Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » Pasar Pagi Overload, Pemkot Pangkalpinang Berencana Bangun Pasar Baru di Gerunggang dan Air Itam

Pasar Pagi Overload, Pemkot Pangkalpinang Berencana Bangun Pasar Baru di Gerunggang dan Air Itam

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

Pasar Pagi Overload, Pemkot Pangkalpinang Berencana Bangun Pasar Baru di Gerunggang dan Air Itam

DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, mengungkapkan bahwa kondisi Pasar Pagi Kampung Melayu saat ini sudah melebihi kapasitas (overload). Pemerintah Kota Pangkalpinang kini tengah mematangkan rencana pembangunan sejumlah pasar baru di titik strategis untuk memecah kepadatan, di antaranya di kawasan Gerunggang dan Air Itam.

Rencana tersebut diungkapkan Prof. Saparudin setelah meninjau langsung kondisi pasar itu, pada Sabtu pagi (12/9/2026). Ia memantau penataan pasca-operasi penertiban dan pembersihan kawasan pasar tersebut.

“Jadi seetelah kami melakukan operasi untuk penataan dan pembersihan, saya melihat nampaknya pasar pagi ini sudah overload, artinya ruang berjualan lebih sedikit daripada pedagangnya,” ujar Saparudin kepada wartawan di lokasi.

Ia menjelaskan, ruang berdagang di lantai bawah dan area dalam yang seharusnya berfungsi sebagai kantong parkir kini sudah penuh sesak. Sebaliknya, lantai atas pasar justru sepi aktivitas.

Melihat ketimpangan ini, ia mengatakan bahwa Pemkot Pangkalpinang dalam waktu dekat akan memindahkan pedagang komoditas kering ke lantai atas. Guna merangsang antusiasme pedagang, pihaknya akan memberikan insentif berupa pembebasan biaya retribusi selama masa transisi.

“Nah atas ini kosong, hanya ada 1-2 pedagang, jadi nanti akan kita lihat, kita akan coba untuk memindahkan pedagang-pedagang yang berjualan khusus, yang kering-kering lah ya, bumbu seperti itu, kita letakkan di atas, kita pindahkan ke atas, nanti kita berikan keringanan untuk pembayaran retribusi dulu,” urainya.

Saparudin menilai pertumbuhan Kota Pangkalpinang yang pesat menuntut kehadiran pusat-pusat ekonomi baru. Pihaknya menetapkan Pasar Pagi kelak akan difokuskan untuk melayani wilayah Taman Sari saja. Sementara itu, wilayah permukiman lain yang belum memiliki pasar mandiri akan segera dibangun.

“Nah kemudian karena pasar ini overload, memang kami sudah merencanakan akan membangun pasar di daerah Gerunggang, jadi ini pasar pagi ini kita akan anggap sebagai pasarnya Taman Sari. Gerunggang itu kan belum ada, Gabek belum ada, yang ada di Pangkal Balam ya kan, terus Rangkui ada, Rangkui kan mestinya yang di Parit Lalang ya,” tutur Saparudin.

“Jadi memang Pangkalpinang dengan perkembangan kota ini kita membutuhkan beberapa pasar baru, nah kami sedang melakukan survei terhadap titik-titik lokasi yang cukup strategis lah, sehingga memudahkan akses masyarakat untuk bisa pergi dan pulang dari pasar itu,” tambhanya.

Saat ditanya mengenai target realisasi proyek ini, Saparudin menargetkan penganggaran fisik bisa masuk pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2027 atau paling lambat tahun 2028. Pemkot sendiri sudah mengamankan satu titik lahan melalui pos anggaran pembebasan lahan sebelumnya.

“Ini kalau yang secepatnya ya, tahun 2027 mungkin di ABT sudah ada, kan kemarin kita sudah ada satu ya, kita anggarkan untuk pembebasan lahan untuk pasar itu ada satu kami, nah berarti kalau sudah dibebaskan tinggal bangun, bangun nanti bertahap lah kita bangunnya, kalau misalnya ada bisa di 2027 ABT ya, atau di 2028 ini secara bertahap lah, Gerunggang yang sudah agak ada kejelasan itu Gerunggang sama daerah Air Itam, ya untuk daerah Air Itam itu, ada lahan yang kami lihat cukup strategis disitu,” beber Saparudin.

Untuk spesifikasi pasar baru tersebut, Pemkot Pangkalpinang menargetkan luas lahan minimal setengah hingga satu hektare agar bisa menampung fasilitas penunjang seperti area parkir yang representatif.

“Kita minimal minta yang paling tidaklah setengah hektare itu. Termasuk dengan lahan parkir ya, kalau bisa sih se-hektare, tapi kan susah nyari lahan se-hektare satu amparan yang tempat strategis itu,” tambahnya.

Terkait penataan eksternal jalan, ia mengklaim badan jalan di kawasan Pasar Pagi kini sudah bersih dari pedagang buah yang sebelumnya kerap memicu kemacetan. Kendati demikian, ia menyoroti pedagang yang masih berjualan di atas trotoar. Pemkot merencanakan penertiban tahap kedua, namun tetap mencari solusi agar para pedagang memiliki ruang di dalam pasar.

