PT Timah Peduli: Beri Bantuan Biaya Pengobatan Cucu Tercinta Nenek Nurhayati
- account_circle
- calendar_month Sel, 15 Okt 2024
- visibility 128
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID (PANGKALPINANG) – Nurhayati (68), warga Pangkalpinang, tak mampu lagi membendung air mata saat menerima bantuan biaya pengobatan dari PT Timah Tbk untuk cucunya, Marindra Alfarizi (6) yang mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu.
Akibat kecelakaan itu, cucu Nurhayati yang akrab disapa Gembul itu, sempat tak sadarkan diri dan hingga kini mengalami gangguan kesehatan.
Bahkan, cucunya itu masih perlu terus memeriksakan kesehatannya secara berkala. Namun, karena keterbatasan ekonomi membuat pengobatan cucunya itu tidak bisa dilakukan secara maksimal.
“Alhamdullilah, saya bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, PT Timah membantu meringankan biaya berobat cucu saya. Saya sedih, di usia yang masih dini, cucu saya harus mengalami kejadian seperti ini,” ujar Nurhayati.
Nurhayati menceritakan, selama ini orang tua cucunya itu kesusahan untuk mencari biaya pengobatan dan hanya bisa mengantarkan anaknya berobat saat memiliki uang saja.
“Saya hanya bisa berharap dan berdoa, agar cucu saya ini bisa sehat kembali dan beraktivitas seperti sedia kala,” ucapnya.
“Siang malam saya berdoa, semoga diberi yang Maha Kuasa rejeki, sebab dengan kondisi ekonomi orang tuanya memang kurang, apalagi saat ini ayahnya belum memiliki penghasilan tetap. Sekali lagi saya sangat bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas bantuan dari PT Timah ini,” lanjutnya.
Sementara itu, Satriadi (36) ayah dari Marindra Alfarizi, juga menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima dari PT Timah tersebut. Diakuinya, selama ini ia kerap kali berhutang kepada rekanannya untuk biaya pengobatan sang anak.
“Alhamdullilah, berkat bantuan dari PT Timah ini saya sangat terbantu sekali. Jujur saja, tiap kali saat membawa anak saya rawat jalan ataupun berobat alternatif, saya terkadang pinjam dulu sama teman,” ungkap pria yang kerap disapa Gerubok ini.
Dikatakannya, bantuan dari PT Timah tersebut akan digunakannya untuk biaya pengobatan Marindra, karena masih membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sebentar untuk dapat sembuh kembali.
Ia pun menceritakan kejadian kecelakaan yang menimpa anaknya itu. Di mana, kecelakaan itu terjadi saat anaknya itu pulang dari belajar mengaji di TPA setempat, dan pulang ke rumah mengeluhkan sakit hingga membuatnya pingsan.
“Kejadiannya saat anak saya baru pulang dari kegiatan TPA Jumat malam. Kami sangat khawatir karena sempat tidak sadarkan diri,” tuturnya.
“Paling fatal itu luka yang ada di bagian perut, sebab ada beberapa bagian usus yang robek, dan harus dilakukan tindakan operasi. Kondisinya sudah membaik tapi masih membutuhkan pengobatan rutin dan belum bisa beraktivitas seperti biasa,” tandasnya.
Sumber: www.timah.com
- Penulis:


