Kapolda Babel Tampung Kritik Mahasiswa, Bahas Isu Tambang hingga BBM di Mendo Barat
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 15 Sep 2026
- visibility 125
- comment 0 komentar

Kapolda Babel Tampung Kritik Mahasiswa, Bahas Isu Tambang hingga BBM di Mendo Barat
DOORSTOP.ID, BANGKA — Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing menggelar dialog keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bersama perwakilan mahasiswa se-Bangka. Diskusi santai ini berlangsung di Kebon Atok Kulop, Desa Kemuja, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, pada Selasa (15/9/2026).
Sejumlah Pejabat Utama Polda Babel, Kapolres Bangka, budayawan Babel Ahmadi Sofyan, serta Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bangka turut hadir dalam pertemuan tersebut. Dialog interaktif ini menyoroti berbagai isu hangat di masyarakat, mulai dari konflik agraria, sengkarut pertambangan, distribusi BBM subsidi, hingga sektor pendidikan.
Irjen Pol Viktor T. Sihombing menjelaskan bahwa forum ini menjadi ruang diskusi positif untuk memetakan langsung masalah di lapangan. Sekaligus, menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengevaluasi kinerja kepolisian.
“Yang jelas mahasiswa itu memperjuangkan apa yang ada di dalam masyarakat. Jadi banyak problem sekarang yang ada di masyarakat yang mungkin perlu diketahui oleh Polda, sekaligus juga mengkritisi tentang kegiatan yang sudah kita lakukan dan menyampaikan harapan-harapan Polda nanti harusnya sebaiknya seperti apa,” kata Viktor.
Viktor mengapresiasi tinggi partisipasi aktif para mahasiswa. Menurutnya, masukan dari para aktivis kampus ini menjadi momentum penting bagi Polri untuk berbenah, mengintrospeksi diri, dan meningkatkan kualitas pelayanan.
“Event ini harus menjadi ruang bersama bagi kita dan nanti saya akan sampaikan juga kepada seluruh anggota agar masukan-masukan ini bisa kita laksanakan sesuai dengan harapan mereka terutama dalam hal memelihara kamtibmas, penegakkan hukum dan juga memberikan perlindungan, pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat,” ungkapnya.
Jenderal bintang dua ini juga menegaskan bahwa mahasiswa memegang peran vital sebagai agen perubahan dan motor pembangunan bangsa. Ia memastikan Polda Babel selalu terbuka terhadap kritik yang membangun.
“Mudah-mudahan niat baik kita ini berbuah hasil, mahasiswa juga sebagai agen perubahan dan pembangunan bisa terus terjaga. Kami dari Kepolisian tidak menutup diri untuk masukan-masukan serta kritikan dari kawan-kawan mahasiswa. Kami yakin, dengan keterbatasan ini perlu ada daya upaya dorongan untuk kami lebih baik,” harap Viktor.

Di kesempatan yang sama, Koordinator Daerah (Korda) BEM Babel, Bintang Pratama, menyambut baik ruang diskusi ini. Bintang berharap kolaborasi dan serap aspirasi seperti ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial belaka.
“Kami berharap untuk diskusi ini terus berlanjut dan kedepannya masih ada terus, jangan cuma untuk hari ini saja. Karena kami butuh barisan dari Polda untuk mendukung kami sebagai aliansi BEM Babel se-Bangka Belitung,” ungkap Bintang.
Ia menambahkan, mahasiswa memanfaatkan forum ini untuk menyuarakan keresahan publik terkait isu agraria, kesehatan, kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga masalah pertambangan.
“Harapannya masukan kita ditindaklanjuti oleh Polda dan diteruskan ke Forkopimda. Kami juga berharap aspirasi kami tidak hanya sampai di sini, tidak hanya hari ini tapi bisa dibawa sampai ke pihak yang terkait,” tutup Bintang.
- Penulis: admin


