Wali Kota Pangkalpinang Rotasi Pejabat, Mantan Pj Sekda Kini Pimpin Bakeuda
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 16 Okt 2026
- visibility 39
- comment 0 komentar

Wali Kota Pangkalpinang Rotasi Pejabat, Mantan Pj Sekda Kini Pimpin Bakeuda
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin Masyarif resmi melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang pada Kamis (15/10/2026). Langkah ini sekaligus mengubah struktur birokrasi penting di kota ini, di mana Budiyanto yang sebelumnya menjabat Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), kini dipercaya memimpin Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Pangkalpinang.
Pelantikan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang ini berlandaskan Surat Keputusan Wali Kota Nomor 188.45/418/BKPSDMD/10/2026. Seiring dengan pergeseran posisi Budiyanto, Wali Kota menunjuk Kepala DPMPTSP, Syarli Nopriansyah, untuk mengisi kekosongan jabatan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda Pangkalpinang. Sementara itu, manajemen pemerintah daerah masih menyiapkan kelengkapan sistem manajemen talenta untuk menyaring posisi Sekda definitif.
Selain posisi keuangan dan kesekretariatan daerah, rotasi kali ini menyasar sektor pendidikan dan legislatif. Wali Kota melantik Darwin sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Sedangkan kursi Sekretaris DPRD Kota Pangkalpinang kini beralih kepada Devi Ingson Syahputra, menggantikan pejabat sebelumnya, Fibriyani.
Usai memimpin pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas, Wali Kota Pangkalpinang yang akrab disapa Prof. Udin ini menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan kebutuhan organisasi untuk penyegaran kinerja.
“Dalam sebuah organisasi, rotasi dan mutasi pimpinan merupakan salah satu cara untuk menyegarkan organisasi agar dapat berjalan dengan penuh dinamika,” kata Prof. Udin.
Prof. Udin mengungkapkan bahwa penunjukan ketiga pejabat ini merupakan buah dari penerapan sistem manajemen talenta. Pemkot Pangkalpinang sendiri telah mengantongi surat keputusan pelaksanaan sistem tersebut dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Lewat skema ini, penempatan ASN tidak lagi menggunakan pola lama, melainkan terukur berdasarkan potensi, kompetensi, dan rekam jejak.
Ia juga mewanti-wanti seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Pangkalpinang untuk lebih disiplin mendokumentasikan capaian kerja mereka lewat aplikasi digital yang telah disediakan. Data tersebut menjadi bahan baku sistem dalam memetakan pegawai ke dalam nine-box matrix secara objektif.
“Pegawai yang tidak mengisi dan mendokumentasikan kegiatan, prestasi maupun kinerjanya tidak akan tergambar dalam sistem manajemen talenta,” tegas Prof. Udin.
Menurutnya, model penyaringan berbasis data ini jauh lebih efisien dan memangkas biaya anggaran ketimbang menggelar seleksi terbuka atau lelang jabatan konvensional. Di akhir arahannya, ia meminta para pejabat baru langsung tancap gas dan menjaga muruah jabatan.
“Saya mengucapkan selamat atas pelantikan ini. Harapannya, Bapak dan Ibu dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, profesional, serta patuh terhadap aturan yang berlaku,” pungkasnya.
Prosesi pelantikan ini turut disaksikan oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, Ketua TP PKK Susanti Saparudin, jajaran kepala OPD, serta camat se-Kota Pangkalpinang.
- Penulis: admin


