Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Telkom AI Center Aceh Dorong Akademisi Gunakan AI Secara Etis

Telkom AI Center Aceh Dorong Akademisi Gunakan AI Secara Etis

  • account_circle Vritimes
  • calendar_month Kam, 24 Sep 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

DOORSTOP.ID, JAKARTA — Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang semakin cepat membawa peluang besar bagi dunia pendidikan dan penelitian. Namun, di balik kemudahan tersebut, penggunaan AI juga menghadirkan tantangan baru terkait integritas akademik, privasi data, akurasi informasi, hingga kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Merespons tantangan tersebut, Telkom AI Center Aceh menyelenggarakan workshop bertema “Etika AI dalam Dunia Akademik” yang mempertemukan akademisi, praktisi teknologi, mahasiswa, dan peserta dari berbagai latar belakang untuk membahas bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara produktif tanpa mengorbankan integritas akademik (12/9) .

Workshop ini menghadirkan Mulkan Fadhli, dosen UIN Ar-Raniry, serta Ikhwan Reza, Solution Architect Telkom Indonesia, sebagai narasumber. Diskusi tidak hanya membahas peluang pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran dan penelitian, tetapi juga mengupas risiko penggunaan AI secara tidak bertanggung jawab.

Dalam pemaparannya, Mulkan Fadhli menekankan bahwa kehadiran AI seharusnya tidak membuat manusia kehilangan peran dalam proses berpikir. Menurutnya, mahasiswa dan akademisi tetap harus menjadi pihak yang memegang kendali terhadap proses dan hasil pekerjaan yang menggunakan bantuan AI.

“AI boleh membantu kita berpikir, tetapi jangan sampai AI menggantikan proses berpikir kita. Yang paling penting adalah transparansi, verifikasi, dan tanggung jawab manusia terhadap hasil akhir,” ujar Mulkan Fadhli.

Mulkan juga memperkenalkan pendekatan lampu lalu lintas (traffic light) sebagai cara sederhana untuk memahami batasan penggunaan AI dalam kegiatan akademik. Zona hijau mencakup penggunaan AI untuk aktivitas seperti brainstorming dan pengembangan ide. Zona kuning mencakup penggunaan AI untuk pekerjaan tertentu, seperti penerjemahan atau penyuntingan, yang tetap membutuhkan verifikasi manusia. Sementara zona merah mencakup penggunaan AI yang berpotensi melanggar integritas akademik, termasuk menjadikan AI sebagai ghost writer untuk menghasilkan karya yang kemudian diakui sepenuhnya sebagai karya sendiri.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi penggunaan AI dalam pekerjaan akademik, termasuk kemungkinan penerapan jejak audit dan pengungkapan penggunaan AI sehingga institusi dapat mengetahui sejauh mana teknologi tersebut digunakan dalam proses penelitian maupun pembelajaran.

Sementara itu, Ikhwan Reza, Solution Architect Telkom Indonesia, membawa perspektif praktis mengenai berbagai tantangan teknologi AI yang perlu dipahami oleh lingkungan akademik. Ia menjelaskan bahwa salah satu persoalan utama dalam pemanfaatan AI adalah hallucination, yaitu kondisi ketika AI menghasilkan informasi yang terlihat meyakinkan tetapi sebenarnya tidak akurat atau tidak memiliki dasar yang valid.

“AI itu sangat membantu, tetapi jangan pernah menganggap semua jawaban AI sebagai kebenaran. Kita tetap harus melakukan cross-check terhadap sumber, memahami konteks, dan memastikan informasi yang digunakan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Ikhwan.

Selain akurasi informasi, Ikhwan juga menyoroti aspek privasi dan keamanan data. Menurutnya, sivitas akademika perlu memahami bahwa tidak semua data dapat begitu saja dimasukkan ke dalam layanan AI, khususnya data pribadi, data penelitian yang bersifat sensitif, maupun informasi institusi yang memiliki batasan akses.

