Cegah Kecelakaan Kerja , PT Timah Tingkatkan Standar K3 dengan Program SAFETINS 5R
- account_circle
- calendar_month Kam, 10 Okt 2024
- visibility 151
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID (PANGKALPINANG) – PT Timah Tbk terus berkomitmen untuk meningkatkan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh lini operasional perusahaan.
Melalui program inovatif SAFETINS 5R, PT Timah menegaskan keseriusannya dalam membangun budaya keselamatan kerja yang lebih baik dan produktif.
Anggi Siahaan, Departement Head Corporate Communication PT Timah, menjelaskan bahwa perusahaan selalu mengedepankan keselamatan kerja sebagai prioritas utama.
Hal ini, lanjut Anggi, diwujudkan dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) dan Sistem Manajemen K3 (SMK3) yang telah tersertifikasi sesuai standar nasional dan internasional.
“PT Timah secara berkala melakukan audit internal dan eksternal terhadap penerapan K3 untuk memastikan kualitas sistem manajemen yang berlaku. Kami juga terus berinovasi, salah satunya dengan program *SAFETINS 5R* untuk meningkatkan budaya keselamatan di lingkungan kerja,” ujar Anggi, Kamis (9/10/2024).
Transformasi Budaya K3 dengan Program SAFETINS 5R
Program SAFETINS 5R*merupakan transformasi dari program sebelumnya, yakni Mucak K3 dan Budaya 5R. Inisiatif ini bertujuan membangun kesadaran dan kedisiplinan karyawan dalam menerapkan keselamatan kerja.
Dengan menggabungkan pendekatan safety dan budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), perusahaan berharap dapat mencegah kecelakaan kerja serta meningkatkan produktivitas.
“Melalui program ini, kami tidak hanya menargetkan keselamatan, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertib dan efisien. Hal ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga kinerja operasional tetap optimal,” tambah Anggi.
Sistem Manajemen K3 Terintegrasi untuk Semua Karyawan dan Mitra
PT Timah juga memastikan bahwa penerapan K3 tidak hanya berlaku bagi karyawan organik, tetapi juga staf pendukung, mitra kerja, dan tamu yang berkunjung ke wilayah operasional.
Dengan cakupan yang luas ini, PT Timah ingin memastikan bahwa seluruh rantai distribusi dan operasional perusahaan berjalan dengan aman.
“Kami selalu memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional perusahaan memahami dan menerapkan standar K3 yang telah ditetapkan. Ini adalah upaya kami untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi semua orang,” tegas Anggi.
Pelatihan dan Pelaporan K3 untuk Peningkatan Kesadaran
Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan budaya K3, PT Timah secara konsisten mengadakan pelatihan dan workshop terkait keselamatan kerja.
Dalam pelatihan ini, peserta dibekali dengan pengetahuan tentang risiko yang mungkin dihadapi di tempat kerja dan cara-cara pencegahannya.
Selain itu, perusahaan juga mendorong karyawan untuk aktif dalam menjaga keselamatan dengan menyediakan sistem pelaporan potensi bahaya atau pelanggaran K3 secara langsung kepada manajemen.
Sistem pelaporan ini dirancang agar karyawan tidak perlu khawatir mendapat sanksi, sehingga mereka lebih termotivasi untuk berpartisipasi.
“Pendekatan ini bertujuan menciptakan budaya keselamatan yang inklusif, di mana semua pihak dapat berperan aktif dalam menjaga lingkungan kerja yang sehat dan aman,” pungkas Anggi.
Sumber: www.timah.com
- Penulis:


