Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » Tembus Pasar Jawa Barat, Olahan Nanas Tua Tunu Bakal Di-Scale Up Pemkot Pangkalpinang dan Lapas

Tembus Pasar Jawa Barat, Olahan Nanas Tua Tunu Bakal Di-Scale Up Pemkot Pangkalpinang dan Lapas

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
  • visibility 340
  • comment 0 komentar

Tembus Pasar Jawa Barat, Olahan Nanas Tua Tunu Bakal Di-Scale Up Pemkot Pangkalpinang dan Lapas

DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang resmi menggandeng Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang untuk mendongkrak ekonomi warga di Kelurahan Tua Tunu melalui sektor UMKM dan ketahanan pangan.

Rencana strategis ini dibahas Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif (Prof Udin), saat menerima kunjungan Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Pangkalpinang di Rumah Dinas Residen Wali Kota pada Jumat pagi (29/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, Prof Udin didampingi Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, Asisten Pemerintahan dan Kesra Agustu Efendi, Camat Gerunggang Richard Syam, dan Lurah Tua Tunu Iwan Bernadi.

Kepada wartawan, Prof Udin menjelaskan bahwa kolaborasi ini berfokus pada dua program utama yang langsung menyentuh masyarakat. Program pertama menyasar sektor UMKM, khususnya optimalisasi potensi nanas lokal yang melimpah di Tua Tunu.

“Kita pertemuan dengan Kalapas, Pak Kalapas ini sudah punya program untuk pemberdayaan masyarakat yang bekerjasama dengan lapas tua tunu, paling tidak kita tadi membicarakan dua program,” ujar Prof Udin.

Ia mengungkapkan, Pemkot Pangkalpinang saat ini tengah membangun rumah produksi pengolahan nanas di Tua Tunu. Di sisi lain, pihak Lapas ternyata sudah selangkah lebih maju dengan melatih para warga binaan hingga mampu menghasilkan produk olahan nanas yang diminati pasar luar daerah.

“Pertama untuk UMKM yang terkait dengan pengolahan nanas di Tua tunu, pemerintah kota membangun rumah produksi untuk pengolahan nanas. Nah kebetulan dari lapas ini ternyata mereka sudah melakukan pelatihan, kemudian sudah memproduksi dan sampelnya sudah dikirim ke Jawa Barat, ternyata offtaker yang di Jawa Barat ini sangat tertarik dengan hasil olahan dari lapas ini,” jelasnya.

Melihat potensi besar tersebut, Prof Udin ingin memperluas jangkauan program ini agar masyarakat lokal ikut merasakan dampaknya.

“Nah ini mau di scale-up untuk diberikan juga kepada masyarakat di tua tunu untuk memproduksi dodol nanas, kemudian mochi nanas dan macam-macam yang bahan bakunya nanas karena tua tunu adalah sentra penghasil nanas, dengan kolaborasi ini tentu kita harapkan produk-produk yang ada di Tua tunu itu bisa menembus pasar nasional,” tambahnya.

Selain UMKM, fokus kedua dalam kerja sama ini adalah memperkuat ketahanan pangan kota melalui pemanfaatan lahan-lahan kosong di sekitar permukiman warga. Lapas akan membawa formula sukses penanaman buah-buahan yang sudah teruji di berbagai tempat untuk diterapkan di Tua Tunu.

“Kemudian yang kedua untuk ketahanan pangan. Karena di kota ini perlu untuk ketahanan pangan kita. Nah dari pihak lapas juga sudah melakukan satu program untuk penanaman beberapa tanaman seperti semangka, melon dan sebagainya dan itu akan disiapkan di tua tunu,” tutur Prof Udin.

“Jadi lahan-lahan akan kita coba nanti menanam itu, dan program ini sudah diuji coba oleh pihak lapas di banyak tempat sehingga kita akan implementasikan, kita praktekkan di tua tunu,” imbuhnya.

Ketika ditanya mengenai luas lahan yang disiapkan, Prof Udin menyebutkan bahwa untuk tahap awal mereka tidak langsung menggunakan lahan berskala besar, melainkan memanfaatkan pekarangan rumah warga sebagai percontohan.

“Ya untuk awal ini nggak begitu luas, lahan-lahan yang ada di sekitar rumah warga, jadi nanti Kelurahan tua tunu ini akan menjadi pemicu, sebagai contoh bagi warga ketika dia punya lahan kosong di rumahnya bisa tanam melon, atau lainnya,” terangnya.

