Sekda Mie Go Resmikan SPPG Air Kepala Tujuh: Semakin Banyak SPPG, Semakin Banyak Siswa Terlayani
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 29 Sep 2025
- visibility 110
- comment 0 komentar

Sekda Mie Go Resmikan SPPG Air Kepala Tujuh: Semakin Banyak SPPG, Semakin Banyak Siswa Terlayani
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, mengatakan Pemkot berkomitmen memperluas cakupan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), agar semakin banyak siswa merasakan manfaat dari program tersebut. Untuk itu, pihaknya menargetkan pembentukan SPPG baru agar cakupan dapat semakin luas.
“Harapannya tentu semakin banyak SPPG, semakin banyak pula siswa penerima manfaat. Jika rata-rata 3.000 paket per SPPG, maka enam SPPG dapat melayani sekitar 18.000 siswa. Sementara jumlah siswa di Pangkalpinang sekitar 39.000, jadi baru sekitar 46 persen yang tercapai,” ungkap Mie Go kepada wartawan, usai meresmikan SPPG Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Senin pagi (29/9/2025).

“Sampai akhir tahun ini, kita harapkan jumlah SPPG terus bertambah. Dalam waktu dekat ada satu lagi yang akan segera diresmikan. Semakin banyak SPPG, semakin banyak pula distribusi MBG bagi siswa,” tambahnya.
Terkait pengawasan, ia menegaskan setiap dapur SPPG wajib memiliki sertifikat higienitas sebelum beroperasi. Pengawasan juga dilakukan lintas instansi, termasuk Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Kesehatan, serta BPOM.
“Yang paling penting adalah peran SPPG itu sendiri. Di sana ada ahli gizi, penanggung jawab, dan pengawal yang bertugas menjaga kualitas makanan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelasnya.
Mengenai uji sampling makanan sebelum distribusi, Mie Go mengatakan hal itu menjadi tanggung jawab masing-masing SPPG. “Setiap SPPG punya ahli gizi. Mereka yang memastikan kualitas makanan sebelum disajikan ke siswa. Harapan kita tentu semua makanan yang diberikan benar-benar berkualitas,” tegasnya.
Terkait isu kualitas makanan yang sempat menjadi perhatian, ia memastikan pengawasan dilakukan secara ketat setiap hari.
“Dinas Kesehatan hampir setiap hari turun ke SPPG melakukan pemeriksaan rutin. Kita upayakan maksimal agar tidak terjadi lagi kasus yang merugikan,” tegasnya.

Sementara itu, pengelola SPPG Air Kepala Tujuh, Bambang Heriyanto, memastikan bahan baku yang digunakan selalu dalam keadaan segar. Selain dilakukan pemeriksaan oleh ahli gizi dan petugas SPPG, dinas kesehatan juga turut melakukan pengawasan.
“Kita upayakan semaksimal mungkin untuk penyiapan MBG ini, mulai dari proses awal sampai akhir itu kita upayakan menggunakan bahan-bahan baku yang fresh, pengawasan dari dinas kesehatan juga ada,” ujar Bambang.
“Yang jelas ini baru tahap awal, kami akan terus mencari formula yang terbaik,” sambungnya.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti keracunan makanan yang terjadi di daerah lain, pihaknya memastikan akan melakukan pengawasan dengan baik.
“Baik dari dinas kesehatan, ada ahli gizi, kepala SPPG nya, akuntannya bahkan ada petugas pengawas bahan baku yang masuk, itu selalu diperiksa begitu,” tandasnya.
- Penulis: admin


