Pangkalpinang Terima Bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Pusat
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 2 Jul 2026
- visibility 110
- comment 0 komentar

Pangkalpinang Terima Bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Pusat
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang menjadi salah satu penerima bantuan program revitalisasi satuan pendidikan tahun anggaran 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia (RI).
Kegiatan penyaluran bantuan pemerintah pusat tersebut berlangsung di SMP Negeri 9 Pangkalpinang, pada Kamis siang (2/7/2026), yang disalurkan langsung oleh Mendikdasmen, Dr. Abdul Mu’ti.
Wakil Wali Kota (Wawako) Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengatakan satuan pendidikan yang mendapatkan bantuan yakni dua TK swasta, dua Sekolah Dasar (SD) dan satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri.
Dijelaskannya, dua TK Swasta penerima bantuan tersebut yakni Muslimat NU dan TK Kalam Kudus, ynag mendapatkan bantuan pembangunan area bermain. Sementara, dua SD Negeri yakni SDN 40, SDN 62 dan SMPN 9 Pangkalpinang mendapatkan bantuan rehabilitasi ruangan sekolah.
“Hari ini acaranya di SMP Negeri 9 karena sebagai salah satu penerima bantuan program revitalisasi Satuan Pendidikan. Jadi di tahun 2025, Pangkalpinang mendapatkan bantuan dua pembangunan area bermain di 2 TK Swasta, Muslimat NU dan TK Kalam Kudus,” ujar perempuan yang akrab disapa Cece Dessy itu kepada media.
“Kemudian bantuan rehab 2 sekolah SD Negeri, SD Negeri 40 dan SD Negeri 62 dan satu bantuan untuk SMP Negeri 9 yaitu rehab toilet, rehab ruang kelas, lab, dan rehab ruang administrasi senilai 2,6 sekian miliar rupiah dari Presiden,” tambahnya.
Ia juga berharap, pengajuan bantuan program revitalisasi di tahun anggaran 2026 bagi total 57 sekolah se-Pangkalpinang dapat disetujui secara maksimal oleh pemerintah pusat. Saat ini, kata dia, baru empat satuan pendidikan yang telah disahkan mendapatkan bantuan tersebut.
“Kami pemerintah kota Pangkalpinang juga berharap mendapatkan bantuan yang maksimal untuk revitalisasi dari yang kita ajukan untuk tahun 2026 sebanyak 57 sekolah, yaitu 18 Satuan Pendidikan PAUD, 29 SD dan 10 SMP, kita doakan karena ini baru 4 yang sudah PKS, 3 PAUD dan 1 SD, kita doakan ini akan bertambah terus dan maksimal bantuan dari Pemerintah Republik Indonesia,” tuturnya.
Lebih lanjut, Dessy menambahkan, pihaknya juga telah meminta bantuan pembangunan dua SMP Negeri baru, serta pelaksanaan program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), yang merupakan program sekolah unggulan non-asrama bagi peserta didik berpotensi akademik tinggi di ibukota Bangka Belitung itu.
“Kita juga berharap, mendapatkan bantuan untuk pembangunan dua SMP negeri kita yang baru, SMP Negeri 11 dan SMP Negeri 12, dan juga program-program dari Kemendikdasmen mengenai SNT itu juga akan kita koordinasikan selama masih ada lahan,” tukasnya. (Hr)
- Penulis: admin