Menariknya, program ketahanan pangan ini akan berjalan mandiri dan minim biaya karena Lapas juga menyuplai pupuk kompos hasil produksi mereka sendiri kepada warga, sekaligus memberikan pelatihan pembuatannya.

“Nah kemudian lapas ini kan sudah memproduksi kompos, kompos inilah juga akan diberikan kepada masyarakat, nanti juga akan diajarkan kepada kelompok-kelompok masyarakat supaya bisa membuat kompos sendiri sehingga begitu mereka menanam itu lahannya sudah punya, bibitnya sudah ada, kompos pupuknya juga sudah ada sehingga mereka bisa lebih efektif, efisien dan dengan biaya yang kecil mereka bisa menghasilkan,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantu Warga Basel Berobat, PT TIMAH Berikan Dukungan untuk Risma Warga Desa Rias

    Bantu Warga Basel Berobat, PT TIMAH Berikan Dukungan untuk Risma Warga Desa Rias

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Bantu Warga Basel Berobat, PT TIMAH Berikan Dukungan untuk Risma Warga Desa Rias DOORSTOP.ID, BANGKA SELATAN — Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam membantu masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program sosial, salah satunya dalam aspek kesehatan. Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui Mobil Sehat, PT TIMAH juga memberikan bantuan biaya pengobatan bagi masyarakat […]

  • KPU Pangkalpinang Tertibkan APK Jelang Masa Tenang Pilwako 2025

    KPU Pangkalpinang Tertibkan APK Jelang Masa Tenang Pilwako 2025

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    KPU Pangkalpinang Tertibkan APK Jelang Masa Tenang Pilwako 2025 DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang akan mulai menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) menjelang masa tenang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Ulang Tahun 2025. Penertiban dilakukan sesuai dengan ketentuan PKPU Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 28 ayat (5), yang mengatur […]

  • Salurkan Beasiswa Cendekia, Wali Kota Pangkalpinang Apresiasi Kepedulian Warga Berzakat

    Salurkan Beasiswa Cendekia, Wali Kota Pangkalpinang Apresiasi Kepedulian Warga Berzakat

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Salurkan Beasiswa Cendekia, Wali Kota Pangkalpinang Apresiasi Kepedulian Warga Berzakat DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang mengapresiasi kepedulian masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang. Hal ini disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin Masyarif, usai menyerahkan secara simbolis Bantuan Beasiswa Cendekia di Kantor Baznas Kota Pangkalpinang pada […]

  • Swiss-Belhotel Pangkalpinang Tawarkan Akomodasi Berkelas di Ibukota Kepulauan Bangka Belitung

    Swiss-Belhotel Pangkalpinang Tawarkan Akomodasi Berkelas di Ibukota Kepulauan Bangka Belitung

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle
    • visibility 145
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG – Terkenal dengan julukan Kota Beribu Senyuman, Pangkalpinang memiliki keanekaragaman budaya dan beragam tempat wisata, salah satunya pantai yang mudah dijangkau. Hal demikian membuat Kota Pangkalpinang dapat menjadi pilihan destinasi wisata masyarakat lokal maupun mancanegara. Salah satu hotel bintang empat di Kota Pangkalpinang, yakni Swiss-Belhotel Pangkalpinang, yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman No. 65, […]

  • RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang Gelar Pelatihan Service Excellent, Guna Bangun Budaya Ramah Pasien

    RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang Gelar Pelatihan Service Excellent, Guna Bangun Budaya Ramah Pasien

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang Gelar Pelatihan Service Excellent, Guna Bangun Budaya Ramah Pasien DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang, dr. Thamrin berkomitmen untuk membangun budaya kerja yang profesional, responsif, serta berorientasi pada mutu dan keselamatan pasien. Salah satu langkah nyata yang diambil manajemen adalah menggelar in-house training mengenai service […]

  • Kabar Duka: Pengurus PWI Babel Herdian Farid Effendi Wafat di Usia 43 Tahun

    Kabar Duka: Pengurus PWI Babel Herdian Farid Effendi Wafat di Usia 43 Tahun

    • calendar_month Ming, 17 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID (PANGKALPINANG) — Dunia pers di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berduka. Herdian Farid Effendi, yang menjabat sebagai Ketua Caretaker PWI Kabupaten Bangka Tengah sekaligus pengurus PWI Babel, meninggal dunia pada Minggu, 17 November 2024, di usia 43 tahun. Farid, alumnus SMAN 1 Koba dan Jurusan Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia Bandung, dikenal sebagai pribadi yang […]

expand_less