kadar Sn 70 Seharga Rp 300 Ribu dan Bubarkan Satgas Nanggala
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 6 Okt 2025
- visibility 120
- comment 0 komentar

PT Timah Setujui Kadar Sn 70 Seharga Rp 300 Ribu dan Bubarkan Satgas Nanggala
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Aksi unjuk rasa ribuan penambang rakyat di Kantor Pusat PT Timah Tbk, Pangkalpinang, Senin (6/10/2025), menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang disambut sorak kemenangan oleh massa aksi.
Salah satu koordinator aksi, Batara, menyampaikan bahwa hasil audiensi menjadi tonggak baru perjuangan penambang rakyat di Bangka Belitung.
“Sekarang Bangka Belitung ini bukan lagi milik korporasi, tapi milik rakyat yang berdaulat,” ujar Batara, usai keluar dari pertemuan dengan manajemen PT Timah.
Ia menjelaskan, pihak PT Timah akhirnya menyetujui pembelian timah rakyat dengan kadar Sn 70 seharga Rp300 ribu per kilogram, nilai yang disebut lebih tinggi dibandingkan harga di tingkat smelter.
“PT Timah sudah menyerah. Mereka beli dengan kadar timah per Sn 70 Rp300 ribu kepada masyarakat. Lebih tinggi daripada harga smelter. Dan PT Timah menyerah,” lanjutnya disambut tepuk tangan dan sorak sorai massa.
Tak hanya itu, Batara juga menyebut PT Timah telah membubarkan Satgas Nanggala, satuan tugas yang selama ini dianggap menghambat aktivitas tambang rakyat.
“Dia (PT Timah, red) sudah membubarkan Satgas Nanggala yang mengganggu masyarakat selama ini,” tegas Batara.
“Dan yang terakhir, kawan-kawan, rakyat Bangka Belitung bebas menambang di dalam IUP PT Timah,” sambungnya lantang disambut yel-yel massa demo.

Sebelumnya, aksi demo yang semula berlangsung tertib di tengah penjagaan ketat aparat gabungan itu sempat terjadi kericuhan. Sejumlah insiden terjadi seperti penembakan gas air mata pembubaran massa, aksi dorong-dorongan dengan aparat keamanan, hingga pengrusakan fasilitas kantor pusat PT Timah itu.
Setelah dilakukan pertemuan dan audiensi antara perwakilan penambang rakyat dan Direksi PT Timah, yang kemudian menghasilkan sejumlah kesepakatan penting tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Kantor PT Timah terpantau berangsur kondusif. Massa aksi secara bertahap membubarkan diri usai mendengarkan hasil audiensi.
- Penulis: admin