Dalam kesempatan tersebut, Ikhwan turut memperkenalkan perkembangan solusi AI berdaulat yang dikembangkan Telkom untuk konteks Indonesia. Pendekatan tersebut memungkinkan organisasi dan institusi mempertimbangkan penggunaan AI dengan memperhatikan aspek kedaulatan data, keamanan, kebutuhan lokal, serta tata kelola teknologi.

Diskusi semakin berkembang ketika peserta mengajukan pertanyaan mengenai kemungkinan integrasi AI dengan repositori kampus, pengembangan model AI yang lebih sesuai dengan kebutuhan lokal, serta penerapan AI untuk mendukung penelitian dan pengelolaan pengetahuan di perguruan tinggi.

Salah satu gagasan yang muncul adalah pemanfaatan AI untuk mengembangkan portal pengetahuan dan sejarah Aceh, dengan AI berperan membantu proses pencarian, pengolahan, dan eksplorasi informasi tanpa menghilangkan kebutuhan terhadap sumber yang terverifikasi.

AI sebagai Mitra, Bukan Pengganti

Business & Community Lead Telkom AI Center Aceh, Jurnalis JH, mengatakan bahwa diskusi mengenai AI di lingkungan pendidikan tidak seharusnya berhenti pada pertanyaan tentang “boleh atau tidak boleh menggunakan AI”.

Menurutnya, pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana AI digunakan secara tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, produktivitas, dan kemampuan manusia tanpa menghilangkan proses berpikir kritis.

“Kami melihat AI bukan sebagai pengganti manusia, tetapi sebagai mitra untuk meningkatkan kemampuan manusia. Karena itu, yang ingin kami dorong melalui kegiatan ini bukan sekadar kemampuan menggunakan AI, tetapi kemampuan menggunakan AI dengan kritis, etis, dan bertanggung jawab,” ujar Jurnalis JH

Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membentuk budaya penggunaan AI yang sehat. Dosen tidak hanya perlu memahami teknologi AI, tetapi juga perlu merancang proses pembelajaran dan penugasan yang tetap mendorong mahasiswa untuk melakukan analisis, argumentasi, verifikasi, dan menghasilkan pemikiran orisinal.

“Kalau mahasiswa hanya diminta menghasilkan jawaban, AI mungkin bisa mengerjakan sebagian besar prosesnya. Tetapi kalau mahasiswa diminta menjelaskan bagaimana mereka sampai pada sebuah kesimpulan, menguji data, membandingkan sumber, dan mempertahankan argumentasinya, maka AI justru bisa menjadi alat yang memperkuat pembelajaran,” tambahnya.

Mendorong Tata Kelola AI di Perguruan Tinggi

Telkom AI Center Aceh melihat kebutuhan terhadap pedoman penggunaan AI di tingkat institusi sebagai salah satu hal yang semakin penting. Pedoman tersebut dapat mengatur penggunaan AI oleh mahasiswa, dosen, peneliti, maupun tenaga kependidikan, termasuk aspek transparansi, privasi data, verifikasi informasi, hak cipta, dan integritas akademik.

Ke depan, Telkom AI Center Aceh juga membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi di Aceh untuk mengeksplorasi pemanfaatan AI dalam penelitian, pengembangan talenta, pengembangan solusi AI lokal, serta pemanfaatan infrastruktur AI yang sesuai dengan kebutuhan institusi.

Workshop ini menjadi bagian dari upaya Telkom AI Center Aceh dalam membangun ekosistem AI di Aceh yang tidak hanya berorientasi pada adopsi teknologi, tetapi juga pada literasi, etika, inovasi, dan kesiapan sumber daya manusia.

Melalui ekosistem tersebut, AI diharapkan dapat menjadi teknologi yang memperkuat pendidikan dan penelitian di Indonesia, sekaligus tetap menempatkan manusia sebagai pihak yang memegang kendali, tanggung jawab, dan keputusan akhir.

