Sepasang Kekasih di Basel Nekat Minum Racun, Satu Tewas, Satu Kritis
- account_circle admin
- calendar_month Sab, 27 Sep 2025
- visibility 216
- comment 0 komentar

Ilustrasi (foto: Google)
Sepasang Kekasih di Basel Nekat Minum Racun, Satu Tewas, Satu Kritis
DOORSTOP.ID, BANGKA SELATAN — Aksi percobaan bunuh diri sepasang kekasih menggemparkan warga Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan. Peristiwa itu terjadi di area perkebunan kelapa sawit milik PT BSSP, Desa Bangka Kota, Kamis (25/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kedua korban diketahui bernama Iwan Satrio (28), warga asal Lahat yang berdomisili di mess perusahaan, serta Lusi (21), warga Desa Bangka Kota, Simpang Rimba. Keduanya nekat menenggak racun rumput setelah terlibat persoalan asmara.
Menurut keterangan saksi, Ari Susanti, kejadian bermula ketika Iwan menuduh Lusi memiliki hubungan dengan seorang pria bernama Deny. Meski Lusi sudah membantah, Iwan tetap tidak percaya. Bahkan, setelah Lusi menelepon Deny langsung untuk membuktikan dirinya tidak memiliki hubungan apa pun, Iwan tetap curiga.
Di tengah adu argumen itu, Lusi menantang Iwan dengan mengatakan, “Pun ka dak pecaye ku minom racun (kalau tidak percaya, aku minum racun),” lalu Lusi langsung menenggak cairan beracun tersebut. Melihat kekasihnya terjatuh, Iwan ikut meminum racun yang sama.
Tak lama setelah itu, Lusi masih sempat menghubungi Ari Susanti untuk meminta pertolongan. Ari bersama suaminya kemudian membawa kedua korban menuju Puskesmas Simpang Rimba. Namun, karena keterbatasan fasilitas medis, keduanya dirujuk ke RS Primaya Bhakti Wara Pangkalpinang.
“Kondisi mereka saat itu sudah tidak sadarkan diri. Iwan sempat muntah-muntah, sementara Lusi meminta tolong agar segera dibawa ke puskesmas,” kata Ari saat dimintai keterangan.
Sayangnya, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil bagi Iwan. Pada Jumat (26/9/2025) pukul 03.00 WIB, Iwan dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, Lusi hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RS Primaya Bhakti Wara Pangkalpinang.
- Penulis: admin


