SD Al Azhar 71 Pangkalpinang Jadi Contoh bagi Sekolah Negeri dalam Penerapan Program P5
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 27 Mei 2025
- visibility 326
- comment 0 komentar

SD Al Azhar 71 Pangkalpinang Jadi Contoh bagi Sekolah Negeri dalam Penerapan Program P5
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Dalam acara selebrasi P5/P3MA yang berlangsung di Gedung Graha Asih ISB Atma Luhur, Selasa (27/5/2025), Asisten Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Subekti, memuji SD Al Azhar 71 Pangkalpinang atas keberhasilan mereka dalam menerapkan program Proyek Penguatan Profil Murid Al Azhar atau P3MA, yang serupa dengan Program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pemerintah.
“Yang jelas ini program pemerintah untuk P5-nya, tapi ternyata yayasan Al Azhar ini sudah menerapkan P3MA sejak berdiri 73 tahun yang lalu, sama persis dengan P5, program pemerintah kita yang menempatkan seorang murid bukan sebagai objek tetapi sebagai subjek,” ujar Subekti kepada wartawan.
Subekti juga menyoroti perbedaan signifikan antara SD Al-Azhar dan sekolah negeri dalam hal anggaran. “Sekolah Negeri juga sama, kita kan memang program P5 itu untuk membentuk karakter anak-anak didik kita seperti ini, tapi kan kita terkendala itu tadi, anggaran pemerintah sangat terbatas,” ungkapnya.
Meskipun, lanjut dia, biaya SPP di SD Al-Azhar mencapai hampir Rp 1 juta per bulan, hasilnya luar biasa. Sekolah ini memiliki 20 macam ekstra kulikuler yang dapat dipilih oleh siswa, menjadikan mereka individu yang hebat dan kreatif.
Ia juga menyebutkan, bahwa kehadirannya bukanlah untuk pertama kalinya, sebagai bentuk penghargaan pemerintah atas kontribusi lembaga tersebut di dunia pendidikan di kota berjuluk pangkal kemenangan ini.
“Alhamdulillah, saya sudah dua kali hadir di sini, selalu hadir. Ini bentuk apresiasi kita, bentuk penghargaan kita kepada mereka. Dan ini salah satunya sekolah swasta yang luar biasa sejak Al-Azhar berdiri. Dan pasarnya tentu beda, ini untuk kalangan menengah ke atas,” tutur Subekti.
Ia juga berharap, bahwa keberhasilan SD Al-Azhar dapat menjadi contoh bagi sekolah negeri.
“Paling tidak ini menjadi barometer bagi anak-anak didik kita yang di sekolah negeri, paling tidak bisa belajar, bisa berani, bisa kreatif, bisa aktif, bisa komunikatif seperti anak-anak yang di Al Azhar,” tandasnya.
Sebagai informasi, P3MA adalah program pendidikan yang dikembangkan oleh Yayasan Pondok Pesantren Islam Al Azhar (YPI Al Azhar) untuk memperkuat profil siswa, baik dari segi akademik, kepribadian, maupun keterampilan.
P3MA bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa agar sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang unggul dan berkarakter.
P3MA mencakup berbagai kegiatan, seperti membuat makanan tradisional, berkreasi dengan teknologi, dan kegiatan lainnya yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan siswa.
Contoh kegiatan P3MA meliputi membuat makanan tradisional dari beras ketan, “Jelajah Makanan Nusantara”, dan kegiatan lainnya yang dirancang untuk memperluas pengetahuan siswa tentang berbagai hal.
P3MA diharapkan dapat memberikan manfaat seperti meningkatkan pengetahuan siswa tentang budaya, sejarah, dan keterampilan, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif.
P3MA juga dapat mendukung implementasi kurikulum merdeka, khususnya pada kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
- Penulis: admin


