Sasar Pusat Ekonomi, DLH Pangkalpinang Turunkan 200 Personel Bersihkan Pasar Ratu Tunggal
- account_circle admin
- calendar_month Sab, 20 Sep 2025
- visibility 105
- comment 0 komentar

Sasar Pusat Ekonomi, DLH Pangkalpinang Turunkan 200 Personel Bersihkan Pasar Ratu Tunggal
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang menurunkan sekitar 200 personel dalam aksi gotong royong membersihkan kawasan Pasar Ratu Tunggal, Sabtu pagi (20/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian World Cleanup Day (WCD) 2025 bertema Menuju Indonesia Bersih.
Kepala DLH Kota Pangkalpinang, Bartholomeus Suharto, menegaskan pemilihan pasar sebagai lokasi utama bukan tanpa alasan. Menurutnya, pasar merupakan pusat ekonomi dengan volume sampah yang tinggi dan membutuhkan perhatian lebih.
“Pasar ini milik kita bersama. Kalau bersih, masyarakat nyaman berbelanja dan para pedagang pun lebih tenang bekerja. Pemerintah hadir, tetapi masyarakat juga harus punya kesadaran menjaga kebersihan lingkungannya,” ujar Suharto kepada wartawan.
Selain melibatkan petugas DLH, kegiatan gotong royong ini juga didukung unsur kelurahan Pasar Padi dan Pasir Putih, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Satpol PP, hingga Damkar.

Disebutkan Suharto, pihaknya menurunkan lima armada pengangkut sampah untuk mempercepat pembersihan dan tetap menargetkan pengangkutan sampah dalam jumlah besar.
“Kalau tidak hujan, target kita bisa sampai 10 ton. Namun karena kondisi cuaca, capaian hari ini akan kita sesuaikan dengan situasi lapangan,” jelasnya.
Lebih jauh, Suharto juga menekankan bahwa World Cleanup Day berlangsung hingga 15 Oktober 2025. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kelurahan, kecamatan, lembaga pendidikan, kelompok agama, hingga komunitas masyarakat untuk ikut serta melakukan aksi kebersihan tambahan.
“Hasil kegiatan bisa ditimbang, difoto, dan dilaporkan melalui link yang sudah kami bagikan. Dengan begitu, kita dapat mengetahui total volume sampah yang berhasil dikumpulkan selama WCD. Ini penting agar gerakan bersih-bersih ini benar-benar berdampak nyata,” pungkasnya.
- Penulis: admin


