Akademisi UBB Bekali Pelajar SMPN 3 Gantung Literasi Digital dan Hukum
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 15 Jul 2026
- visibility 61
- comment 0 komentar

Akademisi UBB Bekali Pelajar SMPN 3 Gantung Literasi Digital dan Hukum
DOORSTOP.ID, BELITUNG — Tim akademisi Universitas Bangka Belitung (UBB) membekali puluhan pelajar SMP Negeri 3 Gantung, Kabupaten Belitung Timur, dengan pemahaman literasi digital dan kesadaran hukum, Selasa (14/7/2026). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen nyata kampus dalam membangun generasi muda yang cakap dan bertanggung jawab di ruang siber.
Kolaborasi lintas disiplin ini mempertemukan para dosen dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) serta Fakultas Hukum (FH) UBB. Didukung penuh oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBB, tim yang beranggotakan Reza Adriantika Suntara, Dwi Haryadi, Rafiqa Sari, dan Aruna Asista ini mengusung tema besar “Literasi Digital Citizenship dan Kesadaran Hukum Generasi Z dalam Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity).”
Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari perwakilan siswa dan guru pendamping memadati ruang sosialisasi di Desa Lilangan, Kecamatan Gantung. Mereka menyimak secara interaktif materi seputar etika bermedia sosial, bahaya hoaks, perundungan siber (cyberbullying), hingga potensi pelanggaran hukum di dunia maya.
Perwakilan tim pengabdi UBB, Reza Adriantika Suntara, menekankan bahwa derasnya arus teknologi saat ini wajib berjalan beriringan dengan penguatan karakter remaja.
“Di tengah disrupsi teknologi saat ini, pengembangan nilai-nilai positif yang berbasis pada kesadaran hukum menjadi sangat penting. Dengan begitu, generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang aktif, kreatif, sekaligus bertanggung jawab dalam memanfaatkan ruang digital sesuai konsep digital citizenship,” ujar Reza.
Antusiasme peserta memuncak saat sesi diskusi dibuka. Para pelajar berebut mengajukan pertanyaan kritis mengenai keamanan akun pribadi, batasan konten, hingga konsekuensi hukum dari aktivitas harian mereka di internet.
Salah seorang siswa peserta mengaku mendapatkan sudut pandang baru setelah mengikuti penyuluhan ini.
“Kegiatan ini menambah pengetahuan kami tentang bagaimana menggunakan internet dengan baik, bijak, dan tidak melanggar hukum,” ungkapnya di sela-sela acara.
Merespons inisiatif tersebut, Kepala SMP Negeri 3 Gantung, Bagus Panca Miharja, menyampaikan apresiasi mendalam kepada srikandi dan ksatria akademisi UBB. Ia menilai tema yang dibawa sangat kontekstual dengan kehidupan remaja zaman sekarang yang sulit lepas dari gawai.
“Sosialisasi dari tim akademisi UBB ini sangat bermanfaat bagi para murid kami untuk meningkatkan kesadaran hukum dalam menggunakan teknologi internet secara bijak,” tutur Bagus.
Sebagai bentuk edukasi berkelanjutan, tim UBB menyerahkan satu unit X-Banner berisi panduan digital citizenship dan rambu-rambu hukum kepada pihak sekolah. Media visual ini akan dipasang di area strategis sekolah agar bisa dibaca setiap hari oleh seluruh warga sekolah. (Hr)
- Penulis: admin


