Susunan “Kabinet Persatuan” PWI Pusat 2025–2030 Diumumkan, Akhmad Munir: Wartawan Harus Junjung Tinggi KEJ
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 16 Sep 2025
- visibility 67
- comment 0 komentar

Susunan “Kabinet Persatuan” PWI Pusat 2025–2030 Diumumkan, Akhmad Munir: Wartawan Harus Junjung Tinggi KEJ
DOORSTOP.ID, JAKARTA — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir (Cak Munir), resmi mengumumkan susunan lengkap pengurus PWI Pusat masa bakti 2025–2030, pada rapat koordinasi, yang berlangsung di Hall Dewan Pers, Senin (15/9/2025).
Cak Munir yang didampingi Ketua Dewan Kehormatan, Atal S Depari itu, menyebut kepengurusan kali ini sebagai kabinet persatuan, yang diharapkan solid dan kompak untuk mengawal peran pers di tengah disrupsi media.
“Wartawan harus teguh menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Oleh karenanya, pengurus PWI akan hadir mendampingi seluruh anggota agar menjaga komitmen tersebut,” tegas Cak Munir.
“Dengan kepengurusan ini, diharapkan PWI dapat turut membangun ekosistem pers nasional yang sehat, menghadirkan wartawan kompeten, serta menyajikan informasi akurat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Cak Munir menganalogikan informasi yang dihasilkan wartawan, sebagai “makanan bergizi” bagi publik.
Menurutnya, dengan informasi yang sehat, masyarakat akan lebih kuat dan cerdas, dibandingkan bila terus-menerus disuguhi hoaks dan disinformasi.
Tokoh Pers Nasional Duduki Struktur Strategis
Cak Munir, wartawan senior sekaligus Direktur Utama LKBN ANTARA, ini akan didampingi oleh Atal S. Depari sosok wartawan senior yang juga mantan Ketum PWI Pusat masa bakti 2019-2023.
Lalu Zulmansyah Sekedang, mantan Ketua Umum PWI versi KLB yang merupakan mantan Ketua PWI Riau dua periode menjabat sebagai Sekretaris Jenderal.
Posisi Bendahara Umum dipercayakan kepada Marthen Selamet Susanto, Pemimpin Redaksi Koran Jakarta. Adapun Zulkifli Gani Ottoh, mantan Ketua PWI Bidang Organisasi kembali didaulat di posisi yang sama.
Dewan Penasihat PWI Pusat akan dipimpin oleh Suryopratomo, mantan Pemimpin Redaksi Kompas dan Metro TV yang kini menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Singapura.
Sementara itu, Ilham Bintang, pendiri Cek & Ricek dan pelopor jurnalisme infotainment serta mantan Ketua Dewan Kehormatan PWI, menempati posisi Wakil Ketua Dewan Penasihat.
Posisi Sekretaris Dewan Penasihat diisi oleh Sasongko Tedjo, mantan Pemred Suara Merdeka, yang juga mantan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat.
Jajaran anggota Dewan Penasihat terdiri dari tokoh-tokoh besar dengan latar belakang dan keahlian yang beragam. Hadir Karni Ilyas, jurnalis senior sekaligus pendiri Indonesia Lawyers Club.
Tribuana Said, putra pendiri Harian Waspada Ani Idrus dan pendiri LPDS. Nama besar lain yang bergabung adalah Dahlan Iskan, pendiri Jawa Pos Group yang juga pernah menjabat sebagai Dirut PLN dan Menteri BUMN.
Kehadiran jurnalis perempuan senior juga mewarnai Dewan Penasihat melalui Retno Pinasti, Pemimpin Redaksi SCTV dan Indosiar.
Kemal Effendi Gani, Pemimpin Umum dan Pemred Majalah SWA. Asro Kamal Rokan, mantan Pemred Republika yang, kini menjabat Presiden ISWAMI.
Struktur ini juga diperkuat oleh Agung Dharmajaya, Wakil Ketua Dewan Pers yang dikenal sebagai pakar regulasi media dan penyiaran.
Sementara itu, Iman Brotoseno, Dirut TVRI sekaligus sutradara film, menambah warna dengan latar belakang pengurus PWI. Lalu ada Hendrasmo, Dirut RRI sekaligus doktor Ilmu Politik yang sebelumnya pernah berkarier di BBC.
Sementara itu, Dewan Pakar dipimpin oleh Dhimam Abror, mantan Pemred Jawa Pos dan Bola, bersama Nurjaman Mochtar mantan pemred ANTV, sebagai Sekretaris.
Hadir pula jurnalis muda seperti Alfito Deannova Pemred Detik.com mengisi posisi anggota Dewan Pakar serta Aiman Witjaksono sebagai Wakil Ketua Departemen Hukum & HAM.
Dengan struktur yang solid dan representatif ini, PWI Pusat periode 2025–2030 diharapkan mampu menjadi jangkar stabilitas sekaligus motor inovasi dalam dunia pers nasional.
Sinergi antara pengalaman panjang, keahlian khusus, serta semangat pembaruan menjadi fondasi utama dalam menjalankan amanah organisasi, demi terciptanya ekosistem media yang sehat, cerdas dan berdaya saing di era digital.
- Penulis: admin


