Kontribusi Santri Jadi Fondasi Kemerdekaan Indonesia
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 27 Okt 2025
- visibility 78
- comment 0 komentar

Tak Hanya Jadi Pemimpin di Pesantren, Santri Juga Harus Siap Jadi Pemimpin Nasional
DOORSTOP.ID, PURWAKARTA — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa santri dan kiai memiliki peran besar dalam perjuangan merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Hal itu disampaikan Nusron saat menyampaikan orasi kebangsaan pada peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Purwakarta, Sabtu (25/10/2025) malam.
Menurutnya, penetapan Hari Santri menjadi bentuk pengakuan negara atas eksistensi serta kontribusi kaum santri dan kiai dalam sejarah bangsa.
“Tidak akan ada Hari Pahlawan Nasional kalau tidak ada Hari Santri. Sebab peristiwa 10 November 1945 tidak bisa dilepaskan dari peristiwa 22 Oktober 1945,” ujar Nusron.
Nusron mengingatkan, peristiwa 22 Oktober 1945 merupakan momentum penting ketika KH Hasyim Asy’ari memimpin resolusi jihad yang menggerakkan ribuan santri ke Surabaya untuk melawan penjajah.
Semangat jihad itulah, kata Nusron, yang kemudian menjadi pemicu perlawanan nasional mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Lebih lanjut, Nusron berpesan agar santri masa kini terus meneladani perjuangan para kiai terdahulu dengan menjaga keseimbangan antara ilmu dan akhlak.
“Santri tidak boleh hanya cerdas akalnya, tapi juga harus baik akhlaknya. Tidak hanya jadi pemimpin di pesantren, santri juga harus siap menjadi pemimpin nasional,” tegasnya.
Menutup orasi kebangsaan, Nusron mengajak seluruh santri untuk terus memperkuat semangat keilmuan dan kebangsaan.
“Santri tidak boleh diremehkan di Indonesia. Siapa yang menghina santri, sama saja menghina bangsa Indonesia,” pungkasnya.
Acara peringatan Hari Santri Nasional di Purwakarta ini turut dihadiri Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional; Jenderal TNI (Purn) H Dudung Abdurachman, Bupati Purwakarta; Saepul Bahri Binzein dan Ketua PCNU; KH Ahmad Anwar Nasihin.
Hadir mendampingi Menteri Nusron, Kepala Kanwil BPN Jawa Barat; Yuniar Hikmat Ginanjar beserta sejumlah Kepala Kantor Pertanahan. (RT/RZ)
(Sumber: Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN RI)
- Penulis: admin


