Update Kebakaran Glodok Plaza: 8 Korban Tewas Ditemukan, 14 Masih Hilang
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 19 Jan 2025
- visibility 109
- comment 0 komentar

Update Kebakaran Glodok Plaza: 8 Korban Tewas Ditemukan, 14 Masih Hilang
DOORSTOP.ID, JAKARTA — Jumlah korban kebakaran Glodok Plaza terus bertambah. Hingga Sabtu (18/1/2025), petugas berhasil mengevakuasi delapan jenazah, sementara jumlah korban hilang melonjak menjadi 14 orang. Kebakaran yang melanda pusat perbelanjaan di Jakarta Barat pada Rabu (15/1/2025) malam pukul 21.30 WIB ini, masih menyisakan duka yang mendalam.
Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi penemuan delapan korban tewas yang telah dibawa ke RS Polri untuk proses identifikasi. “Sejauh ini enam korban sudah berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Polri. Korban lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Yohan saat diwawancarai di lokasi pada Jumat (17/1/2025) lalu.
Selain itu, laporan jumlah korban hilang terus bertambah. Hingga kini, total korban hilang mencapai 14 orang, di antaranya Ade Aryati (29), Sinta Amelia (20), Aldrinas (29), Aulia Belinda (28), Oshima Yukari (25), Deri Saiki (25), Indira Seviana Bela (25), Keren Shalom J (21), Intan Mutiara (26), Desty dan Zukhi Radja (42), Chika Adinda Yustin (26), Muljadi (56) dan Dian Cahyadi (38).
“Korban hilang terus bertambah seiring laporan dari keluarga yang mencari keberadaan kerabat mereka,” tambah Yohan.
Kebakaran ini sempat berlangsung hingga Kamis (16/1/2025) sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran. Saat ini, proses pendinginan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Kasi Operasi Damkar Jakarta Barat, Syarifudin, menyatakan optimisme bahwa pendinginan akan selesai tepat waktu.
“InsyaaAllah hari ini (Jumat) selesai. Kami fokus memastikan tidak ada lagi titik api yang bisa menyala kembali,” katanya di lokasi kejadian pada Jumat (17/1/2025).
Di tengah proses ini, pihak kepolisian juga mulai menyelidiki penyebab kebakaran. Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Riyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran terkait kondisi gedung. Jika situasi sudah aman, tim Puslabfor akan segera masuk untuk melakukan investigasi.
“Kami sudah koordinasi. Kalau hari ini gedung dinyatakan aman, tim Labfor bisa mulai pemeriksaan untuk mencari penyebab kebakaran,” ungkap Riyanto kepada wartawan.
Update hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa api diduga pertama kali muncul dari lantai 9, bukan seperti dugaan awal kejadian, yang menyebut api pertama kali muncul dari lantai 7. “Dugaan api pertama kali muncul dari lantai 9. Kami masih menunggu denah gedung untuk memudahkan pencarian korban dan proses investigasi ini,” tandasnya.
- Penulis: admin


