Seminar Pendidikan Hadapi Tantangan Sosial dan Politik, Pj Wali Kota: Guru Adalah Pilar Masa Depan Bangsa
- account_circle
- calendar_month Sen, 18 Nov 2024
- visibility 73
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Sebanyak 170 guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA sederajat di kota Pangkalpinang, mengikuti Seminar Pendidikan bertema ‘Pendidikan di Tengah Arus Perubahan Sosial Politik: Tantangan Kebangsaan Menuju Indonesia Maju 2024’, pada Senin (18/11/2024).
Seminar yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Guru Nasional (HGN) ini, berlangsung di ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang dan dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama.
Dalam sambutannya, Budi mengatakan, seminar pendidikan ini diharapkan akan dapat meningkatkan kompetensi para guru, sebagai pilar masa depan bangsa.
“Guru bukan sekadar pendidik, tetapi juga pilar yang menopang masa depan bangsa. Dalam era perubahan sosial dan politik yang cepat, peran guru semakin krusial untuk membangun generasi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan kebangsaan,” ujar Budi dalam sambutannya.
Seminar ini menghadirkan narasumber utama yakni Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB), Prof. Dr. Ibrahim, yang menyampaikan pandangannya tentang pentingnya peran tenaga pendidik dalam menciptakan Indonesia yang lebih maju.
“Guru tidak hanya harus adaptif terhadap perubahan, tetapi juga proaktif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan integritas pada generasi muda,” tegas Prof. Ibrahim.
Selain itu, seminar ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Erwandi, serta Ketua PGRI Kota Pangkalpinang, Eko Heri Priyanto, beserta jajarannya. Mereka turut menyampaikan dukungan terhadap upaya peningkatan kompetensi guru.
“Kami berharap seminar ini mampu memotivasi para guru untuk terus belajar dan berinovasi demi pendidikan yang lebih berkualitas. Pendidikan adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dan sejahtera,” ujar Erwandi.
Diungkapkannya, bahwa seminar ini juga menjadi ajang refleksi sekaligus apresiasi terhadap perjuangan guru dalam membimbing generasi muda.
“Dengan semangat Hari Guru Nasional, semoga seminar ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para peserta, tetapi juga menegaskan komitmen kita dalam meningkatkan mutu pendidikan di tengah arus perubahan zaman,” tuturnya.
Sementara itu, Eko Heri Priyanto menambahkan, bahwa PGRI kota Pangkalpinang berkomitmen untuk senantiasa membantu program pemerintah yang mencanangkan kurikulum merdeka meski dalam segala problematikanya.
“Bapak ibu, kita semua sudah paham bagaimana kurikulum merdeka akan tetapi perlu ditingkatkan lagi kompetensinya,” ujar Eko.
“Sekarang kita ini menterinya baru, diharapkan ada perubahan ke arah yang lebih baik,” imbuhnya.
Dijelaskannya, sebelum kegiatan seminar ini pihaknya juga telah melakukan berbagai macam kegiatan, seperti pelatihan IT, perlindungan guru, coaching kepala sekolah, pelatihan mengelola komunitas belajar, dan lain sebagainya.
“Untuk itu melalui seminar ini akan menambah wawasan bapak ibu sekalian di era globalisasi saat ini dengan tantangan yang semakin kompleks,” tandasnya.
Sebagai informasi, untuk memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional (HGN), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah meluncurkan bulan November sebagai Bulan Guru Nasional.
Selama bulan November ini, berbagai kegiatan dan acara akan dilaksanakan di seluruh Indonesia.
- Penulis:


