PWI Basel Terbitkan Buku “Goresan Tinta Pelajar”, Bukti Nyata Gerakan Literasi
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 11 Des 2024
- visibility 82
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID, TOBOALI — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong gerakan literasi. Melalui program Kelas Literasi Jurnalistik dan PWI Goes to School, PWI Basel berhasil membukukan tulisan karya 13 pelajar dari berbagai sekolah di Bangka Selatan.
Buku bertajuk “Goresan Tinta Pelajar” ini merupakan karya kedua dari komunitas literasi pelajar binaan PWI Basel, setelah sebelumnya sukses menerbitkan buku kumpulan cerpen berjudul “Ayah, Aku Rindu” karya Khoiriah Apriza.
“Alhamdulillah, ini adalah output dan outcome dari program Kelas Literasi PWI Basel. Buku ini berisi kumpulan cerpen serta esai para pelajar yang mengangkat tema pendidikan dan kearifan lokal,” ujar Ketua PWI Basel, Dedy Irawan, saat menyerahkan buku tersebut ke Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Selasa (10/12/2024).
Menurut Dedy, buku ini juga menjadi bagian dari upaya pihaknya dalam menambah koleksi literatur karya penulis lokal. “Ide dan gagasan para penulis muda di Basel kami rangkum dalam buku ini, sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap literasi daerah,” tambahnya.
Terpisah, Sekretaris PWI Basel, Nopranda Putra, menegaskan pentingnya gerakan literasi sebagai langkah strategis meningkatkan indeks literasi dan indeks pembangunan manusia (IPM) di Bangka Selatan.
“Gerakan literasi adalah program unggulan kami. Dengan meningkatkan budaya membaca dan menulis, kami berharap bisa mencerdaskan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan IPM,” kata Putra.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung penerbitan buku ini, termasuk Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta sejumlah tokoh literasi lokal seperti Ketua GPMB dan Ketua LAM Basel.
“Terima kasih kepada Mas Agustian Deny Ardiansyah dan Ummi Sulis yang turut mengedit buku ini. Kami berharap kehadiran buku ini mampu memberi warna baru bagi dunia literasi di Bangka Selatan,” pungkasnya.
Buku “Goresan Tinta Pelajar” kini resmi menjadi koleksi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Bangka Selatan, serta diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berkarya dan turut berkontribusi melalui tulisan.
- Penulis: admin