“Ini yang kalau yang memakai badan jalan kan sudah nggak ada lagi nih di pasar pagi ya, yang di jual-jual buah itu kan sudah, tapi masih makan trotoar, masih makan trotoar nih, nanti tahap kedua kita tertibkan lagi ya, nanti kita sih berusaha mereka bisa masuk, tapi kan kalau dia overload begitu kan gimana mau masuk?,” katanya lagi.

Di sisi lain, perbaikan infrastruktur pasar eksisting terus berjalan. Saparudin menjabarkan perbaikan plafon akan difokuskan di Pasar Pangkal Balam dan Pasar Pasir Putih (Parit Lalang) pada bulan depan melalui dana ABT. Sementara untuk Pasar Pagi dan Pasar Besar (Ratu Tunggal), pemkot akan fokus melakukan pengaspalan menyeluruh di area dalam pasar yang rusak.

“Ya pasar pagi kita ada pengaspalan ya, pengaspalan di dalam, jadi yang rusak-rusak itu, kita aspal full tuh di dalam itu, pasar besar juga, yang kita survei bulan berapa itu kan nanti yang dekat pasar daging itu kan, depan yang sudah hancur itu juga kita aspal,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Timah Berikan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan untuk Nelayan dan Petani di Kepulauan Meranti

    PT Timah Berikan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan untuk Nelayan dan Petani di Kepulauan Meranti

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, MERANTI — Untuk memberikan perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal, PT Timah kembali memberikan bantuan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan kelompok tani di Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan ini diberikan kepada 77 masyarakat nelayan dan kelompok tani se Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti. […]

  • Sengketa Pulau Tujuh, DPRD Babel dan Pemprov Siapkan Langkah Hukum Terbaik

    Sengketa Pulau Tujuh, DPRD Babel dan Pemprov Siapkan Langkah Hukum Terbaik

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sengketa Pulau Tujuh, DPRD Babel dan Pemprov Siapkan Langkah Hukum Terbaik DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya, mengungkapkan bahwa pihaknya dan Pemerintah Provinsi Babel tengah mengkaji langkah hukum terbaik yang akan diambil, terkait sengketa wilayah Pulau Tujuh yang diklaim oleh Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Tim khusus pun sedang dibentuk […]

  • Viral Chat Mesum Diduga Mahasiswa FH UI, Dekan dan Rektor Siap Ambil Tindakan Tegas

    Viral Chat Mesum Diduga Mahasiswa FH UI, Dekan dan Rektor Siap Ambil Tindakan Tegas

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Viral Chat Mesum Diduga Mahasiswa FH UI, Dekan dan Rektor Siap Ambil Tindakan Tegas DOORSTOP.ID, DEPOK — Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya tangkapan layar percakapan grup chat yang menyeret nama oknum mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Di mana, isi percakapan tersebut diduga memuat pelecehan seksual dan objektifikasi terhadap perempuan. Merespons kegaduhan […]

  • BRI BO Sudirman Semanggi Gelar Simulasi BCM, Perkuat Kesiapan Hadapi Kondisi Darurat

    BRI BO Sudirman Semanggi Gelar Simulasi BCM, Perkuat Kesiapan Hadapi Kondisi Darurat

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • account_circle VRITIMES
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, JAKARTA  –  BRI BO Sudirman Semanggi melaksanakan kegiatan Business Continuity Management (BCM) sebagai langkah strategis untuk memastikan kesiapan pekerja dan unit kerja dalam menghadapi berbagai kondisi darurat maupun potensi gangguan operasional. Pelaksanaan BCM menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan seluruh pekerja terhadap prosedur yang harus dilakukan apabila terjadi kondisi yang berpotensi mengganggu […]

  • Postingan TikTok ‘Ibu Suri Wakanda’ Tuai Kontroversi, Hina Profesi Honorer Pengguna BPJS?

    Postingan TikTok ‘Ibu Suri Wakanda’ Tuai Kontroversi, Hina Profesi Honorer Pengguna BPJS?

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Postingan TikTok ‘Ibu Suri Wakanda’ Tuai Kontroversi, Hina Profesi Honorer Pengguna BPJS? DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok bernama “Ibu Suri Wakanda” dengan nama pengguna @wennymayzon1, menuai kontroversi. Video berdurasi 23 detik yang bertuliskan “POV : ketemu Hororer Di RS” milik akun Tiktok Ibu Suri Wakanda itu, menampilkan seorang wanita berhijab […]

  • Media Info Grup Indonesia Luncurkan Solusi Media Intelligence Berbasis AI

    Media Info Grup Indonesia Luncurkan Solusi Media Intelligence Berbasis AI

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle VRITIMES
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DOORSTOP.id, Jakarta – Media Info Grup Indonesia meluncurkan layanan media intelligence dan dashboardnya yang bernama media·web kepada pasar Indonesia. Peluncuran ini ditandai dengan diselenggarakannya acara soft launch di Hotel Gran Mahakam, Jakarta pada tanggal 27 Agustus 2026. Acara ini dihadiri oleh para tamu undangan yang merupakan kalangan profesional dari industri media, public relations, dan sejumlah sektor industri lainnya. Acara […]

expand_less