Tentang Telkom AI Connect

Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
  • Penulis: Vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Pangkalpinang dan DJPb Teken MoU, Dorong Peningkatan PAD

    Pemkot Pangkalpinang dan DJPb Teken MoU, Dorong Peningkatan PAD

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
    • account_circle
    • visibility 92
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG — Sebuah langkah penting untuk meningkatkan pengelolaan keuangan dan merangsang pertumbuhan ekonomi lokal, Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di rumah dinas Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (13/9/2024). Penandatanganan dilakukan oleh Penjabat (PJ) Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama dan Kepala Kantor […]

  • Pakai SKTM, Dindik Pangkalpinang Sisir 1.165 Siswa yang Belum Pernah Terima Bantuan Sekolah

    Pakai SKTM, Dindik Pangkalpinang Sisir 1.165 Siswa yang Belum Pernah Terima Bantuan Sekolah

    • calendar_month Sab, 26 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Pakai SKTM, Dindik Pangkalpinang Sisir 1.165 Siswa yang Belum Pernah Terima Bantuan Sekolah DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pendidikan (Dindik) menerapkan sistem penyisiran ketat berbasis Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk menjamin keadilan distribusi bantuan sekolah bagi 1.165 pelajar. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh paket perlengkapan belajar dan dana tunai tepat […]

  • PDPM Bangka Audiensi dengan Bupati, Bahas Pelantikan hingga Program Kelas Migran

    PDPM Bangka Audiensi dengan Bupati, Bahas Pelantikan hingga Program Kelas Migran

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    PDPM Bangka Audiensi dengan Bupati, Bahas Pelantikan hingga Program Kelas Migran DOORSTOP.ID, BANGKA — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Bangka periode 2024–2028 melakukan audiensi sekaligus silaturahmi dengan Bupati Bangka, Fery Insani, di Rumah Dinas Bupati Bangka, Rabu (1/7/2026). Audiensi tersebut dipimpin Ketua PDPM Kabupaten Bangka, Muhammad Awwalul Fajri, bersama jajaran pengurus baru. Pertemuan juga […]

  • Program BSPS Pangkalpinang 2026-2027, Pj Sekda Minta Data Penerima Valid dan Tepat Sasaran

    Program BSPS Pangkalpinang 2026-2027, Pj Sekda Minta Data Penerima Valid dan Tepat Sasaran

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Program BSPS Pangkalpinang 2026-2027, Pj Sekda Minta Data Penerima Valid dan Tepat Sasaran DOORSTOP.ID, PANGKALPINNAG — Pj Sekda Kota Pangkalpinang, Budiyanto, menekankan pentingnya ketepatan data dan validasi lapangan agar program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 dan 2027 tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu ia sampaikan, usai […]

  • Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Pemkot Pangkalpinang Fasilitasi Persiapan Musda MUI

    Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Pemkot Pangkalpinang Fasilitasi Persiapan Musda MUI

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Pemkot Pangkalpinang Fasilitasi Persiapan Musda MUI DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bangka Belitung dan MUI Kota Pangkalpinang menggelar rapat konsolidasi di ruang Asisten Pemerintahan dan Kesra, pada Selasa (19/5/2026). Pertemuan strategis ini membahas persiapan Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kota Pangkalpinang sekaligus memperkuat […]

  • Sambut Hari Pahlawan, PT TIMAH Salurkan Tali Asih Bagi Puluhan Veteran di Bangka Belitung

    Sambut Hari Pahlawan, PT TIMAH Salurkan Tali Asih Bagi Puluhan Veteran di Bangka Belitung

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sambut Hari Pahlawan, PT TIMAH Salurkan Tali Asih Bagi Puluhan Veteran di Bangka Belitung DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Menyambut Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November, PT TIMAH (Persero) Tbk menunjukkan kepeduliannya kepada para veteran yang telah berjasa dalam perjuangan bangsa. Bersama Pemuda Panca Marga (PPM) Bangka Belitung dan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Kepulauan […]

expand_less