Atal S Depari: Wartawan Profesional Harus Berintegritas, Independen, dan Berani Suarakan Kebenaran
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 22 Okt 2026
- visibility 31
- comment 0 komentar

Atal S Depari: Wartawan Profesional Harus Berintegritas, Independen, dan Berani Suarakan Kebenaran
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Atal S. Depari, meminta seluruh wartawan untuk terus menjaga marwah profesi dengan memegang teguh integritas, kode etik, dan independensi. Menurutnya, ketiga elemen tersebut menjadi fondasi utama agar produk jurnalistik yang dihasilkan tetap layak dipercaya oleh publik.
Pesan ini ia sampaikan, dalam penutupan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Angkatan XII di Cordela Hotel Pangkalpinang, Kamis (22/10/2026).
Dlaam sambutannya, Atal memotivasi para peserta agar tidak ragu untuk menjalankan fungsi kontrol sosial pers. Ia menggarisbawahi bahwa keberanian menyuarakan kebenaran merupakan ciri utama dari seorang jurnalis yang profesional.
“Wartawan harus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Ciri-ciri profesional itu sangat menjaga independensi dan berani menyampaikan kebenaran demi fungsi edukasi kepada masyarakat. Kita harus berani menyatakan yang benar,” ujar Atal.
Atal juga mengingatkan para wartawan agar lebih teliti dalam bekerja untuk menghindari kesalahan sekecil apa pun di lapangan. Sebagai figur yang mengawal penegakan etika profesi, ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas kelulusan dalam setiap pelaksanaan ujian kompetensi agar standar profesi wartawan di Indonesia tetap berada di level tertinggi.
“Sebagai Ketua Dewan Kehormatan, saya selalu menekankan bahwa tidak boleh ada kompromi dalam kelulusan materi ujian. Kita harus fokus meningkatkan kompetensi dan melupakan kesalahan-kesalahan kecil demi melahirkan wartawan yang benar-benar siap dan kompeten,” tambahnya.
Lebih lanjut, mantan Ketua Umum PWI Pusat periode 2018-2023 ini, menitipkan tiga pesan yang wajib diingat oleh seluruh wartawan pasca-dinyatakan kompeten dalam ujian ini.
“Saya pesankan tiga hal utama yang harus terus diingat ke depan. Pertama, jaga kompetensi Anda. Kedua, pelihara integritas, dan ketiga, bentengi selalu moral profesi jurnalis,” pungkas Atal.
Agenda UKW Angkatan XII PWI Babel ini sendiri berlangsung selama dua hari mulai pada 21 hingaa 22 Oktober, dengan lima orang penguji di antaranya Atal S Depari, Ramon Damora, Edward Heryadi, Oktap Riady dan Replianto yang menguji puluhan wartawan dari berbagai jenjang, mulai dari jenjang Muda, Madya, hingga Utama.
- Penulis: admin


