Wali Kota Pangkalpinang Instruksikan Dinas dan Camat Rutinkan Pangan Murah di Wilayah yang Membutuhkan
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 24 Sep 2026
- visibility 52
- comment 0 komentar

Wali Kota Pangkalpinang Instruksikan Dinas dan Camat Rutinkan Pangan Murah di Wilayah yang Membutuhkan
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menginstruksikan seluruh jajaran dinas terkait dan camat untuk bergerak cepat memetakan wilayah yang membutuhkan pasokan pangan terjangkau. Ia meminta program jaring pengaman ekonomi seperti Gerakan Pangan Murah (GPM) dan bazar UMKM tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan rutin digelar secara bergilir di kawasan yang tepat sasaran.
Hal tersebut diungkapkannya saat meninjau langsung pelaksanaan Bazar UP2K, GPM, dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Taman Mandara Kota Pangkalpinang, Kamis pagi (24/9/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh TP PKK Kota Pangkalpinang ini turut dihadiri Kepala DP3AKB, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan, Camat Taman Sari, serta Lurah Kejaksaan.
“Saya minta dinas dan camat untuk bisa mengadakan kegiatannya secara rutin dan mengambil tempat-tempat di wilayah yang memang masyarakatnya membutuhkan pangan murah,” ujar Saparudin.
Ia menilai, kolaborasi bersama kelompok PKK dari berbagai kecamatan dalam memasarkan produk UMKM sudah berjalan sangat baik. Langkah ini berhasil memangkas jalur distribusi sehingga masyarakat mendapatkan harga yang jauh lebih miring di tengah fluktuasi harga bahan pokok.
“Menurut saya ini satu gerakan yang sangat baik. Kegiatan ini kemudian ada cek kesehatan gratis juga,” tambahnya.
Agar cakupan manfaatnya lebih luas, Saparudin juga meminta instansi terkait untuk merangkul lebih banyak kelompok masyarakat produktif, termasuk para petani dan peternak lokal. Menurutnya, komoditas harian seperti cabai, sayuran, buah, hingga hasil ternak harus diakomodasi agar masyarakat memiliki banyak alternatif belanjaan.
“Kalau ada kelompok-kelompok yang misalnya memelihara ayam, mungkin bisa dijual ayamnya di sini,” katanya.
Selain menjadi instrumen pengendali harga pangan, ia berharap skema pasar rujukan ini mampu menghidupkan kembali gairah usaha mikro pascapandemi atau tantangan ekonomi global. Melalui keterlibatan multi-sektor, perputaran uang akan tetap berputar di dalam kota.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa bermanfaat bagi masyarakat kita dan menimbulkan perekonomian di Kota Pangkalpinang,” harapnya.
Guna merealisasikan target jangkauan yang lebih luas, pihaknya kini mendorong sinergi yang lebih solid antara perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, dan TP PKK untuk segera menyusun jadwal replikasi kegiatan serupa di titik-titik krusial lainnya di kota berjuluk Pangkal Kemenangan ini.
- Penulis: admin


