Polisi RW Batu Belubang Fasilitasi Sekolah Paket Gratis untuk Anak Putus Sekolah
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 14 Agu 2026
- visibility 46
- comment 0 komentar

Polisi RW Batu Belubang Fasilitasi Sekolah Paket Gratis untuk Anak Putus Sekolah
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung bergerak cepat memfasilitasi sekolah paket gratis bagi anak-anak putus sekolah di kawasan pesisir Desa Batu Belubang, Kabupaten Bangka Tengah. Langkah nyata ini menjadi angin segar bagi generasi muda pesisir untuk kembali meraih hak pendidikan mereka.
Polisi RW Perairan Batu Belubang, Bripka Feriansyah, menginisiasi program penuntasan putus sekolah ini dengan menggandeng Pemerintah Desa Batu Belubang dan Yayasan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Atap Langit Kabupaten Bangka Tengah. Pihak-pihak terkait langsung mematangkan sosialisasi dan koordinasi program di Ruang Pertemuan Kantor Desa Batu Belubang pada Kamis (13/8/2026).
Bripka Feriansyah menegaskan bahwa penyediaan fasilitas sekolah paket gratis ini merupakan wujud nyata fungsi pelayanan dan pengayoman Polri kepada masyarakat. Aksi ini sekaligus menjalankan arahan pimpinan Ditpolairud Polda Babel agar kehadiran polisi memberikan manfaat yang langsung terasa di tengah warga.
“Kegiatan ini diharapkan agar anak-anak yang putus sekolah di wilayah pesisir dapat melanjutkan pendidikan sehingga nantinya bisa mendapatkan hak dan kesempatan yang sama dengan anak yang lain dalam memperoleh pekerjaan ataupun melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi,” ujar Feriansyah saat memberikan sambutan.
Feriansyah menilai pendidikan adalah modal paling krusial bagi anak-anak dalam merajut masa depan. Oleh karena itu, keterbatasan ekonomi maupun kendala lainnya tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi anak pesisir untuk mengenyam pendidikan setara.
Gayung bersambut, Kepala Yayasan PKBM Atap Langit Kabupaten Bangka Tengah, Poni Auri, mengapresiasi penuh kepedulian Polisi RW Perairan dan jajaran pemerintah desa. Poni mengingatkan betapa vitalnya kepemilikan ijazah di era modern, terutama saat anak-anak ini hendak memasuki dunia kerja.
“Pendidikan itu penting, apalagi zaman sekarang kalau mau melamar pekerjaan tentu harus punya ijazah. Kalau tidak punya ijazah akan sulit memperoleh pekerjaan yang layak,” cetus Poni.
Poni menambahkan, program pendidikan kesetaraan PKBM Atap Langit terbukti sukses mengantarkan banyak anak putus sekolah meraih masa depan yang lebih cerah.
“Alhamdulillah melalui program ini, kita bisa mengakomodir adik-adik kita yang sempat terhenti sekolahnya, sehingga bisa melanjutkan kembali jenjang pendidikannya. Melalui pendidikan ini sudah banyak yang dapat pekerjaan yang layak,” imbuhnya.
Dukungan serupa datang dari Pemerintah Desa Batu Belubang. Kepala Desa Batu Belubang, Ahirman, menyambut hangat program ini dan memastikan jajarannya siap memfasilitasi seluruh proses belajar-mengajar para peserta sekolah paket. Ia bahkan merelakan fasilitas desa untuk menyukseskan program ini.
“Ruang pertemuan kantor desa ini juga bisa dipakai untuk sarana belajar anak-anak yang ikut sekolah paket nantinya jika memang diperlukan, silakan dipakai,” tegas Ahirman.
Ahirman berharap kolaborasi ini tidak sekadar membantu anak-anak yang telah terdata, tetapi mampu memicu kesadaran anak-anak lain yang bernasib sama untuk kembali ke bangku sekolah.
“Harapan saya kegiatan ini dapat memotivasi anak-anak lain yang ingin melanjutkan pendidikannya yang sempat terhenti sebelumnya agar kembali melanjutkan jenjang pendidikannya,” tutup Ahirman.
Sinergi kuat antara Polisi RW Perairan, pemerintah desa, dan PKBM Atap Langit ini membuka ruang yang lebih lebar bagi anak-anak pesisir Desa Batu Belubang, untuk mendapat pekerjaan yang layak maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
- Penulis: admin


