Resmikan Gedung Geriatri RSUD Depati Hamzah, Wali Kota Pangkalpinang Targetkan Angka Harapan Hidup Lansia Meningkat
- account_circle admin
- calendar_month Sab, 5 Sep 2026
- visibility 102
- comment 0 komentar

Resmikan Gedung Geriatri RSUD Depati Hamzah, Wali Kota Pangkalpinang Targetkan Angka Harapan Hidup Lansia Meningkat
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang resmi mengoperasikan Gedung Geriatri di RSUD Depati Hamzah pada Sabtu pagi (5/9/2026). Fasilitas baru ini hadir sebagai unit pelayanan khusus yang dirancang untuk memanjakan para lanjut usia (lansia) warga Pangkalpinang tanpa perlu mengantre lama.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin Masyarif, menyatakan bahwa unit geriatri ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk mendongkrak angka harapan hidup masyarakat yang saat ini berada di kisaran 72 hingga 75 tahun. Melalui layanan terintegrasi, ia ingin para lansia merasa lebih nyaman, bahagia, dan diperhatikan seperti di rumah sendiri.
“Tujuan akhir daripada pendirian geriatri ini adalah bagaimana kita meningkatkan harapan hidup masyarakat Kota Pangkalpinang yang hari ini berada di kisaran 72 sampai 75 tahun,” ujar Saparudin dalam sambutannya dalam acara peresmian tersebut.
Di kesempatan itu, Saparudin membagikan cerita yang menginspirasi dirinya dan Wakil Wali Kota untuk membangun fasilitas ini. Ia berkaca pada sebuah kawasan di Australia yang menjadi wilayah favorit para lansia karena sistem pelayanan kesehatannya yang sangat ramah orang tua.
“Jadi para lansia tuh senang kalau tinggal di daerah itu. Kenapa? Karena para lansianya dilayani dengan baik oleh pemerintahnya. Jadi kalau ada lansia, ada dokter yang secara rutin memeriksanya. Bisa datang ke rumah atau pasien itu datang ke unit pelayanan lansia,” kenangnya.
Impian itulah yang kini ia bawa ke Pangkalpinang. Agar pelayanan berjalan maksimal, Saparudin langsung menginstruksikan Direktur RSUD Depati Hamzah, dr. Thamrin, untuk segera menyusun basis data medis (database medical record) yang akurat bagi seluruh lansia. Dengan data tersebut, riwayat penyakit seperti darah tinggi atau diabetes dapat terpantau berkala, baik lewat Puskesmas maupun unit geriatri.
Gedung Geriatri ini tidak hanya menyediakan penanganan medis dan fisioterapi, tetapi juga menyediakan ruang sosial agar para pasien tidak bosan. Saparudin meminta pihak rumah sakit menyediakan fasilitas hiburan seperti musik, televisi, hingga ruang berkumpul.
“Lansia ini, suka ngobrol cerita-cerita masa lalu. Ya, reuni dia. Ya, jadi kita harapkan nanti tempat lansia ini bisa jadi tempat reuni, para orang tua nanti dia ketemu sama kawannya, ngobrol berkisah ya,” kata dia.
Ke depan, Saparudin mengungkapkan bahwa pihaknya juga berencana menyiapkan mobil khusus layanan geriatri untuk sistem jemput bola (mobile service). Layanan ini akan mendatangi rumah-rumah lansia secara rutin atau berdasarkan panggilan darurat. Jika kondisi pasien membutuhkan penanganan serius, armada tersebut akan langsung mengevakuasi pasien ke Unit Gawat Darurat (UGD).
Lebih lanjut, Saparudin mengajak seluruh masyarakat lansia untuk tidak ragu memeriksakan kesehatan mereka di unit baru ini demi mendeteksi penyakit sejak dini. Ia juga memuji peningkatan kualitas RSUD Depati Hamzah sekaligus mengingatkan para tenaga medis untuk selalu mengedepankan pendekatan yang ramah dan penuh senyuman.
“Sehingga masyarakat, kalau Pak Dokternya senyum terus, Ibu Dokternya senyum terus waktu memeriksa pasien, belum di obat milang pacak sembuh (belum diobati pun sudah bisa sembuh). Baru datang, baru nengok dokter, lah langsung sembuh,” kelakarnya.
Proyek strategis ini berhasil rampung berkat sinergi yang kuat antarinstansi. Saparudin secara khusus menyampaikan apresiasi mendalam kepada DPRD Kota Pangkalpinang yang telah memberikan lampu hijau bagi penganggaran gedung ini, serta dukungan penuh dari jajaran Forkopimda, kepolisian, dan berbagai pihak terkait lainnya.
- Penulis: admin


